Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Kisah Inspiratif: Pedagang Es Teh Ini Punya Networth Rp69,7 Triliun hingga Lini Bisnisnya Merambah Sampai 90 Negara!

Kisah Inspiratif: Pedagang Es Teh Ini Punya Networth Rp69,7 Triliun hingga Lini Bisnisnya Merambah Sampai 90 Negara!

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 6 Des 2024
  • visibility 130

Jurnalindependen.com – Sebagian orang memilih bisnis jualan es teh sebagai minuman yang menjamur di kalangan masyarakat.

Tidak sedikit konglomerat yang sukses berjualan es teh hingga melegenda di Indonesia. Tapi tidak semua pedagang es teh berhasil menjual produk unggulan mereka sedari awal merintis bisnis.

Salah satu produk yang terbukti sukses mendulang keuntungan berbisnis es teh, adalah Teh Pucuk Harum.

Produk bisnis minuman yang berasal dari perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan dan minuman, Mayora.

Lantas, siapakah sosok di balik Teh Pucuk Harum yang terkenal di dunia bisnis jualan minuman di Indonesia? Berikut ini kisah inspiratifnya.

Teh Pucuk Bukan Satu-Satunya yang Populer

Pengusaha di balik kesuksesan Mayora menciptakan produk Teh Pucuk Harum itu bernama Jogi Hendra Atmadja.

Hendra lahir di Jakarta pada tahun 1946, berasal dari keluarga keturunan Tionghoa yang memiliki latar belakang bisnis rumahan.

Keberhasilan Hendra dalam membangun bisnis es teh dan berbagai produk makanan dan minuman itu juga menciptakan lapangan kerja bagi ribuan karyawan dan menginspirasi bagi para pengusaha muda di Indonesia.

Berdasarkan situs resminya, Teh Pucuk Harum diluncurkan pada tahun 2011 lalu. Teh Pucuk Harum bersaing dengan produk lainnya seperti Teh Botol Sosro maupun Teh Gelas.

Namun, Hendra tidak hanya berjualan produk es teh, ada juga merek-merek jajanan yang terkenal seperti Kopiko dan Biskuit Roma. Terkini, Hendra masih menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mayora Indonesia.

Perusahaan itu juga diwariskan kepada tiga anaknya yang duduk di kursi direksi, yakni Andra Sukrendra Atmadja, Hendarta Atmadja, dan Wardhana Atmadja.

Awal Berbisnis pada Era 70-an

Kesuksesan konglomerat ini bermula saat mendirikan PT Mayora Indonesia pada 17 Februari 1977 lalu.

Hendra bersama dua rekannya, Darmawan Kurnia dan Raden Soedigdo membangun PT Mayora Indonesia di Jakarta dengan mengoperasikan pabrik pertamanya di Tangerang, Banten.

Sebelum Teh Pucuk Harum, Biskuit Roma adalah produk jagoan perusahaan yang dibangun oleh Hendra.

Pada tahun 1980, PT Mayora Indonesia meluncurkan permen kopi pertama di Indonesia, Kopiko yang langsung mencuri hati konsumen.

Kemudian, merek-merek produk makanan dan minuman yang dijual oleh perusahaan Hendra itu adalah Beng-beng, Astor, Choki-choki, hingga Torabika.

Setiap kali meluncurkan produk makanan atau minuman baru, perusahaan itu selalu menggaungkan slogan ‘Satu Lagi dari Mayora’.

Tinggalkan Profesi Dokter Demi Jualan Es Teh

Paling menarik dari kisah Hendra adalah tentang caranya membangun bisnis dari usaha biskuit rumahan hingga produk es teh.

Pendiri PT Mayora Indonesia ini merupakan konglomerat yang berlatar belakang pendidikan kedokteran.

Dalam perjalanan kariernya, Hendra cenderung memilih mengembangkan produksi biskuit skala kecil menjadi perusahaan yang memproduksi berbagai berbagai jenis makanan ringan dan minuman yang kini dikenal luas.

Keinginan Hendra untuk menghadapi dunia bisnis kini tampaknya membuahkan hasil yang positif.

Sebab, bisnis rumahan yang dijalankan Hendra kini menjadi perusahaan yang berskala internasional yang merambah hingga 90 negara.

Konglomerat dengan Networth Rp69,7 Triliun

Dilansir dari Forbes, Hendra masuk daftar 50 orang terkaya di Indonesia pada tahun 2023 lalu.

Secara lebih rinci, pendiri PT Mayora Indonesia itu menduduki peringkat ke-11 dari 50 orang terkaya di Indonesia.

Forbes mencatat kekayaan bersih (networth) yang dimiliki oleh Hendra mencapai 4,4 miliar dolar atau Rp69,7 triliun.

Dalam dunia bisnis internasional, Hendra dikenal sebagai pebisnis makanan dan minuman yang berbasis di Jakarta. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah Kabupaten Musirawas 2016-2021

    Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah Kabupaten Musirawas 2016-2021

    • calendar_month Sab, 18 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Kapasitas riil kemampuan keuangan Kabupaten Musirawas 2016 – 2021 sebagai berikut : Tahun 2016 sebesar Rp 1.692.102.067.681,- dengan Silpa sebesar Rp 30.210.826.351,- sehingga total sebesar Rp 1.722.312.894.032,- Post Views: 272

  • Ishak Mekki Siap Bersaing Maju Calon Gubernur Sumsel

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki menyatakan siap bersaing maju menjadi salah satu bakal calon gubernur setempat pada Pilkada tahun 2018. Post Views: 227

  • Surprise di Rakor PKK Se Kabupaten Musi Rawas

    • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Rapat Koordinasi (Rakor) antara Tim Pengerak PKK Kabupaten Musi Rawas dengan Pengurus TP PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan se Kabupaten Musi Rawas yang dilaksanakan di Gedung Bagas Raya, Kota Lubuklinggau, Kamis (08/11/2018) menjadi surpraise bagi Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas, dr Hj Noviar Marlina Gunawan dimana seluruh pengurus TP PKK mengucapkan […]

  • Kesadaran WP Dukung Pembiayaan Pembangunan

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Perlunya kesadaran wajib pajak (WP) untuk membayar pajak sangat dibutuhkan untuk mendukung pembiayaan pembangunan. Kabid Pendataan dan Penetapan Pajak Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Musi Rawas, Thomas menyampaikan pajak restoran sudah ditetapkan 10 persen baru tercapai sekitar Rp 860 juta dari target Rp 1,3 miliar tahun ini. Sedangkan […]

  • Ikut Kampanye Donald Trump, DPR Dinilai Hamburkan Uang Negara

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kehadiran rombongan delegasi DPR dalam konferensi pers calon kandidat Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump di Trump Tower, New York, menuai polemik. Imam Masjid Al Hikmah New York, Shamsi Ali mempertanyakan dari mana anggaran perjalanan rombongan DPR itu ke negeri Paman Sam. Menurutnya jika para rombongan mengeluarkan dana dari kantong pribadi untuk […]

  • Seleksi KPPS Jawa Kanan SS Dinilai Janggal, Peserta Protes Keras

    Seleksi KPPS Jawa Kanan SS Dinilai Janggal, Peserta Protes Keras

    • calendar_month Sen, 1 Jan 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Jawa Kanan SS Kota Lubuklinggau mendapat protes keras dari calon peserta KPPS, Farras Arifahhana. Pasalnya, terdapat kejanggalan dari pengumuman penetapan calon terpilih KPPS. Pengumumkan hasil seleksi calon anggota (KPPS) yang terpilih untuk mengisi di 12 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan nomor : 44/PP.04.1-PU/1673.05.1002/2023 tentang hasil seleksi calon anggota […]

expand_less