Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » 5000 Hektar Lahan Sawah Kering Ditanami Jagung

5000 Hektar Lahan Sawah Kering Ditanami Jagung

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 6 Des 2019
  • visibility 86

MUSI RAWAS – | Kesulitan akan kebutuhan pasokan air, terutama menunjang keberlangsungan aktivitas pertanian masih menjadi permasalahan serius para petani padi yang ada di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Solusi agar petani tetap bisa bercocok tanam, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Mura, mengajak petani mengalihkan fungsi cetak sawah yang mengalami kekeringan ditanami bibit jagung.

Setidaknya ditargetkan 5000 hektar cetak sawah kering tersebar sebagian besar wilayah Kecamatan segera ditanami jagung. Kepastian itu disampaikan, Kadistanak Mura Kepala Distanak Mura,  Zuhri Syawal melalui kasi Penerapan Teknologi Produksi Tanaman Pangan Setiadi ketika dibincangi sejumlah wartawan usai gelaran coffee morning Pemda Mura bersama Insan Pers, di Balai Pertanian Desa D Tegal Rejo Kecamatan Tugumulyo, Jum’at (06/12) pagi.

Dijelaskannya, dengan menitikberatkan permasalahan setiap tahun tak kunjung ada solusi. Hampir sebagian besar warga terutama berada sepanjang saluran irigasi merupakan bekerja sebagai petani padi. Akan tetapi, tidak hanya dihadapi kendala musim kemarau. Ditengah masa bertanam, sebagian petani masih keluhkan kesulitan air lantaran tidak mengalirnya aliran air irigasi mengaliri cetak sawah.

“Walaupun demikian, sejalan dengan arahan bupati. Maka, kita Dinas Pertanian dengan telah lakukan survey, pendataan. Sekitar 30 sampai 40 persen atau sekitar 5000 hektar lahan pertanian tersebar seluruh kecamatan terjadi kekeringan.

Untuk itu, semuanya nanti kita bantu petani mulai dari bibit, peralatan agar semuanya menanami lahan pertanian yang kering dengan jagung,” terangnya.

Lebih jauh, Setiadi menyebutkan dengan bercocok tanam jagung. Dimana, bibit jagung sendiri merupakan beni jagung hebrida nantinya ketika panen petani mempunyai penghasilan. Karena jagung sendiri, berupa jagung diperuntukan pakan ternak,” jelasnya.

Selain itu, disebutkan Setiadi lahan pertanian mengalami kekeringan tersebar mulai dari sejumlah desa berada di kecamatan Tugumulyo, Purwodadi, Sumber Harta, Megang Sakti, kemudian STL Ulu Terawas yang mana wilayah tersebut sumber air berasal dari saluran Irigasi.

“Sekali lagi, dari pada para petani mentok kesulitan mengurus cetak sawah. Lebih baik tanam jagung, dan semuanya kita pemerintah melalui jajaran ditingkat paling bawah yakni penyuluh pertanian mendampingi,” bebernya. | NRD.

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Info Ada Dua CEO PT BNS, Tika Wulandari Hanya Diberi Kuasa

    • calendar_month Ming, 10 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | PT Buraq Noer Syariah (BNS) mengklarifikasi adanya dua identitas CEO atas nama Prita Walandari Kencana kemudian ada Nama Tika Walandari. HRD PT BNS, Deni mengakui bahwa itu hanya kesalahan administrasi. Tika Wulandari hanya diberi kuasa dalam pengurusan administrasi. “Adanya dua identitas nama, murni kesalahan teknis internal perusahaan saat pengurusan Izin Prinsip dan […]

  • Disnaker Linggau Hadapi Dilema Antara Upah Normatif dan Atasi Pengangguran

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com – Program pembinaan dan pengawasan hubungan industrial di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan terus dicanangkan Pemerintah Kota Lubuklinggau, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) melalui Kabid Pengawasan, Agussasi saat ditemui dikantornya, pagi tadi Jum’at (13/02/2015) mengatakan bahwa pengawasan yang dilakukan sesuai dengan Protap. “Tahun 2014, setidaknya ada 6 kasus mengenai upah normatif yang sudah kita selesaikan […]

  • Ternyata……………….Anggaran Pilkada Banyuasin Terbesar se-Sumsel

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2018 di Kabupaten Banyuasin Rp70 miliar, menjadikannya terbesar di antara kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan. Post Views: 883

  • Anggaran Pilkada Sumsel Sesuai dengan Kondisi Daerah

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Anggaran untuk pelaksanaan pilkada Sumatera Selatan secara serentak 2018 nanti sesuai dengan kondisi daerah dan jumlah penduduk di provinsi tersebut. Post Views: 437

  • 2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

    2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Garut – Setelah melakukan pencarian selama dua hari, petugas Basarnas dan Polairud menemukan jasad Maulana di Pantai Cipalawah, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jenazah pria tersebut langsung dievakuasi petugas. “Setelah melakukan pencarian selama 2 hari, Tim SAR Bandung akhirnya dapat menemukan korban. Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Humas Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor via pesan […]

  • Calon Independen Harus Serahkan Persyaratan Dukungan

    • calendar_month Sen, 11 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang maju pilkada melalui jalur perseorangan atau independen harus menyerahkan persyaratan dukungan ke Komisi Pemilihan Umum pada 22 November 2017. Post Views: 519

expand_less