Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Napi Narkoba Beliti Produksi Tempe Siap Bersaing dipasaran

Napi Narkoba Beliti Produksi Tempe Siap Bersaing dipasaran

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
  • visibility 111

MUSI RAWAS – | Pembinaan keterampilan warga binaan lapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti terus ditingkatkan. Sebagai salah satu buktinya, kini sejumlah narapidana (Napi) Narkoba mampu memproduksi bahan makanan tempe berkualitas siap bersaing. Hal itu disampaikan Kepala Lapas Narkotika Kelas II Muara Beliti, Suyatna didampingi Kasi kegiatan Kerja Somad seusai dirinya melakukan sidak sekaligus meninjau langsung aktivitas ruang keterampilan Napi lapas Kelas II A Muara Beliti, Sabtu (19/10) malam.

Dikatakannya, sebagaimana dalam aktivitasnya warga binaan tidak hanya menjalankan hukuman. Adapun, setiap harinya narapidana dan tahanan menerima pembinaan jasmani dan rohani. Sekaligus, setiap masing-masing napi dipersilakan untuk mengikuti jadwal pembinaan keterampilan.

“Kalau untuk keterampilan, terutama membuat sekaligus produksi bahan makan seperti tempe itu barulah sepekan ini dimulai. Dan mulanya pembinaan dilakukan, terdorong dari ide ada salah satu petugas lapas kebetulan menetap di Merasi yang lingkungan sekitarnya banyak warga membuka produksi rumahan penghasil tempe,” terangnya.

Kemudian, lanjut Suyatna semuanya dengan kesempatan dibukanya pembinaam keterampilan, pertama sekali para petugas lakukan sosialisasi bagaimana tata cara membuat tempe, yang bahan dasarnya berasal dari kedelai.

“Setelah kita lihat begitu antusiasnya napi mengikuti pelatihan. Mulanya dibuka jam keterampilan selama tiga hari berturut. Kemudian, didukung sejumlah fasilitas peralatan mendukung produksi. Akhirnya, hasil keterampilan tempe berhasil dan secara kualitas hasil produksi tempe tidak beda dengan berada dipasaran,” tandasnya.

“Tidak hanya itu, dengan kembali dilakukan pengawasan dan evaluasi. Untuk sementara tempe dihasilkan, lebih dulu dikonsumsi untuk lauk pauk bagi para napi. Karena semuanya masih dalam proses, kemingkinan besar setelah memang mampu produksi banyak. Barulah diketahui, dalam sehari itu mampu menghasilkan berapa banyak tempe,” bebernya.

“Jika memang hasil baik, dan kualitasnya juga bagus kenapa tidak nantinya hasil produksi tempe. kita dari lapas mendorong agar tempe mampu bersaing dipasaran dengan bisa diperjual belikaN di luar sejumlah pasar tradisional,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara Sumpah Pemuda, Bupati Mura Tumbuhkan Semangat Bangun Daerah

    Upacara Sumpah Pemuda, Bupati Mura Tumbuhkan Semangat Bangun Daerah

    • calendar_month Jum, 28 Okt 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-94, di halaman Pemkab Musi Rawas, Jumat (28/10/2022). Bupati Ratna Machmud yang mengenakan pakaian adat Musi Rawas, membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga RI. Ia menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 memberikan pelajaran kepada kita bagaimana menyikapi perbedaan sikap […]

  • RUU Pemilu Atur Kampanye di Media Sosial

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu akan mengatur mekanisme kampanye di media sosial karena selama ini belum diatur dalam sebuah produk UU namun hanya di Peraturan Komisi Pemilihan Umum, kata anggota Panitia Khusus RUU Pemilu Achmad Baidowi. “RUU Pemilu mulai mengatur kampanye di media sosial karena UU sebelumnya belum mengatur terkait hal tersebut,” kata Baidowi […]

  • 112 Desa yang akan Pilkades 2021 di Musi Rawas

    • calendar_month Rab, 13 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kecamatan BTS ULU, ada 6 Desa, yakni :1 SUNGAI BUNUT2 KEMBANG TANJUNG3 GUNUNG KEMBANG BARU4 SADU5 PELAWE6 SUKA MAKMUR Kecamatan TUGUMULYO, ada 13 Desa yakni :1 WUKIR SARI2 TRIWIKATON3 WIDODO4 TEGAL REJO5 TRIKOYO6 KALIBENING7 WONOKERTO8 NAWANGSASI9 SUKOMULYO10 NGADIREJO11 DWIJAYA12 SITI HARJO13 MATARAM Kecamatan SUMBER HARTA, ada 4 Desa, yakni :1 SUKARAMI JAYA2 SUMBER ASRI3 SUKAMAJU4 […]

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Prakata

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MENJADI kaya tidak mengharuskan anda menjadi pengusaha, anda bisa kaya dengan cara apapun dengan segala macam profesi. Tidak ada pengecualian antara ibu rumah tangga, mahasiswa, tentara, guru, pembantu rumah tangga, pejabat, birokrat, pengusaha, pedagang kelontong kaki lima, pemilik warung. Apapun anda, siapapun anda, anda bisa kaya dan berkelimpahan, yang anda butuhkan hanya kesadaran kaya atau […]

  • Tes Pimpinan Baznas Musi Rawas, Ini Harapan Kepada Peserta Terpilih

    • calendar_month Sen, 30 Agu 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Tes Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Tahun 2021-2026, akan dimulai lusa, Rabu (01/09/2021) di Kemenag Kabupaten Mura. Hal ini disampaikan Plt Kabag Kesra Setda Mura, Depi Siswanto saat di jumpai di Kantor Kominfo Mura, Senin (30/08/2021). “Ada 24 peserta yang bakal mengikuti tes tertulis lusa. Dan […]

  • Diduga Mau Lolos PPK di Musirawas Setor Rp15 juta Hingga Rp20 Juta, KPU Membantah

    Diduga Mau Lolos PPK di Musirawas Setor Rp15 juta Hingga Rp20 Juta, KPU Membantah

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Untuk lolos menjadi badan adhoc PPK Kabupaten Musi Rawas diduga harus membayar mahar sebesar Rp 15  juta bahkan ada yang sampai Rp 20 juta. Informasi ini semakin mencuat beredar dari mulut oknum peserta tes menjelang pengumuman penetapan calon anggota PPK terpilih, Rabu (15/5). “Awalnya Saya sudah menyetor Rp 15 Juta, tapi dipinta lagi […]

expand_less