Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Desa » Tak Kunjung Jelas Dana PKH, Puluhan Ibu-Ibu Leban Jaya Datangi Dinsos 

Tak Kunjung Jelas Dana PKH, Puluhan Ibu-Ibu Leban Jaya Datangi Dinsos 

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
  • visibility 143

MUSI RAWAS – | Lantaran tak kunjung ada kejelasan pihak penyelenggara, puluhan Ibu-Ibu warga Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri datangi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Muso Rawas di Muara Beliti, Senin (12/8) siang.

Kedatangan perwakilan warga penerima manfaat (KPM) bermaksud menanyakan kejelasan realisasi pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang seharusnya sudah dicairkan sejak juli 2019 lalu.

Endang (25)  seorang Ibu salah satu KPM mengaku, dirinya ikut datang ke Dinsos sebagai salah satu dari 20 KPM di Desa Leban Jaya hingga sekarang belum dapat mencairkan dana PKH karena dilihat saldo tabungan KPM kosong.

“Yang lain sudah cair semuanya, hanya kami sekitar 20 warga yang belum cair. Karena pas kami cek di Unit Mandiri Muara Kelingi, saldonya kosong. Harusnya pencaiaran PKH pada Juli lalu,” aku Endang ketika dibincangi dikantor Dinsos.

Tidak hanya itu, Endang menyebutkan dengan belum ada kejelasan pihaknya telah lebih dulu mengadukan persoalan ke pandamping PKH Leban Jaya agar difasilitasi menyelesaikan kejelasaannya. Namun alih-alih ingin mendapat pendampingan, justru ibu-ibu kecewa mendapatkan jawaban pendamping PKH.

“Kalau pandamping PKH desa mau memfasilitasi, kami tidak akan datang ke Dinsos. Justru pendamping PKH mengatakan, bahwa KPM di Leban Jaya tidak bisa diatur. Ditambah lagi, adanya ikut campur dari oknum perangkat desa tersebut,” bebernya.

Untuk itu sambungnya, dirinya bersama ibu-ibu tersebut berharap kepada Dinsos agar dapat mencarikan solusi. Sehingga dana PKH dapat dicairkan dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial, sebab ada yang cair ada yang tidak.

“Harapan kami datang kesini (kantor Dinsos/red ada solusi yang pasti,” tandasnya.

Sementara itu, Kadinsos Mura, Agus Susanto melalui Kabid Orbansos, Evan Saipani didampingi Koordinator PPKH Kabupaten Mura, Dede Noveransah mengatakan, terkait dengan kosongnya saldo kartu PKH tersebut, ada dua kemungkinan, yakni karena memang belum ditransfer dari pusat, atau pemblokiran.

“Maksud pemblokiran ini bersifat sementara, untuk mendisiplinkan KPM, sehingga mau mendengar informasi dari pendamping PKH masing-masing. Karena kami sering kecolongan, tanpa informasi dan instruksi pendamping, tahu-tahu KPM ini sudah datang ke Bank,” katanya.

Harusnya, dibeberkan Dede Noveransah menyebutkan kalau KPM dibawah instruksi dan informasi dari pendamping PKH. Untuk itu, pendisiplinan KPM tersebut, bertujuan untuk memperkuat peranan dan fungsi pendamping PKH. Terlebih selama ini, banyak KPM yang enggan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pendamping.

“Kemudian, pemblokiran sementara, juga bisa dilakukan pemerintah pusat. Karena jadwal pencairan yang berbenturan dengan pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang harus lebih diprioritaskan. Tapi kami koordinasikan dulu dengan pihak perbankan,” ulasnya.

Sementara itu disinggung mengenai pendamping PKH Desa Leban Jaya yang enggan lagi mengurus KPM-nya. Maka dirinya mengaku, akan segera memangil pendamping yang bersangkutan, untuk mengklarifikasi, sehingga akan diketahui titik permasalahannya.

“Jika memang karena kinerja pandamping, maka pemberian sangsi akan dilakukan, mulai dari sangsi ringan, sedang dan berat. Kalau sangsi ringan, itu SP1, kalau sangsi sedang SP2 dengan penahanan gaji 3 bulan. Kemudian sangsi berat yakni berupa pemberhentian,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ishak Mekki Minta Generasi Penerus Jaga Persatuan

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki minta kepada generasi penerus untuk selalu menjaga kesatuan dan persatuan bangsa supaya negara kesatuan semakin kuat. “Apalagi dalam era globalisasi sekarang ini kebudayaan luar tidak dapat dibendung,” kata Wagub Ishak Mekki pada Peringatan Hari Ulang (HUT) ke-60 Legiun Veteran RI di Palembang, Selasa (31/01). Post Views: 414

  • Musi Rawas Raih Peringkat Tertingi Penilaian Kinerja Pemerintahan di Sumsel

    • calendar_month Kam, 26 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas kembali meraih Prestasi, Rabu (25/04/2018) di Hotel Sultan Jakarta Pusat, pada acara malam apresiasi kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam rangka Hari Otonomi Daerah XXII, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi (ST) Bintang Dua (**) tahun 2018 […]

  • Mestinya Ada Pengaturan Ulang Industri Media

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menilai harus ada pengaturan ulang industri media, khususnya televisi, di Indonesia agar tidak digunakan untuk kepentingan pribadi. Post Views: 445

  • Wabup Lantik 49 Pejabat Dilingkungan Pemkab Mura

    • calendar_month Sen, 30 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Wakil Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Suwarti melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, Senin (30/12) di Auditorium Pemkab Mura. Diantara 49 pejabat yang dilantik, Wabup melantik 1 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 15 Jabatan Administrator, 33 Jabatan Pengawas. Diantaranya, Aidil Rusman yang hari ini resmi […]

  • Asian Games 2018 Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

    • calendar_month Sel, 7 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra berharap, penyelenggaran acara olahraga berskala internasional Asian Games pada Agustus mendatang, diharapkan dapat mendongkrak sektor ekonomi kreatif (ekraf) dan pariwisata Tanah Air. Menurutnya, momentum tersebut akan menjadi berkah bagi subsektor andalan ekraf seperti kuliner, fashion dan kriya terutama produk merchandise dan souvenir. Apalagi pada tahun kontribusi ekraf terhadap […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

expand_less