Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pemkab Mura Raih Terbaik 2 Perencanaan dan Capaian Pembangunan Tingkat Provinsi Sumsel

Pemkab Mura Raih Terbaik 2 Perencanaan dan Capaian Pembangunan Tingkat Provinsi Sumsel

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
  • visibility 78

Palembang – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas kembali menuai Prestasi. Bertempat di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Rabu (24/04/2019) Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menyerahkan Penghargaan pembangunan daerah terbaik tahun 2019 sebagai Kabupaten Terbaik II dalam perencanaan dan pencapaian pembangunan daerah yang diterima langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan.

Diterimanya penghargaan ini karena Kabupaten Musi Rawas telah berhasil dalam melaksanakan perencanaan pembangunan secara konsisten dengan visi Musi Rawas Sempurna secara berjenjang dan telah dinilai berhasil melaksanakan perencanaan tersebut dengan pencapaian pembangunan yang signifikan.

Capaian pembangunan seperti
Usia harapan hidup (UHH) Kabupaten Musi Rawas meningkat dari 67,34 pada tahun2017 menjadi 67,59 pada tahun 2018. Harapan Lama sekolah (HLS) meningkat dari 11,74 menjadi 11,99. Rata rata lama Sekokah (RLS) meningkat dari 7,18 menjadi 7,38.

Selanjutnya, pengeluaran perkapita meningkat dari 9,218 juta menjadi 9,562 juta. Sehingga Indek Pembangunan Manusia (IPM) meningkat Dari 65,31 menjadi 66, 18. Dengan kenaikan several 1,33. Dengan banyaknya capaian ini, tentu berpengaruh pada naiknya tingkat kesejahteraan masyarakat kabupaten Musi Rawas

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan yang didampingi Kepala Bappeda Mura Dr Nanti Kasih mengungkapkan kebanggannya atas diraihnya penghargaan ini dan pihaknya menargetkan untuk tahun selanjutnya dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi yakni peringkat pertama.

Untuk itu, Bupati Hendra akan terus memaksimalkan potensi SDM dan SDA yang ada di Kabupaten Musi Rawas untuk terus memacu dengan semangat AK5 dapat meraih prestasi yang lebih baik di tahun berikutnya

Dijelaskan Bupati Hendra, Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumsel atas keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berdasarkan indikator dan penilaian setiap sektor. Dengan diterimanya penghargaan ini maka tentu kualitas kehidupan masyarakat lebih baik dan sejahtera.(adv/faisol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Lubuklinggau Minta Warga Jangan Demo, Terkait Lapdu DAS Kelingi

    Ketua DPRD Lubuklinggau Minta Warga Jangan Demo, Terkait Lapdu DAS Kelingi

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya minta warga jangan demo karena ini sudah masuk tahun politik, tapi datang saja ke kantor. Hal ini dia sampaikan terkait tuntutan warga Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 terhadap dugaan pengrusakan lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelingi, Selasa (22/8/2023) di halaman […]

  • Mendefinisikan Pahlawan Dengan Artian Baru Dinilai Terlalu Cepat

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MUNCULNYA keinginan untuk mendefinisikan pahlawan dengan definisi atau pengertian baru, seperti anti hoaks dan lainnya, dinilai terlalu cepat oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Alasannya, karena masyarakat belum terlalu mendalami atau mengendapkan dalam perasaan dan pikiran tentang nilai-nilai kepahlawanan sesungguhnya, seperti keberanian, kesukarelawanan, dedikasi, pengabdian, kekuatan hati, kemantapan dan idealisme. Menurut Fahri, internalisasi nilai-nilai […]

  • Indonesia Terancam Masuk Kategori Negara Gagal Sistemik

    Indonesia Terancam Masuk Kategori Negara Gagal Sistemik

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani warning pemerintah jangan sampai Indonesia masuk ke dalam kategori negara gagal sistemik. “Jika mengacu pernyataan Sekjen PBB Antonio Guterres, Indonesia sudah masuk ke dalam negara gagal sistemik karena pembayaran bunga utang pada tahun 2022 lebih besar dari anggaran kesehatan 2022,” ungkap Netty di Jakarta, Jumat (20/7/2023). […]

  • Talud dan Trotoar Ambrol di Mesat Seni, Jadi Sorotan Warga

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Pengerjaan talud dan trotoar di RT 02 Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuk Linggau Timur 2, Kota Linggau menjadi sorotan warga. Pasalnya, proyek talud dan trotoar sepanjang 20 meter yang dikerjakan pada 2018/2019 tersebut kini dalam kondisi ambrol. Kedua proyek tersebut diduga ambrol akibat hujan yang melanda. Ketua RT 02 Kelurahan Mesat Seni, […]

  • Utang Negara Tak Terkendali, Kedaulatan Bisa Terancam

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Haerudin mengingatkan bahaya akibat beban utang negara terhadap kondisi bangsa. Dikatakannya, sejak semula DPR RI sudah mengingatkan, apabila utang negara sudah tidak terkendali, maka ada ancaman risiko besar bagi kedaulatan dan kehidupan sebuah bangsa dan negara. “Mohon agar pemerintah memperhatikan dan bersikap hati-hati dalam setiap melakukan pertambahan utang. […]

  • Lahan Kritis Indonesia Capai 24 Juta Hektare

    • calendar_month Kam, 12 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAGELANG — Lahan krtis di Indonesia mencapai sekitar 24 juta hektare. Direktur Jendral (Dirjen) Pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hilman Nugroho menyebut, butuh 48 tahun untuk penghijauan. “APBN hanya mampu untuk menanam 500 ribu hektare per tahun. Butuh waktu 48 tahun untuk kembali menghijaukan lahan kritis di […]

expand_less