Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » Menhub Kunker ke OKUT Bersama Herman Deru Cek Harga Karet

Menhub Kunker ke OKUT Bersama Herman Deru Cek Harga Karet

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 18 Jan 2019
  • visibility 125

KUNKER Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi dan Gubernur Sumsel Herman Deru pada acara Istiqhosah Akbar dan silaturahmi bersama masyarakat di Ponpes Nurul Huda Tanah Merah Belitang Kabupaten OKU Timur, Kamis (17/1) membludak dihadiri warga.

Menhub RI Budi Karya Sumadi pun mengaku sangat senang dan berterimakasih atas penerimaan  masyarakat OKU Timur tersebut. Dikatakannya, kemakmuran masyarakat Kabupaten OKU Timur sangat luar biasa karena dapat terwujud meskipun kabupaten ini tidak memiki SDA minyak.

“Jadi bapak ibu ini adalah orang-orang yang produktif yang luar biasa yang sudah menjalankan kegiatan dengan baik. Oleh karena itu apa yang dilakukan ini harus diteruskan,”pesannya.

Dikatakan Budi, permasalahan di Sumsel yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah harga karet yang begitu murah. Terkait hal itu kata Budi, Pemerintah telah mengambil langkah dan sudah memutuskan untuk membeli karet petani pada Bulan Maret 2019 ini.

“Jadi karet masyarakat akan dibeli oleh Pemerintah,”katanya.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku tak kalah senang bisa bersilaturahmi bersama masyarakat OKU Timur. “Saya senang datang kesini. Saya juga kangen dengan masyarakat OKU Timur. Saya datang kesini juga membawa para pejabat Provinsi Sumsel yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Baik masalah jalan bahkan pertanian,”katanya.

Selain bersilaturahmi, kunkernya kali ini bersama Menhub juga bertujuan melihat secara langsung dan mengecek harga karet yang murah di Sumsel.

“Pak Menteri diutus oleh pak Presiden untuk mengecek harga karet yang murah. Mudah-mudah-mudahan di bulan 2 dan 3 tahun 2019 ini sudah ada solusinya bahwa bapak Presiden memerintahkan salah satu kementerian untuk membeli karet itu secara langsung,”lanjutnya.

Begitu Pemerintah Provinsi Sumsel dikatakan Herman Deru saat ini sudah mengambil langkah dalam mengatasi ini karet yang murah dengan membangun Pabrik Ban.

“Kalau Pemerintah Provini Sumsel kita tetap segera membangun pabrik ban. Jadi jika pabrik ban sudah dibangun, saya tidak mau kalau ban yang dipake merek lain lagi karena yang dibuat itu berasal dari karet kita. Jadi kita yang punya karetnya, kita yang produksi lalu kita yang memakainya. Itu salah satu solusi yang kita perbuat,”ucapnya.

Sementara itu terkait perkembangan Ponpes Nurul Huda saat ini diakuinya sudah begitu maju. Artinya keinginan masyarakat ini untuk mendapatkan Ilmu tinggi mudah-muduhan berdampak kepada Indeks pembangunan manusia yang semakin baik.

Walaupun dengan harga karet rendah akan tetapi dari bukti data badan statistik, Kabupaten OKU Timur ini tetap saja menjadi kabupaten yang paling rendah tingkat kemiskinannya dibanding kabupaten lain, ” Nah ini harus disyukuri,” terangnya.

Tim MC Diskominfo Prov.Sumsel

Sumber : Humas Prov.Sumsel

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun 2022, BLUD RSUD dr. Sobirin Lebih Bayar Gaji Pegawai Sebesar Rp323 Juta

    Tahun 2022, BLUD RSUD dr. Sobirin Lebih Bayar Gaji Pegawai Sebesar Rp323 Juta

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 233
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemkab Musi Rawas pada Tahun 2022 menganggarkan Belanja Pegawai BLUD sebesar Rp46.637.651.810,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp38.309.687.981,00 atau 82,14% dari anggaran. Anggaran tersebut diantaranya untuk Belanja Pegawai BLUD RSUD dr. Sobirin sebesar Rp29.645.976.287,00 dengan realisasi sebesar Rp23.778.141.411,00 atau 80,21% dari anggaran. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas dokumen gaji […]

  • Inilah 7 Organisasi Konstituen Dewan Pers

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DEWAN Pers kembali mengeluarkan surat edaran bahwa hanya ada 7 organisasi pers yang sah dan diakui. Tujuh organisasi pers itu, telah menjadi konstituen Dewan Pers. Yakni Serikat Perusahan Pers (SPS), Perusahan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) […]

  • Dewan Pers targetkan Verifikasi perusahaan pers tuntas 2019

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    AMBON –  Dewan Pers memprogramkan verifikasi perusahaan pers yang jumlahnya mencapai ribuan pada 34 provinsi di Indonesia tuntas tahun 2019. Post Views: 333

  • SE Kapolri Ingatkan Publik Soal Kebebasan dan Tanggung Jawab

    • calendar_month Sab, 7 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAGELANG — Budayawan Romo Mudji Sutrisno menilai Surat Edaran Kapolri Nomor SE/06/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian untuk mengingatkan masyarakat menyangkut pentingnya menggunakan kebebasan berbicara dan menyampaikan pendapat yang harus secara bertanggung jawab. “Kita ambil sebagai sikap mengingatkan, bahwa kita kalau omong jangan asal ‘ngablak’ (asal bicara, red), harus bertanggung jawab menggunakan kebebasan. Itu sebenarnya sudah […]

  • PWI Sumsel Imbau Wartawan Ikut UKW

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel), H Firdaus Komar mengimbau wàrtawan agar meningkatkan profesionalisme dengan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). UKW ini merupakan sarana bagi wartawan dalam peningkatan profesi supaya dalam pelaksanaan tugasnya semakin baik dan berkualitas. Namun untuk ikut UKW di PWI tentu melalui berbagai persyaratan termasuk menjadi anggota […]

  • Mendagri : Penembakan Sesuai Prosedur dan Rekaman Insiden Tolikara di Polisi

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    JAYAPURA — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan, penembakan yang terjadi Jumat (17/7) sesaat setelah penyerangan terhadap umat Islam yang sedang melaksanakan shalat Id, di Karubaga, Papua, telah sesuai prosedur. “Tembakan ke arah tanah telah sesuai prosedur, namun karena warga yang melakukan penyerangan sangat banyak maka ada peluru yang ‘rekoset’ hingga menggenai mereka,” kata Mendagri, […]

expand_less