Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Peringatan Hari Hak Untuk Tahu Implementasi UU KIP

Peringatan Hari Hak Untuk Tahu Implementasi UU KIP

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
  • visibility 153

Pontianak – Peringatan Hari Hak Untuk Tahu se-dunia merupakan bagian dari implementasi undang undang keterbukaan informasi publik no.14 tahun 2018. Begitu yang diungkapkan Staf Ahli Gubernur Kalbar bidang Sumber Daya Masyarakat, Syawal Bondoreso, mewakili Gubernur Kalbar saat membuka acara Hari Hak untuk Tahu (Right To Know Day) Internasional 2018 di Gedung Annex, Auditorium Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat, Kamis (27/09).

Kegiatan yang dihadiri oleh Para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) se-Indonesia ini, dilaksanakan selama 2 hari yaitu Kamis-Jumat, 27-28 September 2018 dengan bertemakan Mendorong Keterbukaan Informasi, Memperkuat Akuntabilitas Pemerintah.

“UU keterbukaan informasi berisi tentang kewajiban kepada setiap Badan Publik untuk membuka akses bagi setiap pemohon informasi publik untuk mendapatkan informasi publik, kecuali beberapa informasi tertentu”, jelas Syawal.

Lanjutnya, “Pemprov Kalbar merupakan salah satu pemerintahan yang sudah secara maksimal melaksanakan peningkatan Keterbukaan Informasi yang dilaksanakan oleh KI pusat, PPID Provinsi Kalbar terbaik no.1 secara nasional”, ucapnya.

Kegiatan ini diisi dengan diskusi dan paparan dari beberapa narasumber serta  pameran layanan informasi publik, dialog keterbukaan informasi publik dan lomba-lomba. Dan kegiatan ini digelar dengan metode diskusi, dengan tema diskusi mengangkat tentang revitalisasi forum koordinasi PPID di lingkungan badan Publik dan tentang Tata cara pengklasifikasian informasi sesuai PERKI nomor 1 tahun 2017.  

Selaku Narasumber dari Kementerian Kominfo, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Selamatta Sembiring, mengatakan bahwa untuk kementerian, PPID sudah terbentuk semua 100 persen, sedangkan untuk provinsi dan pemda kabupaten/kota masih 97 persen.

“Saya berharap agar tugas PPID sudah dapat dipahami oleh pengelola layanan di masing-masing instansi, karena meningkatnya keinginan masyarakat untuk tahu terhadap segala informasi”, pungkasnya.

Turur hadir Plt. Karo Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu, Ketua KI pusat Gede Narayana yang diwakilkan komisioner bidang penelitian dan Dokumentasi Romanus Ndau Lendong serta dari Bapenas RI. Dan peserta dalam kegiatan ini yaitu PPID kementerian, Lembaga, dan PPID Provinsi se- Indonesia, diantaranya yaitu mewakili PPID utama Provinsi Sumsel, Kabid PIP Dinas Kominfo Sumsel Amrullah.

MC Diskominfo Prov. Sumsel/PE/ AM

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11.903 Warga Mura Nunggak Listrik, PLN Beliti Terbeban Piutang 2.7 Miliar

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Selama kurun waktu delapan bulan, sebanyak 11.903 warga Kabupaten Musi Rawas (Mura) menunggak pembayaran tagihan listrik. Karena itu, PT PLN ULP Muara Beliti terbeban piutang hingga Rp. 2.7 Miliar. Hal itu disampaikan Manager PLN Muara Beliti, Zera Fitrizon ketika dibincangi sejumlah wartawan diruang kerjanya, Selasa (10/9) siang. Dikatakannya, semua berdasarkan hasil […]

  • Pembukaan Kejurprov Sumsel 2019, Bupati H2G Inginkan Mura Jadi Kampung Bola Voli

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Setelah dinobatkan Kabupaten Musi Rawas (Mura) sebagai Kampung Sepak Bola oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan kembali menginginkan Kabupaten Musi Rawas menjadi Kampung Bola Voli. Bupati H2G menyampaikan, Pemkab Mura telah berupaya melakukan pembangunan fasilitas olahraga bola voli, mengingat pentingnya menggali potensi masyarakat sehingga […]

  • Plt Kadisdik Mura Bantah Info Batal Penerimaan CPNS dan PPPK, itu Hoax

    Plt Kadisdik Mura Bantah Info Batal Penerimaan CPNS dan PPPK, itu Hoax

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Dien Candra membantah pernyataan Ketua Forum Honorer tentang isu batalnya penerimaan CPNS dan PPPK guru tahun 2024. “Info pembatalan itu hoax, tidak benar dan bohong” katanya saat dihubungi via seluler, Sabtu (31/8/2024). Dia menjelaskan, penerimaan CPNS tahun 2024 sebanyak 250 formasi. Terdiri dari 50 Formasi Tenaga […]

  • Terpilih Aklamasi, Heri Amalindo Siap Tingkatkan Prestasi PASI Sumsel

    Terpilih Aklamasi, Heri Amalindo Siap Tingkatkan Prestasi PASI Sumsel

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), H Heri Amalindo terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesi (PASI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (25/05/2023) malam di Hotel Swarna Dwipa, Palembang. Heri Amalindo terpilih sebagai Ketua Umum PASI Sumsel melalui Musyawarah Daerah (Musda) karena periode kepemimpinan sebelumnya sudah berakhir. Sekretaris Umum […]

  • Inilah 682 Koperasi Terdaftar Badan Hukum di Pemkab Mura

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Koperasi di Kabupaten Musi Rawas (Mura) saat ini, yang badan hukumnya terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM setempat sebanyak 682, di 14 Kecamatan dan perkantoran Pemkab Mura. Dari 682 koperasi tadi terdiri dari 93 Koperasi Unit Desa (KUD), 35 Koperasi Pegawai Negeri atau KPN, 304 Koperasi Serba Usaha (KSU), 9 Koperasi Pondok […]

  • Syafii Efendi : Nikah Muda, Nikah Kaya Tanpa Pacaran, Kenapa Tidak?

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Syafii Effendi pembicara Nasional, Trainer dan Motivator Muda terkemuka di Indonesia melarang pacaran. Alasan ini dikemukakan karena pacaran dapat menghambat fokus menuju sukses. “Budaya pacaran sering dipertontonkan di TV, Youtube dan dari sumber lain. Secara tidak sadar ini merusak fokus kemandirian kita. Demikian juga musik-musik yang kita dengar, secara tidak sadar masuk […]

expand_less