Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Ruang Paripurna Dewan Mura Nyaris Terbakar

Ruang Paripurna Dewan Mura Nyaris Terbakar

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 17 Des 2014
  • visibility 172

*Sudah dua kali terbakar

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com — Anggota DPRD dan Staf DPRD Musi Rawas (Mura) lari tunggang langgang keluar ruangan mendengar ada suara ledakan dari ruang soundsistem di ruang paripurna dewan. Bahkan ada yang lari keluar langsung menyelamatkan mobil menjauh dari tempat kejadian.

Usut punya usut suara ledakan itu akibat konsleting listrik didalam ruangan soundsystem. Ledakan itu nyaris membakar seluruh  ruangan soundsistem dan paripurna. Beruntung kejadian  Rabu (17/12) sekitar pukul 10.30 WIB cepat diketahui.  Menurut impormasi kebakaran tersebut terjadi untuk yang kedua kalinya, setelah yang pertama tahun 2011 lalu.

Pantauan dilapangan menyebutkan  akibat ledakan itu asap memenuhi ruangan paripurna dewan. Bahkan pemadam kebakaran yang membawa alat pemadam kebakaran terpaksa memakai senter sebagai alat penerangan. Sementara itu diluar ruangan, anggota dewan dan staf terlihat berdiri dan ada yang duduk menunggu petugas pemadam kebakaran memadamkan api. Mereka juga menunggu dan tidak berani masuk ke ruangan  kalau terjadi ledakan susulan.

Sekitar setengah jam suasana kembali aman. Dan asap tebal yang menyelimuti ruangan paripurna berangsur-angsur menghilang.

Seorang pegawai staf di ruang sound sistem, kantor DPRD Mura, Andika, mengatakan, pertama kali ia melihat ke tempat kejadian perkara (TKP) api sudah membakar kabel listrik yang ada di dalam ruang sound sistem.

Dengan menggunakan tiga tabun g APAR, dibantu  sat pol pp yang sedang  bertugas  serta petugas PBK Mura berusaha memadamkan api. Kalau situasi gawat  satu unit mobil PBK sudah berada ditempat..

"Api berasal dari korsleting listrik, sempat terjadi ledakan satu kali api sempat memenuhi ruangan padahal sedang off, namun hanya sebentar, tidak sempat menghanguskan ruangan, jika di tafsir kerugiannya berkisar Rp 1 juta. Pristiwa ini untuk ke dua kalinya, 2011 lalu kebakaran di luar ruang sound sistem di sekringnya," katanya.

Ketua DPRD Mura,  Yudi Pratama, mengakui memang ruang sound sistem nyaris terbakar akibat konsleting listrik. Diakuinya  seharusnya dengan banyaknya peralatan kabel listrik sudah disiapkan alat pemadam kebakaran. "Sudah seharusnya alat pemadam kebakaran disiapkan sebagai antisipasi kalau terjadi kebakaran,"paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Mura, H Marsuki Syamsum, mengatakan, pihaknya akan melakukan kroscek ulang mana saja NCB  yang lama berkemungkinan terjadi hal serupa. Pengecekan dilakukan  jangan sampai pristiwa ini terulang kembali.

"Kita akan kroscek apa saja yang perlu diganti untuk mengantisipasi hal serupa tidak terulang kembali," katanya..

Tim tehnis PLN Lubuklinggau, Dahlan, mengatakan kebakaran bukan berasal dari panel listrik yang ada diluar. Tetapi disebabkan konsleting yang ada didalam ruangan.

Dijelaskannya  akibat kejadian itu, sempat terjadi pemadaman listrik di Kantor DPRD Mura, dan keadaan di ruangan pun terlihat gelap, tanpa di terangi oleh lampu.

Pasalnya sekitar pukul 12.15 WIB, percikan api dari kabel listrik tersebut kembali terlihat mengeluarkan api.

"Segera kita atasi, untuk pemadalam listrik ini terpaksa kita lakukan karena terjadi korsleting listrik," jelasnya.

Sedangkan anggota DPRD Mura, Hasran Akwa, menegaskan, seharusnya ketahanan alat dan juga kabel yang ada harus di ganti jika sudah kadaluarsa, standar oprasionalnya (SO) juga perlu di perhatikan.

"5 tahun sekali di kroscek ulang apakah masih layak atau tidak,"jelasnya. (One)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegigihan Saipul Basin, Hantarkan MAN 1 Model Lubuklinggau Semakin Maju

    Kegigihan Saipul Basin, Hantarkan MAN 1 Model Lubuklinggau Semakin Maju

    • calendar_month Sab, 24 Jun 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Dalam peningkatan karier dan kinerja sebagai ASN di kementerian Agama Kota Lubuklinggau sesuai dengan sumpah sebagai ASN bersedia ditempatkan dimana dimana saja, sesuai kebutuhan pemerintah. Untuk saat ini, kami di percayai menakodai MAN 1 Model dibawah naungan Kemenag Kota Lubuklinggau. Dengan tugas ini tentunya melanjutkan sistem pendidikan di MAN  1 model  Lubuklinggau sejak […]

  • Waspada! Agenda di Balik Pengadilan Rakyat Peristiwa 1965

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua Komisi I DPR Mahfudz Sidik mengatakan, Pemerintah Indonesia harus mewaspadai agenda dibalik penyelenggaraan Pengadilan Rakyat atas peristiwa 1965 yang digelar di Den Haag, Belanda. “Rencana sejumlah aktivis bersama elemen keluarga eks PKI menggelar pengadilan rakyat atas peristiwa 1965 harus dicermati dan diwaspadai pemerintah dan semua pihak,” katanya di Jakarta, Jumat (13/11). Mahfudz […]

  • FKBPD : Kami Hanya Minta Informasi, Tapi Malah Ditantang

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com –- Terkait pemberitaan mengenai Surat Konfirmasi dan Permintaan Data Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FKBPD) ke Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Musi Rawas (Mura) 17 April 2015 lalu dengan judul Soal Surat Konfirmasi FKBPD, Priscodesi : Kalau ingin melapor, laporlah! mendapat tanggapan dari Ketua FKBPD Kabupaten Musi Rawas, M Joko siang tadi, Rabu (10/06/2015). […]

  • Optimalisasi Potensi Daerah, Pemkab Mura Gandeng IPB

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) secara bertahap terus memaksimalkan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Untuk mencapai visi besar itu, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor. Pelibatan Lembaga Pendidikan IPB diaplikasikan dalam Penandatangan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) […]

  • Dalam Proses Penyidikan, OJK Tetap Koordinasi ke Penegak Hukum

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) dalam melakukan proses penyidikan terkait tindak pidana di sektor jasa keuangan tetap berkoordinasi dengan penegak hukum dan instansi lembaga dan/atau pihak lain yang memiliki kewenangan di bidang penegakan hukum. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Bantuan Hukum Kementerian Keuangan Tio Serepina Siahaan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang […]

  • PDNRI Harapkan Masyarakat Turut Aktif Mengawasi Penyaluran Pupuk Subsidi

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jurnalindependen.com — Langkah Pemerintah menggandeng pihak TNI dalam penyaluran dan pengawasan pupuk subsidi mendapat apresiasi dari Ketua Perkumpulan Pemantau Dana Negara RI (PDNRI), Ahmad Rudi. “Kita yakin dan percaya pihak TNI akan lebih aktif dalam melakukan pengawasan terhadap distribusi pupuk subsidi, karena selama ini disinyalir ada oknum tertentu yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan kelompok. […]

expand_less