Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Sikap Politik PDIP dalam Pilkada Fleksibel

Sikap Politik PDIP dalam Pilkada Fleksibel

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2015
  • visibility 129

JAKARTA — Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan sikap politik PDIP dalam pemilihan kepala daerah serentak, fleksibel mengikuti tradisi demokrasi setempat yang beberapa di antaranya adalah dari KMP.

“Dalam konteks ini ada tradisi demokrasi yang sudah hidup di daerah setempat dan kami sudah bekerja sama. Misalnya, dengan Partai Golkar di Ngawi, lalu dengan PPP di Tasikmalaya, itu tradisi yang sudah hidup, tidak bisa kami putus,” katanya, Sabtu (6/6).

Ia menjelaskan, hal tersebut karena pihaknya menyadari tidak bisa memenangi ajang pilkada di 269 kabupaten/kota yang akan mengikuti pesta rakyat tingkat daerah itu sendirian sehingga membutuhkan kerja sama politik baik dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) maupun Koalisi Merah Putih (KMP).

Menurutnya, tentu saja posisi PDIP sebagai parpol penguasa pemerintahan akan dilihat sebagai keuntungan oleh banyak pihak jika berkoalisi dengan partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Meski dengan status politik yang demikian, Hasto menegaskan pihaknya tidak akan meninggalkan cara-cara yang dibangun PDIP dalam membangun tradisi politik yang baik.

“Posisi politik ini justru kami gunakan untuk memperkuat pemerintahan Jokowi-JK karena kami tahu makna strategis dari kemenangan pilkada ini. Oleh karena itu, mungkin ada peningkatan target,” ujarnya.

Namun saat ditanya berapa target yang ingin dicapai oleh partai yang dipimpin mantan Presiden Megawati tersebut, Hasto enggan menyebutkan berapa. Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin muluk-muluk, hanya ingin mempersiapkan sebaik-baiknya.

“Setiap parpol pasti ada yang gunakan target sebagai penyemangat mereka. Kalau kita realistik saja dan seluruh prosesnya kita siapkan, yang kami inginkan pilkada ini jadi momentum terbaik rakyat untuk menentukan pemimpinnya,” kata Hasto.

Terkait dengan persiapan, Hasto mengaku bahwa PDIP telah melakukan pelatihan pada tim kampanye di 269 kabupaten/kota, lalu menjaring calon dengan sistem bertingkat, termasuk dengan menggunakan ahli kejiwaan untuk proses seleksi.

“Bahkan, kami juga telah menentukan waktu paling lambat dua minggu setelah Lebaran akan ada sekolah calon kepala daerah,” katanya.

Berbagai persiapan tersebut, kata Hasto, bertujuan agar pelaksanaan kampanye bisa dilaksanakan sebaiknya, serta calon yang diusung merupakan pemimpin yang memahami keinginan dan harapan masyarakat.

“Selain itu, mampu mengunakan kekuasaan sebagai alat pembebas bagi rakyat untuk menciptakan kesejahteraan, pekerjaan, dan menjadikan kekuatan rakyat yang produktif dan berkebudayaan,” jelasnya.

Terkait dengan maraknya isu uang mahar dari calon untuk membayar kompensasi rekomendasi baik diminta dari calon itu sendiri atau dari parpol, Hasto mengaku bahwa praktik tersebut tidak ada dalam PDIP.

“Yang ada hanyalah dana ‘urunan’ dalam rangka gotong royong untuk membiayai seleksi,” tegasnya.

Meski demikian, ketika ditanya apakah jika ditemukan adanya permintaan uang mahar pada calon yang dilakukan unsur PDIP baik pusat maupun daerah ada sanksi, Hasto enggan berkomentar. Ia menekankan, praktik tersebut dilarang oleh aturan partai.

“Di dalam aturan partai tidak boleh. Namun, yang kami lakukan ini bukan pelanggaran karena bukan mahar, hanya gotong royong. Yang dikatakan pelanggaran adalah jual beli rekomendasi, wajar saja jika kami meminta ‘urunan’ untuk seleksi mereka sendiri di beberapa daerah yang tidak ada sumber daya,” jelasnya. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ABG Pelaku Curat Diciduk Polisi

    • calendar_month Sen, 7 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Lubuklinggau – Personil Polsek Lubuklinggau Barat mengamankan AS (16) dirumahnya, Minggu (06/5) sekitar pukul 17.30 Wib. ABG warga Jalan Bengawan Solo RT 05 Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara ini diduga melakukan pencurian dengan pemberatan (curat), dirumah Muhammmad Syafran warga Jalan Depati Said RT 05 Kelurahan Lubuklinggau Ulu Kecamatan Lubuklinggau Barat, Senin (05/03) sekira pukul […]

  • Bupati Doakan JCH Mura Menjadi Haji yang Mabrur Mabrurroh

    • calendar_month Sen, 16 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan mendoakan 204 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Musi Rawas dapat kembali ke daerah dengan sehat, selamat dan menjadi haji yang Mabrur dan Mabrurroh. Doa ini diungkapkan Bupati Musi Rawas saat melaksanakan malam ramah tamah Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dengan Jamaah Calon Haji Kabupaten Musi Rawas […]

  • Azandri : Gusur Lahan Peti Kemas

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), Azandri mengatakan mengenai sengketa lahan peti kemas, minta Pemerintah Kabupaten Mura segera gusur lahan yang dikuasai PT Agro Kati Lama (AKL). “Segera gusur lahan tersebut, karena itu sudah jelas milik Pemkab Mura. Tidak perlu adanya peta wilayah tersebut, yang mana milik Pemkab Mura gusur,” ungkap […]

  • Fahri: Kritik Rakyat ke DPR Tidak Ada Batasnya

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjamin Pasal 73 UU No. 2 Tahun 2018 tentang MD3 bukan untuk rakyat yang melakukan kritik kepada DPR RI. Tapi, pasal tersebut ditujukan untuk pejabat pemerintah atau eksekutif. “Saya mau clear kan ini biar tuntas. Kata ‘setiap orang’ di Pasal 73 ditujukkan kepada mitra kerja, bukan rakyat. […]

  • Laga Final LDN Kecamatan Megang Sakti diwarnai Adu Pinalti

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Laga final pertandingan Liga Desa Nasional (LDN) 2019 tingkat Kecamatan Megang Sakti, resmi dimenangkan oleh tim Karya Mulya SP II, senin (1/7) dilapangan Kecamatan Megang Sakti. Ribuan pasang mata yang hadir menjadi saksi keseruan laga final antara tim Megang Sakti II berhadapan dengan tim Karya Mulya SP II. Dimana hasil akhir […]

  • Fenomena Medsos Harus Dinetralisir Pers

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar mengatakan sudah menjadi fenomena sekarang ini semua orang bisa menyampaikan berita melalui media sosial (Medsos). “Banjir berita di medsos mestinya bisa objektiv dan faktual apalagi terkadang hoaks terkadang diluar akal sehat. Peran media sangat dibutuhkan untuk menetralisir itu, setidaknya mengurangi hal-hal yang bohong dan mencegah berita […]

expand_less