Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » MPK Minta Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Proyek PAM di Muratara

MPK Minta Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Proyek PAM di Muratara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2015
  • visibility 124

MURATARA — Dugaan penyimpangan terhadap pelaksanaan kegiatan pengembangan sarana prasarana air minum di Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Muratara yang menelan dana sebesar Rp 8.516.764.000, melalui APBD Muratara, yang dikerjakan PT. Putra Prima Mega Power, dengan masa waktu pelaksanaan selama tiga bulan, terhitung dari bulan Oktober-Desember tahun 2014 lalu, dimana proyek ini dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Musirawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan, diminta segera diusut.

Dugaan korupsi itu membuat masyarakat pemantau korupsi (MPK) bersama Lembaga Monitoring dan Pengawasan Bantuan Hukum (Lemwasbakum) yang ada didaerah ini merasa gerah dan melaporkan masalah tersebut kepada pihak Kejaksaan Negeri Lubuklinggau dan suratnya ditembuskan kepada sejumlah media cetak lokal maupun nasional.

Hal ini seperti diutarakan pelapor Toding Sugara dan rekannya Azwar Anas pekan lalu. Dikatakan, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, mereka menemukan berbagai kejanggalan yang ada dilapangan, diantaranya, menyangkut kegiatan pekerjaan elektrikal (kelistrikan).

Untuk lampu jalan dan instalasi listrik sampai saat ini belum dikerjakan, termasuk pekerjaan pembuatan landascape, pembuatan drainase dan pembuatan pagar keliling yang diduga sarat terjadi penyimpangan.

Selain itu juga, mengenai volume panjang, hal ini juga patut dipertanyakan, karena ada kemungkinan tidak sesuai . Sedangkan untuk biaya jasa konsultan pengawas, hal ini apabila dilihat dari porsi anggaran dengan hasil pekerjaan patut dipertanyakan karena bentuk kapasitas tanggung jawab selaku pengawas pekerjaan.

“Kita bingung, kok bisanya proyek sudah tutup anggaran, ternyata dilapangan proyek masih berjalan. Kita mencurigai dan mencium proyek ini ada dugaan kongkalingkong antara dinas dan pihak rekanan. Kenapa sampai tidak terjadi putus kontrak? Padahal masa kontrak sudah habis, dan hal ini tentu menjadi tanya besar bagi kami, ada apa dengan Dinas PU Setempat? Yang terkesan sampai membiarkan masalah ini,” terang Toding.

Dikhawatirkan, dalam hal ini antara berkas Berita Acara (BA) proyek yang dibuat dengan kondisi fisik yang ada dilapangan diduga ada manipulasi data,  sehingga disaat rekanan pengajuan berkas untuk pencairan dana. Kuat dugaan tidak sesuai dengan kondisi fisik yang ada pada saat itu.

“Bahkan cendrung beberapa item kegiatan yang ada disana diduga banyak belum dikerjakan dan tidak sesuai spesifikasi teknis yang sudah tentukan,” ujarnya.

Masih menurutnya, masalah dugaan penyimpangan terhadap kegiatan ini, sebelumnya sudah diketahui sejak beberapa bulan terakhir ini, namun dia bersama rekannya masih menganalisa berapa besar kerugiaan negara, akibat ulah oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut.

“Kita menduga proyek ini bakal jadi ajang bancakan oknum yang tidak bertanggungjawab. Maka kita berusaha menganalisa dugaan penympangan terhadap pelaksanaan proyek ini. Setelah pertimbangan matang, akhirnya kami bersama rekannya melaporkan masalah ini kepada penegak hukum,” ungkapnya seraya meminta pihak kejaksaan Negeri Lubuklinggau menindak lanjuti terhadap laporan tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Muratara, Ismail, saat dihubungi ponselnya tidak aktif, begitupun sebaliknya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Efran, sampai berita ini terbit belum bisa ditemui. @ gus–Harianjayapos.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Perekonomian Dinilai Tidak Pro Rakyat Miskin

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Sistem perekonomian nasional yang dibangun pemerintahan saat ini dinilai Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir, tidak pro rakyat miskin. Indikatornya terlihat dari kesenjangan ekonomi kaya-miskin yang kian lebar dan angka kemiskinan yang kian melejit selama pandemi Covid-19. Kini, angka kemiskinan sudah mencapai 27,54 juta jiwa. Hafisz mengungkapkan hal ini dalam […]

  • Warga Curahkan Kekesalan Debu PT Semen Baturaja Lewat Facebook

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 184
    • 0Komentar

    BATURAJA, Jurnalindependen.com – Keluhan warga tercurah diakun Facebook, kekesalan warga ini tidaklah berlebihan untuk kita sikapi, pasalnya pada saat Pabarik Semen Baturaja mengeluarkan debunya sepertinya tak satu pun Pihak terkait yang peduli akan debu yang bertebangan dilangit kota Baturaja. Dari pantauan jurnalindependen.com dilapangan debu Pabarik Semen Baturaja ini sudah seminggu ini kembali berterbangan di kota […]

  • Exit Meeting BPK, Bupati Mura Apresiasi Kinerjanya

    Exit Meeting BPK, Bupati Mura Apresiasi Kinerjanya

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud memberikan apresiasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah bekerja sama dan telah melaksanakan pemeriksaan keuangan di Kabupaten Musi Rawas. “Periode tahun ini kita berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas dapat kembali menerima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ungkap Bupati Ratna Machmud saat Exit Meeting […]

  • PLN Muara Beliti Fokus Turunkan Tunggakan Pelanggan

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    ULP PLN Muara Beliti tahun 2018 ini fokus kepada pelanggan yang menunggak satu tahun keatas. Hal ini disampaikan Manajer yang lama M Rizal Alfian usai acara pisah sambut dengan Manajer yang baru Zero Fitrizon, Kamis. Menurutnya, masih banyak pembenahan, terutama masalah layanan di wilayah Muara Lakitan dan Trans Subur serta Kecamatan Jayaloka. “Upaya persuasif yang telah […]

  • Usai Sertijab Walikota Lubuklinggau Gelar Rapat Konsolidasi

    • calendar_month Kam, 20 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Walikota SN Prana Putra sohe dan Wakil Walikota Lubuklinggau Sulaiman Kohar usai serah terima jabatan langsung menggelar rapat konsolidasi bersama seluruh kepala OPD, Camat, dan Lurah di Op Room Moneng Sepati, Sekretariat Daerah (Setda) Kota Lubuklinggau, Kamis (20/09). Rapat dipimpin langsung oleh Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe dan didampingi Wakil Walikota, Sulaiman […]

  • Mantan Kadisbudpar Muratara Dilaporkan ke Polisi, Diduga Kasus Penipuan

    Mantan Kadisbudpar Muratara Dilaporkan ke Polisi, Diduga Kasus Penipuan

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Titin Martini dilaporkan Zarghifari ke Polrestabes Palembang, atas dugaan Penipuan dan atau Penggelapan, Kamis (03/11/2022). Zarghifari didampingi Pengacaranya, Apri Sulai, SH melaporkan dugaan Tindak Pidana sebagaimana diatas, terjadi pada Kamis, 18 Nopember 2021 di Soma Jl. Veteran Palembang. Kronologi perkara menurut […]

expand_less