Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Aksi Masyarakat Muratara Tolak Pj. Bupati Bukan Putra Daerah

Aksi Masyarakat Muratara Tolak Pj. Bupati Bukan Putra Daerah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2015
  • visibility 91

MURATARA, Jurnalindependen.com — Puluhan warga yang mengatasnamakan masyarakat Musi Rawas Utara (Muratara) lakukan aksi damai didepan kantor Bupati Muratara, Rabu (14/01/2015) dengan membawa spanduk yang berisi penolakan Pj Bupati yang bukan putra asli Muratara.

Diantara tuntutan warga tersebut menolak bila Gubernur Sumatera Selatan memaksakan Pj Bupati orang dekat gubernur, selain itu ancaman akan melakukan Reperandum pindah ke Provinsi Jambi. dalam orasinya Rodi (27) yang mewakili masyarakat Muratara mengatakan, “Bila tuntutan Mereka tidak dipenuhi maka masyarakat Muratara akan melakukan aksi yang lebih besar lagi dan akan melakukan aksi penutupan jalan lintas Sumatra di setiap perbatasan”.

Ditambahkan juga oleh Budi (34)  dalam orasinya mengatakan, ”Kami tidak ingin lagi Pj bupati Muratara bukan putra daerah Muratara karena yang bukan putra daerah tidak begitu memikirkan nasib masyarakat Muratara seperti yang telah terjadi, Pj bupati yang lama tersandung kasus Korupsi dan kami tidak ingin terjadi lagi”.

Dalam aksi damai tersebut juga hadir H.M. Sarkowi Wijaya, juga melakukan orasi pada saat itu menyampaikan, “Bertahun-tahun perjuangan untuk Muratara ini tanpa ada bantuan biaya dari Pemda Musi Rawas, atau biaya dari Pemda Sumatera Selatan, biayanya murni uang kami sendiri, memang ada oknum yang bermain sampai oknum tersebut bisa dapat membangun rumah dan membeli mobil,”ujarnya.

Ditambahkan lagi oleh H.M sarkowi Wijaya, sudah 2 bulan 23 hari Muratara tidak ada Pj Bupati, pemerintahan tidak berjalan dengan baik, pemerintahan tidak stabil, aktivitasnya tidak begitu baik para pegawainya masuk kerja jam 11, pulang kerja jam 12.

”Bus Dinas yang ada digunakan untuk pegawai yang pulang ke Lubuklinggau, berapa biaya yang dikeluarkan oleh Pemkab Muratara untuk operasional bus tersebut, sementara pegawai yang pulang ke daerah lain seperti Lesung batu, Rantau Kadam dan daerah yang lainnya pulang dengan mengggunakan Biaya sendiri, kapan orang Muratara bisa menikmati hasil perjuangan Mereka?” lanjut H.M sarkowi Wijaya lagi dengan nada Kecewa, tidak adanya santunan dari pemerintah daerah untuk setiap bulannya kepada korban baik yang telah meninggal, atau yang luka-luka disaat terjadinya demo pembentukan kabupaten Muratara..(Perri)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilihan Jadi Pengusaha Bagi Generasi Muda

    • calendar_month Sab, 6 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    GENERASI muda diserukan agar tak melulu mengejar profesi sebagai aparatur sipil negara (ASN). Profesi ideal kaum muda adalah bagaimana menjadi pengusaha dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat luas. Seruan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. Batam yang terkenal sebagai kota industri ternyata memiliki banyak Usaha Kecil Menengah (UKM). Banyaknya wisatawan lokal […]

  • Musi Rawas Lahirkan Icon Guru PAUD Sumsel

    • calendar_month Sab, 15 Des 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Pujian kembali dilontarkan Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru (HD) kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Kali ini, sektor pendidikan mendapat pujian orang nomor satu di Pemprov Sumsel ini. Sosok Guru PAUD Berprestasi Kabupaten Musi Rawas, Muzayanah kali ini yang mengharumkan kabupaten Musi Rawas. Bahkan, HD berencana menetapkan Muzayanah menjadi Icon Bunda PAUD Propinsi […]

  • Mengenai Seleksi PLD, Habib Nasrudin : Silahkan Ekspos, Jika Perlu Koran Nasional

    • calendar_month Sen, 14 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Info yang diterima bahwa dalam pelaksanaan pengumuman dan proses seleksi sarjana tenaga Pendamping Lokal Desa (PLD) di Kabupaten Musi Rawas diduga tidak transparan. Hal ini disampaikan salah satu nara sumber Jurnalindependen.com , Senin (14/12/2015). “Sepengetahuan kami proses seleksi PLD tidak melibatkan pihak Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura) melainkan di tentukan dari […]

  • Uma Inovasi Selangit Masuk Nominasi Smesco Award

    • calendar_month Sen, 15 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Uma Inovasi Selangit merupakan salah satu usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Musi Rawas yang menjadi nominator penerima Small and Medium Enterprises and Cooperatives (Smesco) Award 2018 yang akan digelar pada 26-27 Oktober 2018 di Jakarta yang akan diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI. Untuk meraih penghargaan bergengsi di bidang UKM […]

  • Harga Emas UBS dan Antam ‘Turun’, Rabu 1 September 2021

    • calendar_month Rab, 1 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Rabu (1/09/2021), di Pegadaian, cetakan Antam dan UBS ‘turun’. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp501.000,- turun Rp3.000,- dari kemarin. Demikian juga dengan ukuran 1 gram yang dijual Rp938.000,- turun Rp5.000,- dari kemarin. Untuk emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram ini […]

  • Pemerintah Diminta Kebijakan Tegas Tentang Mudik Lebaran

    • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SIDOARJO – | Anggota Komisi V DPR RI Sungkono mengatakan, memasuki bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri 2021, persiapan untuk mudik dan bersilaturahmi sudah menjadi tradisi. Untuk itu pemerintah didesak untuk segera melakukan langkah-langkah teknis, terlebih di saat pandemi Covid-19 masih berlanjut, pemerintah terkesan menarik ulur kebijakan terkait larangan mudik kepada masyarakat. “Kementerian Perhubungan […]

expand_less