Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Politik » WaliKota Lubuklinggau Berpeluang Besar Menang Pilkada

WaliKota Lubuklinggau Berpeluang Besar Menang Pilkada

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 21 Agu 2017
  • visibility 143

PALEMBANG – Wali Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan SN Prana Putra Sohe berpeluang besar memenangkan pemilihan kepala daerah untuk yang kedua kali berdasarkan hasil survei Lembaga Kajian Publik Independen.

“Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada 12-19 Agustus 2017, calon petahana SN Prana Putra Sohe atau yang dikenal dengan panggilan Nanan itu tingkat elektabilitasnya cukup tinggi yakni 46,9 persen unggul dari lima nama yang sekarang ini gencar mensosialisasikan diri untuk ikut bertarung pada pilkada 25 Juni 2018,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) Arianto pada acara publikasi hasil survei peluang menang calon pada pilkada Lubuklinggau, di Palembang, Senin.

———————————————————————————————————

“Jual Domain Web : EmpatLawang.com  – OKUSelatan.com – BandaraSilampari.com  – DafamLinggau.com  – BukitSulap.com  – KSPLestari.com  – ApaKabar.xyz  – Baturaja.xyz  – MediaMusiRawas.com  – MusirawasEkspres.com  –  OKELinggau.com  –  OKUEkspres.com     #HargaNego hub : 082372227444″

———————————————————————————————————

Dia menjelaskan, berdasarkan peta elektoral calon wali kota Lubuklingau, ada enam nama mendapat perhatian dan dukungan masyarakat yang cukup besar untuk bertarung dalam pilkada tahun depan.

Berdasarkan peta elektoral tersebut Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe memiliki angka dukungan masyarakat yang paling tinggi yakni 46,9 persen, kemudian di posisi kedua Rustam Effendi memiliki angka dukungan masyarakat 3,8 persen.

Kemudian Sulaiman Kohar (wakil wali kota Lubuklinggau sekarang) memiliki angka dukungan masyarakat sebesar 2,4 persen, Suhada (0,2 persen), dan Rodi Wijaya berdasarkan survei memiliki angka dukungan masyarakat sebesar 0,2 persen.

Sementara masyarakat yang memiliki hak pilih pada pilkada 2018 belum menentukan pilihan kepada calon mana yang layak menjadi pemimpin Kota Lubuklinggau juga cukup besar yakni sekitar 46,5 persen.

Berdasarkan peta elektoral calon wali kota tersebut, calon petahana memiliki peluang yang sangat besar untuk kembali menduduki kursi jabatan orang nomor satu di Kota Lubuklinggau itu, katanya.

Menurut dia, tingginya elektabilitas SN.Prana Putra Sohe diungkapkan masyarakat yang secara terbuka menentukan pilihannya dalam wawancara dengan tim survei LKPI bahwa yang bersangkutan sudah ada bukti nyata membangun Kota Lubuklinggau dan orangnya perhatian kepada rakyat.

Meskipun hasil survei tersebut peluang calon petahana cukup besar untuk memenangkan pilkada, bukan berarti tertutup kesempatan calon lain untuk mengikuti dan memenangkan pilkada karena masih terdapat 46,5 persen masyarakat belum menentukan pilihan kepada calon mana yang layak menjadi pemimpin Kota Lubuklinggau, kata Direktur Eksekutif LKPI. (ant)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Peningkatan Jalan Bamasco Terkesan Sembrono

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pembangunan Peningkatan Jalan Bamasco sampai Megang Sakti  dalam  pelaksanaanya  pekerjaan terkesan sembrono alias belum sesuai dengan spesifikasi teknis. Post Views: 712

  • Presiden Sapa Warga Riau di Mal

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DALAM kunjungan kerjanya ke Provinsi Riau, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk menyapa masyarakat sekitar sambil berbelanja. Presiden berkunjung ke Mal Ciputra Seraya, Pekanbaru, pada Selasa, 8 Mei 2018. Presiden datang sekitar pukul 20.29 WIB dengan mengenakan jaket Asian Games dan celana hitam. Kedatangan Presiden yang didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, membuat suasana mal lebih […]

  • Terdakwa Korupsi Retribusi Mengaku Tidak Tahu Pergub

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Dinas Pertanian Sumatera Selatan terjerat kasus korupsi retribusi pengelolaan gedung dan penginapan pada penyelenggaraan diklat sebesar Rp1 miliar. Post Views: 489

  • Listrik Prabayar lebih Menguntungkan

    • calendar_month Rab, 8 Nov 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dari 82 ribu pelanggan Perusahaan Lisrik Negara (PLN) di Kabupaten Musi Rawas, baru sekitar 17 ribu pelanggan yang sudah migrasi ke prabayar. Manager PLN rayon Muara Beliti, Randhy Kusriansyah mengatakan bahwa program listrik pintar (Listrik prabayar) ditargetkan sukses hingga Desember 2019. “Hingga kini baru 17 ribu pelanggan yang sudah migrasi ke […]

  • Usut Dugaan Korupsi Biaya Perjalanan Dinkes Mura

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), akhir-akhir ini terus menjadi sorotan berbagai media cetak dan online, termasuk pula elemen Lembaga Swadaya Masyarakat yang ada di daerah ini. Betapa tidak, jika sebelumnya terkuak dugaan korupsi terhadap Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2014 lalu,  Kali ini, terkait pula masalah dugaan […]

  • Terlalu Banyak Syarat, 18 Penangkar Walet Batalkan Pengajuan Izin

    • calendar_month Sel, 29 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Dianggap terlalu banyak syarat dalam pengajuan izin pengelolaan burung walet, para penangkar di Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas akhirnya tarik berkas dan batalkan pengajuan izin. Hal ini disampaikan ketua Ikatan Keluarga Petani Walet (IKPW), Wisnu Handoyo kepada Jurnalindependen.com, Selasa (29/12/2015). “Terlalu banyak syarat yang mesti dipenuhi untuk bisa diproses penerbitan izin pengelolaan […]

expand_less