Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Peristiwa » Warga Keluhkan Dana PKH dipotong Rp 100 ribu

Warga Keluhkan Dana PKH dipotong Rp 100 ribu

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 9 Agu 2017
  • visibility 155

MUSI RAWAS – Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengeluhkan potongan dana program keluarga harapan (PKH). Dimana, potongan tersebut dipungut Rp100 ribu untuk satu KPM oleh oknum petugas tanpa alasan yang jelas.

“Untuk potongan dana satu KPM Rp100 ribu pak. Padahal, sebelumnya hal tersebut tidak pernah disosialisasikan ataupun ada aturan yang jelas,”keluh salah satu KPM inisial RS kepada Harian Silampari, Senin (7/8).

———————————————————————————————————

“Jual Domain Web : ApaKabar.xyz  –  BandaraSilampari.com  –  Baturaja.xyz  –    BukitSulap.com  –  DafamLinggau.com  –  EmpatLawang.com  –  KSPLestari.com  –  MediaMusiRawas.com  –  MusirawasEkspres.com  –  OKELinggau.com  –    OKUEkspres.com  –   OKUSelatan.com   #HargaNego : 082372227444″

———————————————————————————————————

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa sesuai aturan untuk pencairan dana PKH tidak pernah ada potongan. Sehingga, dengan kondisi ini maka dengan adanya pungutan dari oknum petugas yang memproses adminitrasi tersebut maka diminta ada tindakan dari instansi terkait.

“Intinya kami tidak terima pak adanya potongan ini. Apalagi, dana PKH untuk bantuan warga miskin dan
tentunya sangat dibutuhkan bagi kami terutama digunakan sebagaimana manfaatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Agus Susanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial, Evan Saipani menjelaskan, untuk pencairan PKH tidak lagi dikantor pos melainkan perbankan.

“Kita hanya menerima laporan saja terkait pencairan PKH. Sebab, untuk realisasinya dari kementrian melalui bank dan pendamping kita memperlancar adminitrasi,” terang Evan.

Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima setidaknya sepuluh kecamatan sudah pencairan PKH. Artinya hanya empat kecamatan yang belum menerima pencairan diantaranya Selangit, Tugumulyo, Sukakarya dan Tuah Negeri.

“Untuk total penerima PKH di Mura mencapai 10.433 KPM. Dari jumlah tersebut hanya empat kecamatan yang masih menunggu jadwal pencairannya,” ungkapnya.

Mengenai adanya pemotongan dana PKH oleh oknum petugas di kecamatan Muara Keling. Maka dirinya mengakui dalam proses pencairan dana tersebut tidak ada potongan apapun. Sehingga, dengan adanya keluhan ini maka diminta setiap KPM memberikan laporan secara langsung ke Dinsos.

“Kalau memang ada potongan oleh pendamping tentu akan kita laporkan kepada kementrian untuk dipecat. Sedangkan, kalau dari petugas bank maka kita akan juga sampaikan kepada kementrian sosial (Kemensos),” pungkasnya. (Hariansilampari.co.id)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pantau Portal Penghalang Mobil Overtonase

    • calendar_month Ming, 15 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Untuk mencegah terjadinya kerusakan jalan kabupaten yang disebabkan oleh kendaraan yang melebihi kekuatan jalan (Over Tonase), Ahad, (15/07/2018) Bupati Musi Rawas meninjau Portal Penghalang Mobil Overtonase yang di pasang pada Jalan Simpang Dangku Kecamatan Megang Sakti dan Simpang Jatun Kecamatan Muara Kelingi. Pemasangan Portal ini dilaksanakan pada, Sabtu (14/07/2018) oleh Dinas PU […]

  • Delapan Tuntutan Aksi Formula Muratara

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com – Ratusan Massa yang menamakan diri Forum Muara Rupit Lawang Agung (Formula) menggelar aksi damai di kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (25/09). Aksi yang dipimpin Thomas Zuhri Antoni selaku Koordianator Aksi dan Servinerkhan Putra sebagai Koordinator Lapangan, menyampaikan delapan tuntutan pemerataan pembangunan di Kabupaten Muratara. Diantaranya, pertama, menuntut saluran PDAM harus segera […]

  • RKDT Deteksi Awal Pemicu Kebakaran Lahan dan Hutan

    RKDT Deteksi Awal Pemicu Kebakaran Lahan dan Hutan

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Pemkab Musi Rawas melalui Dinas Kehutanan tahun ini melibatkan 123 orang untuk lakukan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran hutan. Pembentukan 123 orang ini mewakili 11 desa dalam 5 kecamatan yang disebut Regu Kebakaran Desa Terlatih (RKDT). Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Musi Rawas melalui Staf Pengamanan Hutan, Salman mengatakan kepada Jurnalindependen.com, Jum’at (28/08/2015) […]

  • Pasek Sarankan KPPD Pikir Ulang Gelar Kogres Tandingan Demokrat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    SURABAYA — Kader Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika meminta Kaukus Penyelamat Partai Demokrat (KPPD) memikirkan ulang rencana menggelar kongres tandingan sebagai bentuk protes dari sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang pimpinannya diberhentikan oleh pusat. “Saya sarankan pikir ulang menggelar kongres tandingan, sebab semua pasti ada jalan keluarnya,” ujarnya, Selasa (11/5). Menurutnya, perbedaan dalam hal […]

  • Musi Rawas Jadi Kampung Sepakbola, Hermam Deru Apresiasi Bantu Pembangunan Stadion Rp10 M

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru (H2D) memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan (H2G) yang telah ikhlas dan tulus memajukan dunia sepakbola di Musi Rawas. Bukan itu saja, Bupati H2G juga dinilai gubernur sukses menjadikan Musi Rawas sebagai kampung sepakbola pertama di Sumatera Selatan. “Kedepan saya yakin, akan […]

  • LSM CI : Anggaran Kepala Daerah Musi Rawas Nyalahi PP 109 Th 2000

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cinta Indonesia (CI) mengkritisi penganggaran belanja penunjang operasional Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Pemkab Musi Rawas (Mura). Hal ini disampaikan Ketua LSM CI melalui Sekretarisnya, Fauzi kepada Jurnaindependen.com, Jum’at malam (20/11/2015). Fauzi menyampaikan bahwa pada 2014 lalu, Pemkab Mura dalam penganggaran tersebut menyalahi aturan yang ada sehingga terjadi pembekakan […]

expand_less