Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » SMPN Bangun Rejo Masuk LSS Nasional, Bupati : Bukti Sekolah di Mura Peduli Kesling

SMPN Bangun Rejo Masuk LSS Nasional, Bupati : Bukti Sekolah di Mura Peduli Kesling

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
  • visibility 100

MUSI RAWAS – | Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Bangun Rejo Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas terpilih mengikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional tahun 2019.

Bupati Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan menyampaikan, masuknya SMPN Bangun Rejo ikut LSS Tingkat Nasional menjadi bukti sekolah-sekolah di Kabupaten Mura konsisten pada pendidikan sekaligus dalam hal mengimplementasikan kesehatan lingkungan (Kesling).

“Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dibentuk setiap sekolah untuk peningkatan anak didik dan warga sekolah.

Kita bentuk sekaligus membina, ini juga upaya dalam mewujudkan Gerakan Musi Rawas Sempurna Sehat dan Cerdas,” kata Hendra ketika menerima kunjungan Tim Penilaian Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2019, Senin (05/08) di Ruang Bupati Musi Rawas.

Hendra mungucapkan terimakasih atas hadirnya tamu-tamu istimewa dari Tim Penilai Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2019 dan Peninjauan Sekretariat Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Kabupaten Musi Rawas.

Dalam penyambutan ini, Hendra didampingi oleh Ketua TP PKK Mura Hj Noviar Marlina Gunawan, Sekda Mura yang juga sebagai Ketua Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah EC Priskodesi, Asisten III H Edi Iswanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kesehatan, Kemenag Mura, Kabag Kesra, dan unsur OPD Pemkab Mura.

Adapun nama-nama tim penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional, Syaefudin, Ota dan Peny Kalpikawati dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kemudian Hanna Syaffiyah Zulaidah dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Agus Andriansyah Hidayat dan Abdurrahman Somad dari Kementerian Agama (Kemenag).

Turut mendampingi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dr Lisyamarniyati, Ismawati dan Rudiana dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Rini Maghdalena dari Dinas Pendidikan (Disdik) dan Vera Setyawati dari Kesra.

Penilai Lomba, Syaefudin Ota mengatakan, UKS pada prinsipnya fokus pada usaha bagaimana membuat sekolah tersebut sehat secara lingkungan dan memperhatikan kesehatan peserta didik.

Hal ini membuat sekolah sehat memungkinkan bagi setiap warga dapat melakukan aktivitas yang bermanfaat, memiliki nilai daya guna, dan berhasil.

“Sekolah tersebut harus memiliki program dan kinerja guna mewujudkan sekolah sehat sesuai kriteria yang telah ditentukan, dan melihat program-program yang telah di jalankan,” ucap Syaefudin.

Syaefudin juga menjelaskan, Lomba Sekolah Sehat tidak hanya untuk sekolah berstatus Negeri, sekolah swasta juga diizinkan ikut berpartisipasi dalam perlombaan UKS baik tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional. | ADVERTORIAL

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelapkan Motor, Anak Angkat Dijebloskan ke Penjara

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Terhenti sudah pelarian, Agus Rohadi (25) pemuda warga Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Harta Musi Rawas (Mura). Betapa tidak, setelah dua pekan lebih menghilang alias buron usai jalankan aksi gelapkan unit sepeda motor milik korban Sutimin (56) petani warga Dusun I Desa Suka Karya, Kecamatan STL Ulu Terawas. Tersangka tidak lain […]

  • Minta Anggaran Pemda, Kepala Bandara Silampari Ditegur Komisi V DPR

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    PALEMBANG — Anggota Komisi V DPR RI Musa Zainuddin menegur Kepala Satuan Pelayanan Bandara Silampari Makmur S karena diduga meminta dana pengembangan bandara kepada Pemkab Musi Rawas dan Pemkot Lubuklinggau melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Mintalah dananya ke Menteri Perhubungan, kalau minta ke meraka, dana mereka tidak cukup karena sudah digunakan untuk keperluan rakyat,” […]

  • KPU Sumsel : Teknis cukup Sekretariat, Kebijakan ada di Kami

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com –Saat ini memang penanganan PILKADA di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) masih di lakukan oleh KPU Sumsel, hal ini dilakukan karena belum terbentuknya KPUD Muratara, ungkap Komisioner KPU Sumsel dari Divisi Teknis, Alexander Abdullah, Rabu (26/08/2015). Mengenai batas waktu tugas rangkap KPU Sumsel tersebut, Alex mengatakan belum mengetahui. “Pembentukan KPUD […]

  • Wujudkan Musi Rawas Religius, Kecamatan Sumberharta Gelar FASI

    • calendar_month Kam, 19 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Sebagai bentuk perwujudan Program Musi Rawas Religius dan dalam Rangka memeriahkan HUT Kabupaten Musi Rawas ke 75 Tahun 2018, Pemerintah Kecamatan Sumberharta bersama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumberharta menggelar Festival Anak Sholeh (FASI) yang dilaksanakan di Masjid Jami’ Al Falah Kelurahan Sumber Harta, Kamis (19/04/2018). Camat Sumberharta, Ali Binar […]

  • HMI Baturaja Kutuk Keras Tindakan Oknum Aparat

    • calendar_month Rab, 26 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BATURAJA – Puluhan kader HMI Cabang Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar aksi solidaritas dengan turun ke jalan guna mengutuk tindak kekerasan oleh oknum aparat, Selasa (25/09) siang. Mereka mendatangi gedung DPRD setempat dengan membawa bendera-bendera HMI dan spanduk berisi kecaman atas tindakan represif aparat Kepolisian. Termasuk mengecam kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Mereka […]

  • Meninjau Kualitas Peningkatan Jalan Lapter Silampari

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    PROSES Pengecoran lapis resap pengikat atau frime coat.  Sebelum dilakukan penyemprotan terlebih dahulu lahan harus bebas dari kotoran dan debu serta harus merata sepanjang jalan. Setelah selesai dengan sempurna perlu menunggu lebih dahulu sebelum di lakukan proses selanjutnya, umumnya prime coat sudah mengering setelah ± 48 jam akan tetapi tergantung cuaca dan panas matahari. Pekerjaan […]

expand_less