Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemerintahan » Pemerintah Dorong OTT Lokal Berkembang

Pemerintah Dorong OTT Lokal Berkembang

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
  • visibility 88

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan keberpihakan pemerintah terhadap ekosistem teknologi informasi dan komunikasi nasional. Dalam hal layanan over the top (OTT), menurutnya ditunjukkan dengan adanya kebijakan afirmatif mendorong perkembangan OTT lokal.

“Kita bicara regulasi OTT yang berkeadilan, kita tuntut orang, kita sendiri bagaimana? Siapa yang pakai WhatsApp? Siapa yang pakai messenger lokal? Saya sendiri memakai messenger “PeSankita” untuk menjawab pertanyaan wartawan. Ini merupakan affirmative policy saya terhadap produk nasional,” ujarnya dalam Seminar Nasional Sekar Telkom “Mendorong Regulasi OTT yang Berkeadilan” di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Ketika pertanyaan retoris itu diajukan Menteri Rudiantara, hampir sebagian besar peserta seminar mengangkat tangan ketika ia menyebutkan nama aplikasi messengger luar negeri. Sementara ketika menyebutkan nama aplikasi messengger nasional, yang tunjuk tangan bisa dihitung jari.

Menteri Kominfo menjelaskan beragam kebijakan afirmatif yang sudah diterapkan lembaga yang dipimpinnya. “Kebijakan afirmatif untuk akses telekomunikasi dengan fasilitasi percepatan teknologi 4G, pembangunan backbone seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia melalui Program Palapa Ring,” jelasnya.

Namun menurut Menteri Rudiantara, keberpihakan tidak cukup untuk mengembangkan ekosistem TIK di Indonesia, oleh karena itu diperlukan pendekatan fasilitasi dan akselerasi. Pemerintah menurutnya mendorong kelahiran entrepreneur digital melalui Gerakan 1000 Start-up Digital.

“Kita punya program 1000 Start-up Digital, di mana targetmya pada tahun 2020 akan lahir 1000 perusahaan start-up. Saat ini kita sudah memiliki 4 OTT lokal yang sudah menjadi unicorn. Saya yakin pada akhir 2019 nanti kita punya lebih dari 5 unicorn. Ada banyak start-up yang bagus, tapi investor tidak tahu. Kominfo melalui program NextIcorn (Next Indonesia Unicorn, red.) memfasilitasi antara strart-up dengan investor dalam dan luar negeri,” ungkapnya.

Menteri Kominfo menjelaskan pemerintah sedang menyiapkan regulasi untuk OTT, termasuk dalam hal perpajakan. “Kita sedang siapkan regulasinya. Google bayar pajak tapi yang pasang iklan di Google juga harus bayar, ad-sense. Ini akan jadi sistem tata perpajakan yang baik,”jelasnya.

Menurut Menteri Rudiantara keberhasilan Indonesia untuk membuat google membayar pajak. “Tidak lebih dari 10 negara di dunia yang berhasil bikin Google bayar pajak. Ini usaha saya berdua dengan Bu Sri Mulyani, kita beresin sama-sama. Agar kita punya keyakinan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar,” tegasnya. (VE/VY–Kominfo)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskominfo Akui Tak Bisa Atur OPD Lain Dalam Hal Iklan Media

    • calendar_month Rab, 14 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dinas Kominfotik Kabupaten Musi Rawas akui tidak bisa mengatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain dalam hal anggaran dan pelayanan iklan media. Hal ini dikatakan Kepala tersebut karena lain kewenangan. Menjawab pertanyaan awak media tentang anggaran dan pelayanan media pada OPD lain, Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Musi Rawas, Bambang Hermanto mengakui tidak bisa mengatur karena […]

  • Soal Dugaan Tanda Tangan Palsu Abdullah H TL, Polisi Sudah Periksa Saksi

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Polres Musi Rawas mulai memproses atas laporan dugaan pemalsuan tanda tangan dengan memintai keterangan saksi, Jum’at (13/11/2015). Saksi yang dipanggil penyidik Kurniawan untuk dimintai keterangan tersebut, H Bisri yang pernah menjadi salah satu karyawan BS di PT Paku Alam. Kapolres maupun Kasat Reskrim belum bisa di konfirmasi mengenai hal ini karena tidak […]

  • Pimpinan Baru KPK Harus Bangun Soliditas

    • calendar_month Jum, 18 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA — Mantan Wakil Ketua KPK, Bibit Samad Riyanto mengatakan, pimpinan KPK yang baru harus mampu membenahi internal di dalam KPK sendiri. Termasuk bagaimana menciptakan soliditas diantara para pimpinan KPK. ”Berbicara lima orang, untuk menyatukan pendapat lima orang bukan suatu hal yang mudah,” kata Bibit saat dihubungi, Jumat (18/12). Soliditas antar pimpinan KPK ini, ujar […]

  • Lembaga KPK Apresiasi Tampal Jalinsum Lubuk Besar

    • calendar_month Sel, 6 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Giat warga Desa Lubuk Besar Kecamatan TP Kepungut menampal jalan lintas Sumatera yang berlobang patut di apresiasi. Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L-KPK) Kabupaten Musi Rawas, Ali Mu’ap mengapresiasi kinerja yang baik tersebut. “Kami apresiasi upaya yang dilakukan Kades Lubuk Besar beserta warganya secara gotong royong menampal lobang jalan yang dilakukan […]

  • Santunan Kematian Musi Rawas Telah Tersalur 834 orang, 25 Dalam Proses

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Hingga hari ini, Selasa (31/08/2021) Pemkab Musi Rawas (Mura) melalui Dinas Sosial sudah menyalurkan Santunan Kematian sebanyak 834 orang dan sekitar 25 orang masih dalam proses. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mura, Agus Susanto melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Evan Saipani saat dikunjungi di kantornya, Selasa (31/08/2021). […]

  • Hadapi Masa Pengeringan Irigasi, Ini Harapan Bupati Kepada Mentan RI

    • calendar_month Kam, 10 Jun 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Ratna Machmud menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura perlu dukungan Pemerintah Pusat dari sektor pertanian dan perkebunan untuk membantu masyarakat, karena 70 persen masyarakat di Mura mata pencaharian adalah petani. “Berkenaan dengan rencana rehabilitasi irigasi sehingga akan dilakukan pengeringkan irigasi selama kurang lebih 4 bulan. Kami berharap dimasa […]

expand_less