Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kesal Dirampok, Warga Blokir Jalinsum Muratara

Kesal Dirampok, Warga Blokir Jalinsum Muratara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 5 Sep 2017
  • visibility 116

MURATARA – Kesal karena salah satu warga di rampok, puluhan warga Desa Batu GajaH, Kecamatan Rupit, Selasa (6/9) sekitar pukul 08.30 Wib Puluhan warga desa Batu Gaja,Kecamatan Rupit memblokir akses Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dan mengelar sweeping. Sebab meminta kendaraan salah satu warganya yang dirampok beberapa hari lalu untuk dikembalikan pada korban.

Masyarakat mendapat informasi kendaraan korban berada di Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit tapi kendaraan itu tak kunjung dikembalikan walupun sudah dilakukan pendekatan langsung oleh keluarga korban bahkan pemerintah desa. 

Pantauan di lapangan, masyarakat Desa Batu Gaja menutup akses jalinsum menggunakan kayu dan karung sampah sehingga terjadi kemacetan mencapai 5 kilometer sisi kiri jalan maupun kanan jalan. Sedangkan masyarakat terus sweeping dan memburu masyarakat Karang Anyar yang melintas untuk di minta pertanggung jawaban atas perbuatan oknum warga mereka.

Beberapa kali dilakukan mediasi secara langsung oleh Satpol PP, Danramil, Polsek dan Polres Mura-Muratara untuk membuka ‎blokade jalinsum tersebut. Tapi masyarakat semakin memanas dan meminta kendaraan korban untuk dikembalikan supaya akses jalan dibuka kembali. 

“Kami dak galak sebelum motor anak saya dikembalikan,” ucap ayah korban.

Ia mengaku, sudah mendapat informasi dari keluarga yang berada di Desa Karang Anyar bahwa kendaraannya tersebut. Tetapi pelaku belum ada niat baiknya. “Jika harus mati saya siap. ‎Yang penting kendaraan kami balek,” pintanya

Sementara Kasat Pol PP, Haidir Kalingi,  terus berusaha berkoordinasi dan mediasi langsung kepada pihak keluarga korban supaya sabar dan tidak melanggar hukum. Sebab penutupan akses Jalinsum sangat melanggar dan merugikan orang banyak. 

“Saya minta tolong jalan ini dibuka karena sudah melanggar hukum. Saya berjanji untuk membantu mencari kendaraan yang sudah hilang itu,” ucap Haidir Kalingi kepada masyarakat Batu Gaja.

Ia terus berulang kali meminta kepada masyarakat supaya membuka Jalinsum yang ditutup tersebut. Supaya tidak mengganggu pasilitas umum, dan pemerintah serta aparat kepolisian tidak akan tinggal diam untuk membantu korban mencari kendaraan yang sudah hilang itu.

“Sekarang kades dan camat sudah ke desa Karang Anyar. Itu membantu masyarakat Batu Gaja mencari kendaraan yang diduga ada di desa panggung itu. Jadi bukalah jalan ini,” pintahnya

Sedangkan Kabag Ops Polres Mura, Kompol Suhardiman mengatakan bahwa perbuatan menutup akses ‎jalinsum tersebut sangat salah dan melanggar hukum jadi penuh harapan untuk dibuka. 

“Tolong jalan ini dibuka. Pelaku dan kendaraan akan kita cari. Ini sudah melanggar hukum,” katanya

Kemudian ‎sekitar pukul 13.00 Wib Wakil Bupati (Wabup) Muratara H Devi Suhartoni ‎mendatangi langsung masyarakat Desa Batu Gaja yang memblokade akses jalinsum dan bersama-sama membukanya.

Sumber : rmolsumsel.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembangan Bandara Jenderal Besar Soedirman Resmi Dimulai

    • calendar_month Sen, 23 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    PENGEMBANGAN Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, resmi dimulai. Pengembangan bandara yang sebelumnya bernama Lanud Wirasaba tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar akan layanan transportasi udara yang memang sudah sangat mendesak. “Di Jawa Tengah bagian selatan dan barat ini tidak ada bandara yang memadai untuk masyarakat. Oleh sebab itu, hari ini […]

  • MUI Menyayangkan Pembredelan 11 Situs Islam

    MUI Menyayangkan Pembredelan 11 Situs Islam

    • calendar_month Sen, 9 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia menyayangkan langkah yang diambil Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait pemblokiran 11 situs Islam di internet. “Pemblokiran situs Islam tersebut tentu mengundang reaksi umat Islam karena hal ini sangat sensitif. Langkah ini bisa menjadi pro kontra meskipun berdalih memberantas paham radikal dan terorisme,” kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi […]

  • Menparekraf RI Tanggapi Positif Paparan Potensi Wisata Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud mendapat kesempatan untuk audiensi dan memaparkan potensi wisata Musi Rawas bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  RI, Sandiaga Uno. Bertempat di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Hj. Ratna Machmud untuk mempresentasikan potensi wisata dan […]

  • Pemkot Lubuklinggau Usulkan CSR Untuk 1000 PLTS

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Lubuklinggau – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat, telah mengusulkan usulan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk penerangan jalan umum Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Juli 2018 lalu. Usulan CSR tersebut, telah diajukankan oleh Pj Walikota Lubuklinggau H Riki Junaidi saat itu. Hal ini disampaikan Kabid Prasarana Sarana […]

  • Safari Ramadhan, Pj Wako Lubuk Linggau Anjurkan Ibadah Pahala Berlipat Ganda

    Safari Ramadhan, Pj Wako Lubuk Linggau Anjurkan Ibadah Pahala Berlipat Ganda

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU (SUMSEL) – Penjabat (Pj) Wali Kota Lubuk Linggau, Trisko Defriyansa Safari Ramadhan 1445 H Tahun 2024 di Masjid Raya Kelurahan Pasar Pemiri Kecamatan Lubuk Linggau Barat ll Kota Lubuk Linggau, Selasa (12/3/2024). “Terimakasih kepada pengurus maupun jamaah masjid karena sudah menyambut tim safari Pemkot Lubuk Linggau dengan baik, biasanya ada 3 masjid yang menjadi prioritas kunjungan […]

  • Aksi Warga Batu Gajah Baru Minta APH Tindak Tegas Dugaan Pencemaran Sungai Rupit

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MURATARA – | Puluhan warga Desa Batu Gajah Baru Kecamatan Muara Rupit mengelar aksi demo di bantaran Sungai Rupit terkait dugaan pencemaran air sungai tersebut. Jumat (01/01/2021) Disinyalir pencemaran tersebut berasal dari aktivitas penambangan emas ilegal dari Sungai Tiku yang airnya mengalir ke Sungai Rupit. Kordinator aksi lapangan (Korlap), Kaharudin minta Aparat Penegak Hukum (APH) […]

expand_less