Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » CPNS Baru Dilantik Jangan Kasak Kusuk Mau Pindah

CPNS Baru Dilantik Jangan Kasak Kusuk Mau Pindah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
  • visibility 133

MUARA BELITI – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan mengingatkan kepada CPNS yang baru dilantik agar tidak kasak kusuk mau pindah tugas. Sebab jelasnya, SK penempatannya telah ditentukan oleh pusat.

”Saya tidak ingin setelah pelantikan ini sibuk mau pindah. Syukuri dan nikmatilah dulu ini,” katanya saat memberikan kata sambutan pada pelantikan 115 CPNS menjadi PNS di lingkungan Kabupaten Musi Rawas, di Balai Latihan Kerja (BLK) Muara Beliti, Jum’at (24/8).

Bupati berharap 115 PNS yang baru dilantik ini sebagai ujung tombak untuk melayani masyarakat.

“Menjadi PNS ini bukan saja untuk kepentingan pribadi, tapi juga untuk keluarga, daerah dan Indonesia.

Bidang Kesehatan, Pendidikan dan Pertanian ini merupakan prioritas kabupaten ini dalam upaya untuk melepaskan daerah ini dari status tertinggal.

Jika 115 PNS ini bisa menjadi ujung tombak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, maka akan secepatnya melepaskan daerah ini sebagai kabupaten tertinggal,” katanya.

Dia juga mengatakan jika birokrat termasuk 115 PNS yang baru dilantik ini tidak kerja keras serta pengabdiannya tidak tulus dan ikhlas, maka dibutuhkan waktu puluhan tahun lagi untuk melepaskan daerah ini sebagai daerah tertinggal.

Pada kesempatan itu Bupati Hendra juga mengungkapkan semestinya pada pelantikan ada 116 orang yang dilantik, namun satu orang CPNS gagal, lantaran tidak pernah masuk kerja.

“Saya katakan tidak usah dipertahankan yang seperti itu, karena yang dibutuhkan Musi Rawas saat ini yakni yang serius mengabdikan dirinya,” kata Bupati.

Ditambahkan Hendra, sejak proses pengangkatan CPNS hingga dilantik hari ini sebagai PNS, dia selalu mengikutinya. Sebab jelasnya, formasi ini memang sangat dibutuhkan dan diharapkan dapat bersama – sama mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati dalam mewujudkan Musi Rawas Sempurna.

Usai dilantik menjadi PNS, ke 115 PNS ini menyatakan tidak menggunakan narkoba dan ikut serta membantu memberantas jaringan narkoba.Apabila terbukti terlibat, maka sanggup diberhentikan dengan tidak hormat.

115 CPNS yang dilantik menjadi PNS ini merupakan formasi khusus, terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 59 orang meliputi empat orang dokter dan 55 bidan.

Sebelumnya, 59 tenaga kesehatan ini merupakan Pegawai Tidak Tetap (PTT) SK Kemenkes RI. Kemudian SembilanTenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluhan Pertanian (THL TBPP) dan 37 orang Guru Garis Depan (GGD).

Sumber : Murasempurna.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menunggu Intervensi APBN Terhadap Kenaikan BBM Non Subsidi

    • calendar_month Ming, 8 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    SANGGAU – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Herman Khaeron menilai, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pada awal Juli lalu, merupakan realitas bisnis yang harus dihadapi Pertamina. pasalnya, kini harga rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) mencapai 65,7 dolar AS per barel. Sementara pada asumsi makro APBN 2018 dipatok 48 dolar AS per […]

  • Dewan Kecewa, Tokoh Separatis Dapat Penghargaan

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    ANGGOTA Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra memprotes langkah Dewan Kota Oxford, Inggris, yang memberikan penghargaan Freedom Oxford kepada pemimpin United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda. Sebab di Indonesia, Benny Wenda merupakan seorang tokoh separatis. “Secara pribadi sebagai Anggota Komisi I DPR RI, saya menyesalkan pernyataan Dewan Kota Oxford yang mendukung […]

  • Dua Oknum Pejabat di Tangkap Nyabu, Keduanya Anak Mantan Pejabat

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BATURAJA – Dua oknum PNS Setda OKU dikabarkan dibekuk polisi, Selasa (25/7) lalu. Tak sekedar pegawai biasa, keduanya yang berinisial Ag dan Al alias Oye juga dikabarkan menjabat sebagai kepala seksi (kasi). Ironisnya, kedua pegawai yang ditangkap Satres Narkoba Polres OKU karena memiliki sabu tersebut adalah anak dua mantan pejabat Pemerintah Kabupaten OKU. Post Views: […]

  • Update Info : 524 Pengajuan Santunan Kematian, 514 Dana Sudah Transfer

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Update Info, hingga kini sudah 524 berkas pengajuan Santunan Kematian yang masuk ke Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas (Mura). Dari pengajuan masyarakat yang tertimpa musibah meninggal dunia tersebut, 510 berkas diantaranya sudah di transfer dana Santunan Kematian ke ahli waris dan 10 berkas masih proses kelengkapan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas […]

  • Pelajaran Mulok Musi Rawas Darussalam Dinilai Belum Komprehensif

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com –Mengenai kurikulum Muatan Lokal (Mulok) Mura Darussalam dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan dinilai banyak pihak selama ini belum komprehensif. Kurikulum Mura Darussalam tersebut lebih spesifik kepada pelajaran Agama Islam saja, padahal secara umum mestinya meliputi budaya, bahasa, sejarah serta seni di Kabupaten Musi Rawas, ungkap salah seorang pemerhati budaya di […]

  • Harga Karet Sumsel, ‘Naik’ Rp407,-/kg – Rabu 15 September 2021

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    HARGA INDIKASI KARET PROV. SUMSEL, 15 SEPTEMBER 2021 dengan Kadar Karet Kering (KKK) sebagai berikut : 1. KKK 100% dibeli Rp 19.808,-/kg 2. KKK 70% dibeli Rp 13.866,-/kg 3. KKK 60% dibeli Rp 11.885,-/kg 4. KKK 50% dibeli Rp 9.904,-/kg 5. KKK 40% dibeli Rp 7.923,-/kg Harga hari ini NAIK Rp 407,-/kg dari harga pada […]

expand_less