Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » BKPP Mura Sesalkan Adanya Dugaan Honor K2 Tidak Pernah Masuk Kerja

BKPP Mura Sesalkan Adanya Dugaan Honor K2 Tidak Pernah Masuk Kerja

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 27 Agu 2015
  • visibility 107

* BKPP Mura akan Klarifikasi Dinas Pendidikan

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Timbulnya masalah karena adanya pengangkatan Honor K2 yang diduga tidak pernah masuk kerja sangat disesalkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Musi Rawas melalui Kabid Pengangkatan dan Penempatan Pegawai, Amin Subagja.

Menurut Amin Subagja ketika ditemui siang tadi, Kamis (27/08/2015) dikantornya mengatakan bahwa sebelum proses pengangkatan Honor K2 pihaknya telah melakukan uji publik dengan mempublikasikan nama-nama yang masuk K2 selama 2 minggu di media massa.

“Sebelum proses kita telah melakukan uji publik dengan mengumumkan ke media massa selama 2 minggu, bila ada yang komplain kita akan teliti ulang dan terbukti tidak memenuhi syarat maka usulan pengangkatan dibatalkan. Tapi kenapa baru sekarang ada laporan seperti itu,” katanya menyesalkan.

Ketika ditanyakan, seandainya K2 yang sudah diangkat sekarang ternyata sebelumnya tidak memenuhi syarat atau sebelumnya bermasalah, Amin Subagja tidak bisa menjawab.

“Yang jelas bila ada laporan seperti ini akan kami teliti dan segera tindak lanjuti dengan klarifikasi ke Dinas Pendidikan sebagai SKPD induk bersangkutan, terima kasih informasi yang telah disampaikan,” kata Amin Subagja.

Diketahui sebelumnya, proses pengangkatan honor guru K2 diduga masih ada kecurangan dari oknum tertentu demi untuk memuluskan menjadi PNS. Ada salah satu oknum guru disalah satu sekolah di Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas sejak bekerja menjadi guru tidak pernah masuk, bahkan sesama guru sendiri tidak tahu siapa sebenarnya oknum guru dengan inisial nama TJ, S Pd tersebut.

“Kami tidak tahu siapa itu TJ karena dia memang tidak pernah masuk, tapi kenapa bisa lolos K2 sementara dia bekerja sebagai honor baru 1 tahun disekolah ini. Yang lain malah ada yang sudah 7 tahun tapi tidak masuk K2,” ungkap sumber tersebut yang takut namanya ditulis.

Bukan itu saja, lanjutnya, sejak masuk K2 yang bersangkutan TJ hingga sekarang juga tidak pernah masuk, sementara namanya masih ada disekolah. (fs)

Berita Terkait :

Guru Honor 1 Tahun diangkat K2, Hingga Kini Diduga Tidak Masuk Kerja

 

 

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Suap Penerimaan Bintara di Polda Sumsel Meningkat

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Uang suap yang diamankan Tim Propam Mabes Polri dari tersangka suap penerimaan anggota bintara Polri tahun 2016 di lingkungan Polda Sumatera Selatan mengalami peningkatan. “Uang suap yang awalnya dihimpun dari delapan tersangka sekitar Rp4 miliar kini hasil pengembangan dan pemeriksaan terakhir berkembang menjadi Rp6,7 miliar dari 15 tersangka,” kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen […]

  • Warga RT 09 Kelurahan Taba Pingin Pilih Swadaya Perbaiki Jalan

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Melihat kondisi jalan yang belum mendapatkan perhatian, Warga Rt 09 kelurahan Taba Pingin Kota Lubuklinggau berinisiatif melakukan gotong royong dalam rangka perbaikan jalan tepatnya di jalan Indah Rt 09 kelurahan Taba Pingin, Minggu 21 juni 2020. Gotong royong ini dilakukan dengan cara swadaya murni dari beberapa warga rt 09 dan dipimpin langsung […]

  • Partai Berkarya Target Satu Kursi/Dapil di Muratara

    • calendar_month Ming, 7 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Muratara – Partai Berkarya menargetkan minimal satu kursi setiap daerah pemilihan (dapil) pada pemilihan anggota DPRD di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan tahun 2019. “Target kami minimal dua kursi untuk Muratara dan kami akan berjuang untuk mendapat satu kursi setiap dapil, kami akan berjuang meraih itu,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai […]

  • Seleksi KPPS Jawa Kanan SS Dinilai Janggal, Peserta Protes Keras

    Seleksi KPPS Jawa Kanan SS Dinilai Janggal, Peserta Protes Keras

    • calendar_month Sen, 1 Jan 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Jawa Kanan SS Kota Lubuklinggau mendapat protes keras dari calon peserta KPPS, Farras Arifahhana. Pasalnya, terdapat kejanggalan dari pengumuman penetapan calon terpilih KPPS. Pengumumkan hasil seleksi calon anggota (KPPS) yang terpilih untuk mengisi di 12 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan nomor : 44/PP.04.1-PU/1673.05.1002/2023 tentang hasil seleksi calon anggota […]

  • Momen HKGB Senam Bareng, Santuni Sembako Warga Selangit

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Dalam rangka menyemarakan peringatan Hari Kesatuan Gerak Bahyangkari (HKGB) ke 67 tahun. Pengurus Cabang Bhayangkari Polres Mura, mengajak senam bareng seluruh warga Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas (Mura), berlangsung lapangan upacara SD Negeri Napal melintang, Jum’at (4/10) pagi sekitar pukul 07.00 wib. Hadir dalam kesempatan ajakan gerakan hidup sehat, dihadiri langsung […]

  • PSKS Sungai Jernih Dinilai Masih Banyak Menimbulkan Permasalahan

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), khususnya di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masih banyak menimbulkan permasalahan, hal ini disampaikan Ketua LSM Danau Raya Indonesia Transparansi Musi Rawas Utara (Duritimurta), Debiansyah kepada Jurnalindependen.com, Senin (27/04/2015) kantor Pos Muara Rupit. “Banyak yang tidak mendapatkan kartu dana PSKS sehingga masyarakat […]

expand_less