Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » PKK Mura Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan Pernikahan Dini

PKK Mura Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pencegahan Pernikahan Dini

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 29 Jul 2015
  • visibility 95

boyke2boyke3

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Program kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini merupakan program yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman, sikap dan perilaku positif remaja tentang kesehatan dan hak-hak reproduksi.

Selain itu guna meningkatkan derajat kesehatan reproduksinya dan mencegah pernikahan dini untuk mempersiapkan kehidupan berkeluarga dalam mendukung upaya peningkatan kualitas generasi mendatang. Demikian disampaikan Bupati Musi Rawas dalam acara Pembukaan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini, Rabu (29/07/2015) di Hotel Sempurna Lubuklinggau.

Dalam acara dengan tema “Menjadikan ibu-ibu Tim Penggerak PKK desa / Kelurahan menjadi wanita indonesia peduli cegah kanker serviks sejak dini“ tersebut Bupati berpesan agar masalah kesehatan reproduksi atau seksualitas remaja dan pernikahan dini jangan diabaikan.

Selama ini kita memang belum menaruh perhatian penuh masalah ini,  terlihat dari banyaknya kasus kehamilan diluar nikah, aborsi tanpa peduli keselamatan jiwa. Sebagian remaja berusia 14 hingga 24 tahun pengetahuan mereka tentang resiko melakukan hubungan seks masih rendah,” paparnya.

Kegiatan sosialisasi ini, lanjut Bupati merupakan aksi strategis yang ditujukan untuk menciptakan kebijakan publik yang bermanfaat bagi remaja dengan memberikan pengetahuan dan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja.

Sistem reproduksi tersebut meliputi, fungsi, komponen dan proses yang dimiliki remaja baik secara fisik, mental, emosional dan spiritual serta upaya-upaya pencegahan adanya pernikahan dini dalam keluarga, sehingga akan terciptanya remaja yang sehat dan terhindar dari resiko gangguan kesehatan reproduksi remaja dengan menunda usia pernikahan dini, serta mempunyai perencanaan kehidupan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

“Untuk mencapai sasaran dari pelaksanaan pemberdayaan  perempuan melalui kegiatan kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini, ada hal yang harus dilaksanakan secara nasional.

Perlu dibangunnya strategi untuk mengintegrasikan  pemberdayaan perempuan yang menjadi salah satu dimensi  integral dari kegiatan pembangunan didaerah, sehingga melalui sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan didaerah.

Diharapkan kegiatan pemberdayaan perempuan yang prospektif dapat terwujud, yaitu terciptanya kesehatan reproduksi remaja sesuai dengan standar kesehatan dan tidak terjadinya pernikahan dini,” papar Bupati.

Bupati juga berharap kepada peserta agar dapat lebih akomodatif dalam memberikan pemahaman hasil kegiatan sosialisasi ini didaerahnya masing-masing dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pemberdayaan perempuan dalam setiap proses pembangunan dalam rangka mendukung suksesnya pembangunan di kabupaten Musirawas secara umum melalui berbagai kebijakan dan perencanaan yang telah ditetapkan.

Sementara, menurut Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Musi Rawas Rosiawati, mengatakan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini dalam pemberdayaan perempuan, dengan harapan tindak lanjut dari kegiatan yang akan dilaksanakan ini akan besar manfaatnya bagi kita semua dalam program pemberdayaan, kesejahteraan, peningkatan kapasitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi perempuan didaerah, khususnya kaum perempuan di pedesaan.

”Saya berharap kiranya para peserta pada gilirannya nanti dapat pula mensosialisasikan kepada masyarakat dilingkungannya masing-masing,  guna mewujudkan pilar-pilar Musi Rawas Darussalam, yaitu Musi Rawas Sehat, Musi Rawas Cerdas dan Musi Rawas Mapan,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut Dr H Boyke Dian Nugraha SpOG selaku pembicara, Sekda Musirawas, Sekretaris DPRD, Kakan Pemberdayaan Perempuan, Staf ahli, kepala SKPD, ketua TP PKK kabupaten Musirawas dan peserta sosialisasi. (fs-ADV)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mura Siapkan Lahan dan Kantor Kejaksaan

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan mengatakan, sejak 2005 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura telah menyiapkan lahan dengan lahan ukuran 75 x150 meter atau kurang lebih 1,2 Ha untuk lokasi pembangunan gedung Kejari Kabupaten Mura. “Di tahun 2020 ini Pemkab Mura juga telah menganggarkan sebesar Rp1 Miliar yang bersumber dari […]

  • Program Gema Sang Pilar Dinilai Tidak Jelas

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Pencanangan Program Gerakan  bersama  pemasangan Pilar  batas  Desa (Gema  Sang Pilar) tahun 2016 lalu bakal menjadi isapan jempol belaka bila tidak ditindak lanjut. Post Views: 762

  • Danau Sebangau Bisa Mendunia

    • calendar_month Sen, 30 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    PALANGKARAYA – Danau Sebangau di Taman Nasional Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah bisa menjadi destinasi dunia yang menarik. Danau berair hitam ini sangat unik dengan kekayaan flora dan fauna endemik khas Kalimantan. Aksi menyusuri Danau Sebangau bisa dimasukkan ke dalam kalender pariwisata 100 even nasional. Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI dipimpin Djoko Ujianto […]

  • Juli 2017, Realisasi PAD Mura Capai 40,85 Persen

    • calendar_month Sen, 17 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Musi Rawas 2017 hingga kini pertengahan bulan Juli baru terealisasi 40,85% atau sekitar Rp 36.462.550.971,-  Post Views: 462

  • Dana Desa Berpeluang Sejahterakan Masyarakat

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dana desa dapat menjadi peluang untuk menyejahterakan masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat, dan anggaran dari pemerintah untuk menguatkan energi di Indonesia. Mengingat, puluhan tahun lagi dunia akan kehabisan energi, dan akan muncul krisis energi, air, dan pangan. Post Views: 387

  • Aliran Uang ke Sumsel Meningkat

    • calendar_month Ming, 27 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    PALEMBANG — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatra Selatan (Sumsel) menyatakan bahwa aliran uang ke provinsi ini mulai meningkat sejak awal tahun seiring dengan gencarnya pembangunan infrastruktur menjelang Asian Games 2018. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Hamid Ponco mengatakan, secara total dari triwulan satu hingga tiga, total uang masuk (inflow) di Sumsel pada 2015 […]

expand_less