Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Antara Psikoanalisis dan Hipnoanalisis

Antara Psikoanalisis dan Hipnoanalisis

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
  • visibility 147

MENGAPA HIPNOANALISIS?
Pentingnya mempelajari dan mempraktikkan hipnoanalisis

Muhammad Fakhrun Siraj

Tepat bulan September 2021 ini, saya sudah tiga tahun mengajar psikoanalisis di Magister Psikologi Profesi di sebuah kampus swasta ternama Surabaya. Dalam kehidupan kampus, saya dikenal sebagai “orang yang sangat psikologis”, menolak pragmatisme dalam psikoterapi, dan mengkampanyekan kesehatan mental sebagai gaya hidup berkesadaran.

Mengetahui bahwa kemarin saya baru saja dikukuhkan sebagai Trainer Hipnosis dan Hipnoterapi berlisensi IHC dan PKHI, tampaknya memancing perhatian dari dosen-dosen senior.

“Bukankah Pak Fakhrun seharusnya kontra dengan mereka? Penelitian mereka mengejek efektivitas psikoanalisis hanya 30an% setelah ratusan sesi,” tanya seorang dosen.

Saya tersenyum dan menjawab, “Data itu benar adanya. Persisnya 38% untuk 600 sesi psikoanalisis. Ya, begitulah adanya.”

Mereka menatap keheranan, “Jadi benar psikoanalisis tidak efektif?”

“Oh bukan itu maksudnya. Survey yang dilakukan Alfred Barrios hanya memperbandingkan jumlah sesi dan kecepatan pemulihan antara hipnoterapi, terapi perilaku, dan psikoanalisis. Bukan memperbandingkan efektivitasnya,” jawab saya.

Saya pun melanjutkan penjelasan bahwa survey Barrios itu tidak imbang dari segi populasi yang ditangani masing-masing terapi, tidak jelas juga apa saja keluhan dari klien. Psikoanalisis banyak menangani gangguan kepribadian, sementara hipnoterapi cenderung pada masalah cara berpikir. Itu jelas dua variabel yang sangat berbeda. Survey Barrios tidak apple-to-apple . Dan yang paling penting, itu adalah data tahun 1970. Jangan berpikir bahwa apa yang dulu bisa menyembuhkan, sekarang masih bisa berlaku. Faktanya, sebagian besar terapi yang dulunya efektif, sekarang sedang terjun bebas.

Penelitian yang benar-benar sebanding untuk meninjau efektivitas terapi baru dilakukan tahun 2015 kemarin. Mulai dari psikofarmakoterapi, terapi hipnosis, terapi perilaku-kognitif, psikologi klinis, hingga psikoanalisis, diperbandingkan tingkat efektivitasnya dalam menangani kasus depresi kronis. Hasilnya, hanya psikoanalisis yang efektivitasnya permanen. Seluruh terapi lainnya dapat membantu namun efeknya hanya bertahan lima bulan setelah terapi diakhiri.

“Lalu mengapa Pak Fakhrun masuk ke hipnosis?,” sahut mereka.

“Ada yang namanya hipnoanalisis. Ini adalah pendekatan terapi yang sangat cantik dan elegan, paduan antara hipnosis dan psikoanalisis. Hebatnya lagi, hipnoanalisis memiliki efek permanen seperti psikoanalisis, namun dengan jumlah sesi yang lebih sedikit,” jawab saya.

Seorang dosen mengatakan, “Ya, saya pernah mendengar hipnoanalisis. Seperti Adi W. Gunawan itu kan ya?”

Dengan lugas saya katakan, “Tidak. Pak Adi berpikir itu hipnoanalisis, padahal bukan sama sekali. Apa yang dia jelaskan adalah terapi regresi dan itu bukan hipnoanalisis. Terapi regresi itu masih bagian dari hipnoterapi. Klien dibawa ke masa lalu, mengingat pengalaman traumatis, lalu diedukasi ulang. Itu hipnoterapi, bukan hipnoanalisis.”

“Lalu bagaimana hipnoanalisis bekerja?”

Saya mulai menjelaskan, “Sama dengan psikoanalisis, namun menggunakan hipnosis. Salah satu tekniknya adalah induksi mimpi. Klien dihipnosis kemudian disugestikan untuk tidur dan bermimpi selama kurang lebih 10 menit. Mimpi yang muncul kemudian diekspresikan secara otomatis, entah melalui tulisan, gambaran, permainan, drama, atau bisa juga asosiasi bebas. Mimpi ini kemudian ditafsirkan dengan serangkaian metode untuk menumbuhkan kesadaran terhadap gangguan yang dialaminya. Bukan sugesti yang menyembuhkan, tapi interpretasi yang merangsang kesadaran, itu yang menyembuhkan.”

Saya menambahkan, “Terapi regresi dan hipnoanalisis juga berbeda dari segi teori. Yang sudah lihat Live Instagramnya dr. Ryu Hasan, dia mengatakan hipnosis itu bohong, ingatan di masa lalu tidak bisa diangkat kembali, apalagi ingatan sebelum kehidupan ( past-life ). Itu kritik untuk terapi regresi dari tahun 1950an. Hipnoanalisis justru melampaui semua kritik itu. Dasar ilmiah teorinya lebih mapan, dan tekniknya lebih kukuh.”

Seorang profesor yang diam-diam mendengarkan perbincangan kami menimpali, “Jika pendekatan itu [hipnoanalisis] diterima dan dipraktikkan oleh mereka [juru hipnotis dan hipnoterapi], kita akan menemukan saingan yang sepadan!”

“Mungkin kalian harus bersiap-siap dari sekarang karena dalam waktu dekat saya menyiapkan pelatihan khusus untuk mereka,” tutup saya.

Muhammad Fakhrun Siraj

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kereta Bukit Asam Bakal Lewat Tol Kayuagung-Palembang

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Jalur kereta khusus PT Bukit Asam yang mengangkut batu bara bakal melintasi Jalan Tol Kayuagung, Palembang dan Betung (Kapal Betung), Sumatera Selatan sehingga akan dibuatkan jalan layang (flyover). Tim Teknis PT Bukit Asam Sarjono di Kayuagung, Kamis, mengatakan perusahaan akan membangun jalur khusus batubara sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas Tol […]

  • Ini Harapan Kepada Kapolres Musi Rawas yang Baru

    • calendar_month Sen, 12 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Acara pisah sambut antara Kapolres Musi Rawas yang lama AKBP Bayu Dewantoro kepada yang baru AKBP Suhendro, berlangsung sukses, Senin (12/11) di Mapolres setempat. AKBP Bayu Dewantoro menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama para perwira dan staf Polres selama kepemimpinannya. Serta meminta maaf atas segala kekurangan, karena sebagaimana manusia tentu tidak ada […]

  • Guru Honor 1 Tahun diangkat K2, Hingga Kini Diduga Tidak Masuk Kerja

    Guru Honor 1 Tahun diangkat K2, Hingga Kini Diduga Tidak Masuk Kerja

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Proses pengangkatan honor guru K2 diduga masih ada kecurangan dari oknum tertentu demi untuk mencapai tujuan. Sumber Jurnalindependen.com menyampaikan, Rabu (26/08/2015) bahwa ada salah satu oknum guru disalah satu sekolah di Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas sejak bekerja menjadi guru tidak pernah masuk, bahkan sesama guru sendiri tidak tahu siapa sebenarnya […]

  • Presiden Jokowi Berharap Asian Games Sukses dan Prestasi Untuk Indonesia

    • calendar_month Sen, 7 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    ASIAN Games 2018 merupakan kesempatan emas sekaligus momentum terbaik bagi kita untuk mempromosikan Indonesia di mata dunia. Tahun ini, Indonesia dipercaya untuk menjadi tuan rumah bagi ajang kompetisi olahraga tertinggi di Asia ini yang secara resmi akan dibuka pada 18 Agustus 2018. Dengan mempertandingkan 40 cabang olahraga yang akan diikuti oleh para atlet dari 45 […]

  • Bimtek Kominfo, Inspirasi ASN Kelas Dunia

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BENGKULU-  Kabid Komunikasi dan Informasi Dinas Kominfo Kabupaten Musi Rawas Utara,  Surisman Jaya mengikuti bimbingan teknis pelaksanaan urusan pemerintahan Bidang Komunikasi dan Informatika Sub Urusan Informasi dan Komunikasi Publik, selama dua hari, di ballroom hotel Santika Provinsi Bengkulu,  Kamis (29/3). Pada Bimtek yang diselenggarakan Kementrian Kominfo dan bekerjasama dengan Provinsi Bengkulu ini,   Kabid Kominfo, Surisman Jaya […]

  • PLN Siap Ganti KWH Meter Gratis Akibat Banjir

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Sejak awal Januari 2020, seluruh petugas teknis PT PLN Rayon Muara Beliti siaga antisipasi gangguan listrik akibat banjir. Bahkan, PLN juga berkomitmen siap ganti KWH meter pelanggan yang rusak terendam banjir tanpa biaya. Peryataan ini disampaikan, Manager PLN Rayon Muara Beliti Zera Fitrizon ketika dibincangi sejumlah wartawan diruang kerjanya, Senin (27/01/2020) siang. […]

expand_less