Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kami » Istilah ‘Bude’ atau ‘Pakde’ Tak Ada Lagi Usai Pilkada

Istilah ‘Bude’ atau ‘Pakde’ Tak Ada Lagi Usai Pilkada

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
  • visibility 135

PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Musi Rawas (Mura) telah usai, bahkan tidak lama lagi akan pelantikan Bupati/Wakil Bupati (Wabup) terpilih.

Pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020 lalu yang diikuti hanya 2 Pasangan Calon (Paslon) menjadikan masyarakat Mura seolah terbelah dua. Bagaimana tidak, masyarakat beda pilihan antara Paslon Bupati/Wabup No. urut 01, Hj Ratna Machmud – Hj Suwarti (Ramah Berarti) dan Paslon No. urut 02, H Hendra Gunawan – H Mulyana (H2G Mulya). Bahkan untuk tingkat masyarakat bawah bisa terjadi keributan dan masalah karena beda pilihan.

Dua Paslon ini sering dijuluki Bude dan Pakde. Setidaknya dikalangan LSM dan wartawan, santer istilah Bude dan Pakde digunakan dalam perdebatan maupun guyonan hik hik hiks…… di media sosial, warung kopi, kantin maupun trotoar jalan. Istilah Bude melekat dengan Paslon No. 01 sedangkan istilah Pakde melekat pada Paslon No. 02.

Alhamdulillah, pilkada sukses digelar dan dalam keadaan aman. Kini telah selesai, sudah diketahui pemenang pilkada bahkan DPRD Mura telah menggelar Rapat Paripurna Umumkan Penetapan Paslon Bupati/Wabup masa bhakti 2021 – 2026 pada Jum’at (22/01/2021).

Paslon No. urut 01, Hj Ratna Machmud – Hj Suwarti dengan perolehan 112.843 suara mengungguli rivalnya Paslon No. urut 02, H2G – H Mulyana dengan perolehan 104.939 suara. Selisih antara masing-masing calon mencapai  7.804 suara. Total suara sah mencapai 217.782. Total suara tidak sah mencapai 5.579. (Sumber : KPU Mura).

Bupati/Wabup terpilih bisa kita anggap merupakan takdir dan pilihan rakyat. Dan Bupati/Wabup terpilih ini adalah pemimpin masyarakat/warga di wilayah Kabupaten Mura baik yang telah memilihnya di TPS atau tidak.

Bupati/Wabup yang terpilih adalah milik seluruh masyarakat Mura, bukan hanya milik relawan. Karena itu, ‘Ramah Berarti’ bukan hanya Bupati/Wabup Relawan, tapi Bupati/Wabup Musi Rawas.

Para relawan, secara hakekatnya sudah bubar, karena sejatinya relawan berjuang menyukseskan calon yang didukungnya terlepas menang atau tidak, setelah itu tinggal tertaut hubungan pribadi, pertemanan atau bisa juga karena ‘Kance Lame’. Selain itu, yang namanya relawan adalah pejuang yang ikhlas dari namanya saja diperkirakan tidak akan terlalu memaksakan pamrih yang besar, walau demikian tetap perlu balas budi, Bos.

Pemerintah beserta aparatur negara bersama stakeholder dan tokoh masyarakat maupun tokoh agama diharapkan dapat merajut kembali hubungan antar masyarakat yang pernah terbelah saat pilkada.

Tidak ada lagi istilah Bude atau Pakde, tidak ada istilah 01 atau 02 lagi. Sebaiknya saling memaafkan dan tidak saling mendendam, hendaknya bersama dan gotong royong membangun Musi Rawas yang lebih baik kedepan. Semoga dan Tersemoga. Kepada Ramah Bararti Kami ucapkan Selamat, Semoga Amanah dan dapat membawa Musi Rawas semakin Maju dan Sejahtera masyarakatnya. Aamiin.

Penulis/Editor : Faisol Fanani (Pemimpin Redaksi)

Tulisan ini merupakan OPINI REDAKSI.

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi Kinerja dan Kebijakan APBD Prov. Sumatera Selatan

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Catatan Akhir Tahun 2014 Kajian/Analisis Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) – Sumsel. Oleh : Nunik Hadayani (Koord. Sumsel)   Sebagaimana telah diatur dalam konstitusi kita pada UUD 1945 terutama pada pasal 23 ayat 1 yang berbunyi Anggaran pendapatan dan belanja negara sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara ditetapkan setiap tahun dengan undang-undang dan dilaksanakan […]

  • Besok,  27 Kepala OPD Dipanggil

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Ikuti Uji Kesesuaian Jabatan Tim Akademisi MUSIRAWAS- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura, kembali akan lakukan evaluasi kinerja para pejabat perangkat daerah. Dimana, Besok (16/5) sebanyak 27 Pejabat Eselon II menjabat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dipangil guna mengikuti uji kesesuai jabatan dilasungkan Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKSDM).  Kegiatan uji kesesuai jabatan sendiri, dibetuk berdasarkan […]

  • Adu Wawasan, 13 Regu Subsatker Polres Ikuti Cerdas Cermat

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Guna mengasah kemampuan personil, terutama penguasaan terhadap ilmu kepolisian. 13 regu berasal dari subsatker jajaran Polres Mura, adu wawasan turun bertanding perlombaan cerdas cermat semarak Hut Bhyangkara ke 73 tahun. Kamis (27/6) siang. Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kabag Sumda Kompol Alpiansyah Putra menegaskan sebagaimana bertujuan penting berikan semangat sekaligus mengasah […]

  • Peringatan Hari Hak Untuk Tahu Implementasi UU KIP

    • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Pontianak – Peringatan Hari Hak Untuk Tahu se-dunia merupakan bagian dari implementasi undang undang keterbukaan informasi publik no.14 tahun 2018. Begitu yang diungkapkan Staf Ahli Gubernur Kalbar bidang Sumber Daya Masyarakat, Syawal Bondoreso, mewakili Gubernur Kalbar saat membuka acara Hari Hak untuk Tahu (Right To Know Day) Internasional 2018 di Gedung Annex, Auditorium Universitas Tanjungpura Pontianak […]

  • Presiden Sapa Warga Riau di Mal

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DALAM kunjungan kerjanya ke Provinsi Riau, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk menyapa masyarakat sekitar sambil berbelanja. Presiden berkunjung ke Mal Ciputra Seraya, Pekanbaru, pada Selasa, 8 Mei 2018. Presiden datang sekitar pukul 20.29 WIB dengan mengenakan jaket Asian Games dan celana hitam. Kedatangan Presiden yang didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, membuat suasana mal lebih […]

  • Exit Meeting BPK, Bupati Mura Apresiasi Kinerjanya

    Exit Meeting BPK, Bupati Mura Apresiasi Kinerjanya

    • calendar_month Sel, 18 Apr 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud memberikan apresiasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah bekerja sama dan telah melaksanakan pemeriksaan keuangan di Kabupaten Musi Rawas. “Periode tahun ini kita berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas dapat kembali menerima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ungkap Bupati Ratna Machmud saat Exit Meeting […]

expand_less