Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Syafii Efendi : Nikah Muda, Nikah Kaya Tanpa Pacaran, Kenapa Tidak?

Syafii Efendi : Nikah Muda, Nikah Kaya Tanpa Pacaran, Kenapa Tidak?

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
  • visibility 81

LUBUKLINGGAU – | Syafii Effendi pembicara Nasional, Trainer dan Motivator Muda terkemuka di Indonesia melarang pacaran. Alasan ini dikemukakan karena pacaran dapat menghambat fokus menuju sukses.

“Budaya pacaran sering dipertontonkan di TV, Youtube dan dari sumber lain. Secara tidak sadar ini merusak fokus kemandirian kita. Demikian juga musik-musik yang kita dengar, secara tidak sadar masuk ke alam pikiran dan menjadi keyakinan. Seharusnya apa yang kita tonton, dengar sesuai dengan fokus atau tujuan kita.

Mau sukses mandiri harus bisa lakukan perubahan besar, tidak dikotori dengan input-input yang tidak produktif dari luar kita,” ungkap Syafii Efendi kepada peserta Seminar Nasional Character Building Winning Mentality For Industrial Revolution 4.0, di Gedung Bagas Raya Lubuklinggau, Kamis siang (29/08).

Pembicara Nasional yang juga Presiden of OIC Youth Indonesia yakni organisasi pemuda Islam untuk Indonesia ini, mengajak sekitar 1.200 lebih peserta dari berbagai SLTA di Lubuklinggau dan Musi Rawas untuk fokus melihat masa depan yang lebih baik dan cerah dengan menjaga pikiran dan hati.

“Nikah muda, nikah kaya tanpa pacaran kenapa tidak. Karena ini suatu keniscayaan.

Coba lihat kebanyakan orang yang kita amati, belum mandiri malah pacaran. Akan terlihat kere miskin tidak punya apa-apa malah akhirnya nikah dalam keadaan seperti itu morat marit,” katanya.

Bertekad dan bisa sukses diusia muda, sambungnya kemudian menikah tanpa pacaran itu kebanggaan. Dengan mengejar fokus mandiri diusia muda, maka nikah muda bisa dicapai. Sehingga usia kita tidak terpaut terlalu jauh dengan anak.

“Sekali lagi, anda jangan pacaran, karena merusak fokus menuju kemandirian anda diusia muda. Anda setuju?” Tanya Syafii Efendi

Dan dijawab peserta dengan semangat, “Setujuuu.”

“Yang difokuskan kemandirian dan sukses diusia muda, supaya ketika menikah sudah matang persiapan masa depan termasuk nantinya mendidik dan menyekolahkan anak.

Kita masih muda, sementara anak-anak mulai tumbuh dewasa. Bukan menikah sudah tua, punya anak, tapi kita sudah tidak ada daya upaya lagi karena sudah sangat tua. Bisa-bisa kita dibilang kakeknya atau neneknya dari anak kita,” kata Syafii Efendi.

Sementara, Ketua Projects Wawan Asri mewakili DPD Wimnus Sumatera Selatan mengatakan, seminar ini memberikan wawasan kepada peserta tentang pentingnya pemuda menghadapi era teknologi atau revolusi industri 4.0

“Seminar ini yang kesekian kalinya dilaksanakan di seluruh Indonesia, dimana setelah ini Syafii Efendi yang juga penulis 8 buku best seller ini, akan terus memotivasi pemuda di berbagai daerah lainnya di Indonesia, setelah Lubuklinggau dirinya dijadwalkan memberikan motivasi kepada pemuda di Jambi dan Riau

Hadir dalam seminar tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani mewakili Walikota. Mewakili Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau. Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) dan para dosen. Guru-guru SLTA di Lubuklinggau dan Musi Rawas serta sekitar 1.200 peserta pelajar SLTA. | *

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kebur Desak Bupati Tuntaskan Masalah di Desa

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Aliansi Masyarakat Kebur mendesak Bupati Musi Rawas agar dapat menyelesaikan permasalahan di desa mereka. Puluhan warga Desa Kebur tersebut menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Musi Rawas, Senin (25/09) dengan mengajukan tuntutan diantaranya, meminta usut tuntas dugaan pelanggaran harga raskin di Desa Kebur. Kemudian meminta Bupati segera membangun Kantor Desa Kebur, segera […]

  • Jembatan Kurup Ditarget Akhir Tahun Ini Selesai

    • calendar_month Kam, 4 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    BATURAJA – Jembatan Kurup, di kawasan Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sampai saat ini belum selesai dibangun. Pengguna jalan khususnya tujuan Baturaja-Palembang (sebaliknya,red) masih harus tetap menggunakan jalan alternatif Cor Beton di Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat. Dari informasi yang diterima dilapangan kondisi jalan cor beton ini dikeluhkan pengguna jalan. Pasalnya selain mengalami […]

  • KPK Tetapkan Lagi Tersangka Kasus Wisma Atlet Jakabaring

    • calendar_month Sen, 21 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 Desember 2015. Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2010-2011, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan DP (Direktur Utama PT. DGI) sebagai tersangka. Tersangka DP diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan […]

  • Tingkat Kemiskinan Muratara Tertinggi di Sumsel

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Persentase tingkat kemiskinan di Sumatera Selatan pada 2017 karena berbagai faktor berada di Kabupaten Musi Rawas Utara yaitu mencapai 19,49 persen, kata  karena berbagai faktor. kata Kepala Bappeda Sumsel Ekowati Retnaningsih. Sedangkan diurutan kedua adalah  Kabupaten Lahat dengan persentase 16,81 persen, dan posisi ketiga Kabupaten Musi Banyuasin dengan persentase mencapai 16,75 persen, kata […]

  • Desa di Mura Prioritas Pengunaan DD Inovasi Desa 

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Realisasi program bantuan pemerintah pusat, yakni peyaluran dana desa (DD) sudah masuk tahun ke lima. Sebagai evaluasi, tentunya masing-masing desa mampu memprioritaskan pengunaan DD tidak hanya fokus pembangunan desa melainkan upaya mengarah Inovasi Desa. Hal itu disampaikan, Kepala DPMD Mura Mefta Jhoni didampingi Kabid Fasilitasi Perencaan Keuangan Desa Andrianto ketika dibincangi […]

  • Ahli: Pelarangan Penggunaan GPS Untuk Melindungi Masyarakat

    • calendar_month Jum, 8 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setiap bagian dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) yang mengandung unsur penindakan didasarkan atas pada niatan melindungi masyarakat dari dampak negatif yang muncul dari kejadian kecelakaan. Hal ini disampaikan Danang Parikesit dalam keterangannya sebagai ahli yang dihadirkan Polri pada sidang lanjutan uji materiil aturan penggunaan […]

expand_less