Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Layanan SIM Lumpuh, Dipicu Pengerjaan Proyek Merusak Cabel Fiber Optik 

Layanan SIM Lumpuh, Dipicu Pengerjaan Proyek Merusak Cabel Fiber Optik 

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
  • visibility 141

MUSI RAWAS – | Layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polres Mura, terpaksa sementara berhenti beroperasi. Lumpuhnya aktivitas layanan SIM, dipicu rusaknya jaringan Internet di duga karena kelalaian pihak kontraktor lakukan penggalian mengakibatkan rusaknya keberadaan cabel fiber optik milik PT. Telkom Indonesia beserta sejumlah fasilitas umum (Fasum) lainnya.

Mirisnya lagi, dampak besar sangat dirasakan ialah puluhan pemohon SIM mesti kecewa karena tidak bisa melakukan aktivitas mengurus pembuatan maupun perpanjang SIM. 

Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kasatlantas Polres Mura, AKP Dani Prasetya menjelaskan terhentinya aktivitas pelayanan kepolisian bagi pemohon SIM telah terjadi sejak tiga hari yang lalu. Adapun, terganggunya pelayanan dikarenakan terputusnya cabel fiber optik merupakam penyalur sumber jaringan Internet.

“Benar layanan SIM terganggu, akan tetapi lumpuhnya layanan SIM ini, bukan karena kerusakan sistem online dari Koorlantas. Melainkan terputusnya cabel jaringan internet,” terang Kasatlantas Dani Prasetyo ketika dibincangi ruang kerjnya. Senin (28/8) siang.

Tidak hanya itu, akibat kerusakan jaringan tentunya sangat berpengaruh besar kepada pemohon SIM. Baik, pemohon baru dan perpanjangan SIM.

“Kita sudah kirim surat resmi kepada PT Telkom agar segera melakukan perbaikan. Dan pihaknya meminta PT Telkom mengeluarkan surat pemberitahuan agar tidak terjadi komplain masyarakat akibat layanan SIM lumpuh,” bebernya.

Untuk itu, Dani sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut dan meminta agar kontraktor pembangunan untuk berhati-hati dalam mengerjakan proyek. Jangan sampai merusak fasum dan merugikan masyarakat banyak seperti saat ini. Lakukan kajian terhadap keberadaan fasum yang ada jangan sampai merusak dan merugikan masyarakat.

“Kalau terakhir informasi  yang kita terima. Memang, pihak PT Telkom sedang melakukan perbaikan. Akan tetapi semuanya mesti memakan waktu selama enam hari. Karena, kerusakan jaringan internet fiber optik terjadi di enam lokasi dengan total kerusakan 100 titik jaringan yang rusak,” tandasnya.

Sementara itu, Yudi (30) warga Sukakarya mengaku kecewa karena tidak bisa melakukan perpanjangan SIM. “SIM aku mau habis masa berlakunya. Tidak bisa diperpanjang karena layanan SIM rusak akibat jaringan internet putus. Kami, dirugikan karena harus membuat SIM baru lagi karena sudah lewat masa berlakunya,” kata Yudi.

“Jangan, akibat rusaknya jaringan internet masyarakat kecil seperti kami dirugikan. Seharusnya, tidak terjadi hal seperti ini,”tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Penyerahan Pemkot, Muhammadiyah Mulai Kelola ICM

    • calendar_month Sab, 25 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com – Pasca penyerahan lahan ICM dari Pemkot Lubuklinggau ke Persyarikatan Muhammadiyah hingga kini mulai lakukan pembenahan. Termasuk beberapa aset yang terdapat pada lahan yang diserahkan tersebut, diantaranya Auditorium, gedung eks SMA dan SMP termasuk TK dan puluhan rumah/asrama eks santri yang ditempati warga. Sebagai caretaker pengurus ICM yang baru, H Syamsul Anwar mengajak […]

  • Kepentingan Jalan Nasional di OKU Selatan

    • calendar_month Sen, 15 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    PAlEMBANG – Anggota Komisi V DPR Hanna Gayatri mendorong percepatan pembangunan jalan nasional di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) Provisi Sumatera Selatan. Pasalnya, saat ini OKU Selatan merupakan satu-satunya wilayah di Sumsel yang tidak memiliki jalan nasional. Pembangunan jalan nasional ini diajukan oleh Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Badan […]

  • Harta Karun Kapal Marcopolo Tenggelam di Laut Indonesia?

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perairan Indonesia tak hanya kaya akan beragam jenis spesies hewan serta tumbuhan lautnya yang indah. Nyatanya, negara maritim ini juga menyimpan harta karun bawah laut yang tak ternilai harganya. Post Views: 451

  • Modal Sosial Kunci Pembangunan Desa

    • calendar_month Jum, 30 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kunci sukses pembangunan di desa adalah partisipasi masyarakat. Hal itu dikatakan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo saat menjadi pembicara kunci dalam dialog Teras Kita yang diselenggarakan KAGAMA dan KOMPAS dengan tema “Mewujudkan Masyarakat Desa Mandiri” di kantor Kemendes PDTT di Jakarta, Kamis (29/3). “Dengan dialog […]

  • Ketua DPRD Lubuklinggau Minta Warga Jangan Demo, Terkait Lapdu DAS Kelingi

    Ketua DPRD Lubuklinggau Minta Warga Jangan Demo, Terkait Lapdu DAS Kelingi

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya minta warga jangan demo karena ini sudah masuk tahun politik, tapi datang saja ke kantor. Hal ini dia sampaikan terkait tuntutan warga Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 terhadap dugaan pengrusakan lingkungan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kelingi, Selasa (22/8/2023) di halaman […]

  • Jokowi Akan Umumkan Nasib BG Setelah Keluar Keputusan Praperadilan

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap akan menunggu hasil sidang praperadilan untuk memutuskan apakah Komjen Budi Gunawan akan dilantik atau tidak sebagai Kapolri. “Beliau mengatakan tunggu hasil praperadilan, ya kita tunggu saja,” ujarnya di Istana Negara, Kamis (12/2). Karena jadwal sidang pra peradilan […]

expand_less