Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Layanan SIM Lumpuh, Dipicu Pengerjaan Proyek Merusak Cabel Fiber Optik 

Layanan SIM Lumpuh, Dipicu Pengerjaan Proyek Merusak Cabel Fiber Optik 

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
  • visibility 95

MUSI RAWAS – | Layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polres Mura, terpaksa sementara berhenti beroperasi. Lumpuhnya aktivitas layanan SIM, dipicu rusaknya jaringan Internet di duga karena kelalaian pihak kontraktor lakukan penggalian mengakibatkan rusaknya keberadaan cabel fiber optik milik PT. Telkom Indonesia beserta sejumlah fasilitas umum (Fasum) lainnya.

Mirisnya lagi, dampak besar sangat dirasakan ialah puluhan pemohon SIM mesti kecewa karena tidak bisa melakukan aktivitas mengurus pembuatan maupun perpanjang SIM. 

Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kasatlantas Polres Mura, AKP Dani Prasetya menjelaskan terhentinya aktivitas pelayanan kepolisian bagi pemohon SIM telah terjadi sejak tiga hari yang lalu. Adapun, terganggunya pelayanan dikarenakan terputusnya cabel fiber optik merupakam penyalur sumber jaringan Internet.

“Benar layanan SIM terganggu, akan tetapi lumpuhnya layanan SIM ini, bukan karena kerusakan sistem online dari Koorlantas. Melainkan terputusnya cabel jaringan internet,” terang Kasatlantas Dani Prasetyo ketika dibincangi ruang kerjnya. Senin (28/8) siang.

Tidak hanya itu, akibat kerusakan jaringan tentunya sangat berpengaruh besar kepada pemohon SIM. Baik, pemohon baru dan perpanjangan SIM.

“Kita sudah kirim surat resmi kepada PT Telkom agar segera melakukan perbaikan. Dan pihaknya meminta PT Telkom mengeluarkan surat pemberitahuan agar tidak terjadi komplain masyarakat akibat layanan SIM lumpuh,” bebernya.

Untuk itu, Dani sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut dan meminta agar kontraktor pembangunan untuk berhati-hati dalam mengerjakan proyek. Jangan sampai merusak fasum dan merugikan masyarakat banyak seperti saat ini. Lakukan kajian terhadap keberadaan fasum yang ada jangan sampai merusak dan merugikan masyarakat.

“Kalau terakhir informasi  yang kita terima. Memang, pihak PT Telkom sedang melakukan perbaikan. Akan tetapi semuanya mesti memakan waktu selama enam hari. Karena, kerusakan jaringan internet fiber optik terjadi di enam lokasi dengan total kerusakan 100 titik jaringan yang rusak,” tandasnya.

Sementara itu, Yudi (30) warga Sukakarya mengaku kecewa karena tidak bisa melakukan perpanjangan SIM. “SIM aku mau habis masa berlakunya. Tidak bisa diperpanjang karena layanan SIM rusak akibat jaringan internet putus. Kami, dirugikan karena harus membuat SIM baru lagi karena sudah lewat masa berlakunya,” kata Yudi.

“Jangan, akibat rusaknya jaringan internet masyarakat kecil seperti kami dirugikan. Seharusnya, tidak terjadi hal seperti ini,”tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Dinilai Abai Atasi Karhutla

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat setidaknya terdapat 328.724 hektar lahan di Sumatera dan Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Adapun lokasi dari karhutla berada di berbagai daerah diantaranya Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, dengan penyebab utama sebesar 99 persen adalah akibat […]

  • Jokowi Akan Umumkan Nasib BG Setelah Keluar Keputusan Praperadilan

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap akan menunggu hasil sidang praperadilan untuk memutuskan apakah Komjen Budi Gunawan akan dilantik atau tidak sebagai Kapolri. “Beliau mengatakan tunggu hasil praperadilan, ya kita tunggu saja,” ujarnya di Istana Negara, Kamis (12/2). Karena jadwal sidang pra peradilan […]

  • Update Info Covid-19 Sumsel, 09/05/2020 Bertambah 51 orang Positif

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Konferensi Pers secara Virtual Perkembangan Covid-19 terbaru di Sumatera Selatan hari ini (Sumsel Command Center, Sabtu 09/05/2020). Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Juru bicara Covid-19 Prov Sumsel, dr. Zen Ahmad, menyampaikan Konferensi Pers secara Virtual di depan awak media update status per hari Sabtu 09 Mei 2020 sebagai berikut : Jumlah […]

  • Demi Menyukseskan Pilkada Musi Rawas,Bupati Ratna Machmud Gelar Dzikir dan Doa Bersama

    Demi Menyukseskan Pilkada Musi Rawas,Bupati Ratna Machmud Gelar Dzikir dan Doa Bersama

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud Dzikir dan Doa Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Alim Ulama Kabupaten Musi Rawas, di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Senin (25/11/2024). Ratna Machmud mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Alim Ulama atas terselenggaranya acara dzikir […]

  • Perebutan Lahan Parkir, Hukuman 4 Bulan Oknum TNI Dipertanyakan

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com — Masalah penembakan oleh oknum TNI dengan senjata api Standard perang jelas ada unsur kesengajaan. Apalagi jelas jelas ini masalah perebutan lahan parkir, tutur Dadang, Ketua Umum Majelis Mujahidin Indonesia, Selasa (17/11/2015). “Lahan Parkir adalah PAD Palembang dan merupakan Hak dan Tanggung Jawab Walikota sebagai pemegang otonomi daerah, Dipilih oleh seluruh Rakyat Palembang. Dalam UU […]

  • Telkomsel Diminta Fasilitasi Signal GSM Lebih Stabil

    • calendar_month Kam, 26 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Frekuensi signal GSM di lingkungan perkantoran Pemkab Musi Rawas Muara Beliti belum stabil alias masih naik turun. Kondisi ini menyebabkan banyak usulan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pihak operator memaksimalkan signal GSM di wilayah itu. Menanggapi usulan ini, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Musi Rawas langsung berkoordinasi ke pihak operator, salah […]

expand_less