Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Instruksi Gubernur Tetap Waspada, Cegah Karhutla

Instruksi Gubernur Tetap Waspada, Cegah Karhutla

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
  • visibility 121

JAKARTA – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menginstruksikan para kepala daerah dan pihak terkait di Sumsel  untuk tetap waspada dan terus sigap  dalam  penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini penting dilakukan agar jangan  sampai kejadian kebakaran parah yang terjadi di tahun 2015 terulang kembali.

“Instruksi Presiden hari ini dalam pengendalian karhutla titik beratnya adalah di dalam pencegahan, karena tentunya di masing-masing provinsi serta kabupaten mempunyai masalah sendiri-sendiri,” ujar Herman Deru usai ditemui rapat koordinasi pengendalian karhutla di Istana Negara, Selasa (6/8).

Dikatakan Herman Deru bahwa Sumatera Selatan terdapat lahan-lahan yang tidak produktif sehingga sangat rawan terjadinya titik api (hotspot) pada lahan tak terpakai yang akan memacu penyebaran api sehingga kebakaran besar terjadi, maka Ia akan menginstruksikan semua jajarannya dan pihak terkait bagaimana cara mengatasi permasalahan serta penanggulangan akan karhutla.

“Setelah kembali dari sini para Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan bupati selaku punya wilayah yang sering terjadi karhutla akan duduk bersama, termasuk pemilik lahan perorangan, salah satunya contoh seperti Ogan Ilir kan perorangan yang punya disamping jalan tol, kita akan berbicara dengan mereka,” ujarnya.

Lanjutnya dalam langkah pencegahan ia sudah mengarahkan kepada seluruh tim pencegah Karhutlah untuk bersosialisasi serta dan menghimbau masyarakat akan bahayanya kebakaran hutan, agar hal-hal tidak dinginkan seperti pembakaran lahan secara besar-besaran tidak terjadi kembali.

“Belajar dari pengalaman kita infrastruktur nya kita sudah siap, dan terakhir mengirimkan sumber daya manusia (SDM) ke desa-desa untuk bersosialisasi, dan di setiap daerah terus dilakukan pengendalian apel siaga,” ujarnya.

Ia juga menekankan,  mencegah tentu lebih baik daripada penanggulangan, Herman Deru menilai masyarakat juga telah mempunyai kesadaran yang baik berkaca dari tahun lalu, maka sangat diharapnya untuk tidak terjadi bencana besar karhutla seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu Presiden Joko Widodo yang  meminta pada pemerintah daerah  dan lembaga terkait di kawasan rawan karhutla  untuk memprioritaskan langkah-langkah pencegahan.

“Yang paling penting pencegahan. Jangan sampai api sudah membesar baru kita bingung menanggulanginya. Kalau sudah gede [api], apalagi di hutan gambut, sangat sangat sulit sekali padamnya,” ucap Presiden Jokowi.

Dalam hal ini, Presiden memerintahkan para gubernur, Panglima Kodam (Pangdam), dan Kapolda untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan pemerintah pusat, Panglima TNI, Kapolri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Restorasi Gambut (BRG) untuk sigap ketika ada titik api baru.

“Pertama, prioritaskan pencegahan melalui patroli terpadu deteksi dini sehingga kondisi harian di lapangan selalu terpantau,” jelas Kepala Negara.

Khusus untuk BRG, Jokowi menekankan pentingnya penataan ekosistem gambut melalui pengecekan secara konsisten. Terutama, dari sisi tinggi permukaan air dan tanah agar gambut bisa tetap basah saat musim kemarau.

Dia mencatat tingkat kerugian akibat karhutla cukup besar yakni sekitar Rp221 triliun dengan lahan terbakar seluas 2,6 juta hektare (ha) pada 2015.

Jika merujuk pada data 2015, tingkat karhutla diklaim turun 81 persen pada tahun ini. Namun, ketika dibandingkan dengan 2018, angka karhutla tahun ini tercatat naik.

“Ini yang tidak boleh. Harusnya tiap tahun turun, turun, turun terus. Menghilangkan total memang sulit, tetapi harus tekan turun,” tegas Presiden.

TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imunitas DPR Untuk Kelancaran Tugas Sebagai Wakil Rakyat

    • calendar_month Sab, 14 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hak imunitas anggota DPR RI bertujuan untuk melindungi dan mendukung kelancaran tugas dan wewenang sebagai wakil rakyat. Hal ini dikemukakan anggota DPR Arteria Dahlan dalam sidang lanjutan uji materiil Undang-Undang  Nomor 17 Tahun 2017 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3), pada Rabu (11/4). Arteria menyebut tujuan pokok hak imunitas parlemen adalah melindungi […]

  • Selang Satu Jam, Dua Warga Muara Lakitan Diringkus Polisi Karena Kasus Narkoba

    • calendar_month Jum, 4 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Personil Sat Narkoba Polres Musi Rawas kembali meringkus Ibu Rumah Tangga ( IRT) di Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas, inisial AY (27) karena diduga menjadi pengedar narkoba. Warga Desa Sidamulya Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas ini diringkus dirumahnya Kamis (03/05) sekitar pukul 10.00 Wib. Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat […]

  • Mendefinisikan Pahlawan Dengan Artian Baru Dinilai Terlalu Cepat

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MUNCULNYA keinginan untuk mendefinisikan pahlawan dengan definisi atau pengertian baru, seperti anti hoaks dan lainnya, dinilai terlalu cepat oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. Alasannya, karena masyarakat belum terlalu mendalami atau mengendapkan dalam perasaan dan pikiran tentang nilai-nilai kepahlawanan sesungguhnya, seperti keberanian, kesukarelawanan, dedikasi, pengabdian, kekuatan hati, kemantapan dan idealisme. Menurut Fahri, internalisasi nilai-nilai […]

  • Serobot Lahan Warga, PT CLBB di Polisikan

    Serobot Lahan Warga, PT CLBB di Polisikan

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Hasani ; “PT.CLBB tebangi kebun saya!” Perusahaan telah semena- mena menebangi kebun karet saya yang produktif dan telah kami sadap. Saat ditanya, mereka mengatakan bahwa lahan itu milik mereka. Ini aneh, karena saya tidak pernah menjual kebun saya itu kepada pihak manapun. Untuk itulah saya melaporkan kasus ini kepada polisi. Demikian dikatakan oleh Hasani (44) […]

  • Miris…………Mahasiswi Gantung Diri

    • calendar_month Rab, 26 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Dalam empat hari, sudah dua kali kejadian gantung diri di Palembang. Korban semuanya perempuan dan berstatus mahasiswi. Kali ini, korbannya Meli Susanti (18). Dia temukan tewas di kontrakannya di Jl Letnan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Palembang,  Selasa (25/4) malam. Saat ditemukan, posisinya tergantung di jendela dengan leher terikat jilbab yang dililit seperti […]

  • Jalan Santai dan Senam Sehat Turut Meriahkan HUT Korpri ke 47

    • calendar_month Jum, 30 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Ribuan masyarakat, pelajar dan PNS tumpah ruah di Taman Beregam Alun-Alun Ibukota Kabupaten Musi Rawas di Muara Beliti, Jum’at (30/11/2018) mengikuti jalan santai dan senam sehat bersama. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian Ulang Tahun Korp Pegawai Negeri (Korpri) ke 45 tahun 2018 yang juga ditandai dengan pemotongan tumpeng HUT Korpri oleh […]

expand_less