Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Pemutakhiran Data Surveilans Gizi Dukung Penanggulangan Stunting

Pemutakhiran Data Surveilans Gizi Dukung Penanggulangan Stunting

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
  • visibility 152

PALEMBANG -| Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainymenghimbau kepada para peserta Pertemuan Orientasi Pemutakhiran Data Surveilans Gizi Provinsi Sumatera Selatan angkatan III untuk memperhatikan kasus stunting.

Sebagaimana diketahui stunting merupakan suatu keadaan dimana panjang/tinggi badan balita dibandingkan umur nya kurang dari minus dua standar deviasi (pendek) dan kurang dari minus tiga standar deviasi (sangat pendek) akibat kekurangan gizi kronis.

Lesty menekankan “kita harus memperhatikan gizi anak kita supaya tumbuh kembang dengan optimal dan anak menjadi sehat dan produktif, ini penting karena semua ingin punya bayi yang sehat, karena kalau tidak sehat pasti tidak produktif,” ujarnya.

Lanjut lagi Lesty mengajak “Mari kita siapkan anak anak yang lahir itu supaya sehat cerdas dan produktif karena hal ini sangat sesuai dengan misi Gubernur Sumsel dan cocok sekali dengan program prioritas kementerian kesehatan RI”. Tutupnya saat membuka acara pertemuan tersebut di Hotel Horison, Rabu (10/7/19).

Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, Dakhlan Choeron dalam materi nya mengatakan “sebelum melakukan entri ke E-PPGBM hal yang perlu diperhatikan adalah melakukan manajemen data terlebih dahulu”. Kata Dakhlan.

Dalam Kesempatan yang sama, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. Lisa Marniyati berpesan kepada seluruh peserta agar tidak henti-hentinya untuk memberikan pendidikan gizi kepada masyarakat,” Kata Lisa.

Ketua Pelaksana kegiatan, Rini Octarina dalam laporan kegiatan ini menjelaskan bahwa “Orientasi Pemutakhiran Data ini dimaksudkan sebagai acuan bagi petugas kesehatan khususnya tenaga gizi dalam kegiatan surveilans gizi untuk memberi perubahan pencapaian kinerja pembinaan gizi masyarakat dan indikator khusus lain, yang diperlukan secara cepat, akurat, teratur dan berkelanjutan dalam rangka pengambilan tindakan segera, perencanaan jangka pendek dan menengah serta perumusan kebijakan” Kata Rini.

Hal ini disampaikan kepada 129 orang peserta yang terdiri dari 10 orang penanggung jawab program gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Kota dan 119 orang petugas gizi puskesmas kab/kota.

Adapun materi yang disampaikan adalah penguatan pusat dan daerah dalam pelayanan kesehatan masyarakat, Kebijakan program kesehatan masyarakat, kebijakan program gizi, evaluasi pelaksanaan surveilans gizi, melalui E-PPGBM (Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) Serta praktek pelaksanaan surveilans gizi. Narasumber materi berasal dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.

TIM MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mura Kurang Terima BPHTB Tahun 2022 Rp433 Juta

    Pemkab Mura Kurang Terima BPHTB Tahun 2022 Rp433 Juta

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemkab Musi Rawas Tahun 2022 menganggarkan Pendapatan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar Rp106.342.468.396,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp15.619.054.299,00 atau 14,69% dari anggaran. Realisasi tersebut turun sebesar Rp2.544.782.051,00 dari tahun sebelumnya sebesar Rp18.163.836.350,00 atau 14,01%. Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Tahun 2021 Nomor […]

  • Kabut Asap di Mura Semakin Parah, Warga Keluhkan Batuk Sakit Tengorokan

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    *Dinkes Klaim Sudah Bagi-bagi Masker MUSI RAWAS – | Bencana kabut asap terjadi di Kabupaten Musi Rawas (Mura), kondisi semakin parah. Kabut asap berasal dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), takhayal kini keluhkan banyak warga mengalami batuk-batuk dan sakit tenggorokan. Sementara itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Mura melalui Dinas kesehatan (Dinkes) mengklaim sudah sejak tiga bulan […]

  • Kordinasi KPK di Lubuklinggau Hari ke-2

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Audiensi dan Koordinasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilanjutkan hari kedua, Rabu (10/10) bersama Kepala Daerah beserta jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau. Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah), Koordinator Wilayah II Korsup Pencegahan KPK Adlinsyah M Nasution menyampaikan kehadirannya ke Lubuklinggau yakni memberikan pendampingan program pencegahan korupsi kepada Lubuklinggau dan daerah sekitar. “Kemudian KPK […]

  • Study Wawasan Pemkab Mura dan FKUB ke Banyuwangi

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    BANYUWANGI – | Guna meningkatkan toleransi kerukunan umat beragama di Kabupaten Musi Rawas, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Musi Rawas melaksanakan study wawasan ke Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan berlangsung selama dua hari 5 – 6 Agustus ini dihadiri Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti, Kepala Kesbangpol H Amra Muslimin, Kepala Seksi Haji dan Umroh […]

  • Musi Rawas Raih 2 Nominasi Penghargaan IGA 2018

    • calendar_month Sab, 8 Des 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Kabupaten Musi Rawas patut berbangga atas keberhasilan daerah ini pada ajangInnovative Government Award (IGA) yang digelar Kementerian Dalam Negeri RI, pasalnya ada dua Nominasi Penghargaan diraih pada ajang bergengsi dan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, Jumat (08/12/2018) di Jakarta. Dua penghargaan IGA 2018 yang diraih diantaranya Terbaik Pertama IGA […]

  • Baru Dikerjakan Sudah Rusak, Diduga Proyek Jalan Desa Tidak Standar

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Proyek Pembangunan Jalan Desa G2 Dwijaya, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musirawas, baru saja selesai dikerjakan sudah banyak yang hancur, padahal proyek tersebut baru selesai dikerjakan. Patut diduga, pelaksanaan proyek tersebut tidak mengacu ke standar PU, itu terlihat dari fisik dilapangan sudah banyak yang retak-retak sehingga menimbulkan garis panjang, mengelupas-lupas sehingga koral telihat dipermukaan, bahkan […]

expand_less