Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemerintahan » 4.602 Honorer Musi Rawas Masuk BPJS Ketenagakerjaan

4.602 Honorer Musi Rawas Masuk BPJS Ketenagakerjaan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 11 Des 2018
  • visibility 116

MUSI RAWAS – Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Musi Rawas, sukses melaunching, sekaligus penandatanganan MOU serta mensosialisasi Peraturan Bupati Musi Rawas Nomor 60 Tahun 2018, tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Katenagakerjaan Bagi Pegawai Honorarium Daerah di Lingkungan Kabupaten Musi Rawas yang dilaksanakan di Gedung BLK Disnakertrans Kabupaten Musi Rawas di Muara Beliti, Selasa (11/12/2018)

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait dengan BPJS Ketenagakeerjaan bagi Honorer Daerah dilingkungan Pemkab Musi Rawas dilakukan oleh Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan diwakili oleh Wabup Mura, Hj Suwarti dan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel, Arief Budianto.

Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti pada kesempatan itu mengatakan, program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi resiko sosial dan ekonomi. Sebab, keselamatan kerja dan kesehatan merupakan faktor yang sangat penting bagi penunjang produktivitas kerja.

Maka dari itu, lanjut Wabup penandatanganan MOU, Launching dan Sosialisasi Peraturan Bupati Musi Rawas Nomor 60 Tahun 2018 untuk memberi pemahaman lebih jauh tentang BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas ikut mendukung kelancaran program jaminan sosial, sebagai upaya pemenuhan kewajiban dalam memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

Selain itu, Wabup mengharapkan peran serta aktif dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas yang mempunyai tenaga honorer daerah, TKS, kontrak untuk didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan meliputi program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Program Jaminan Kematian (JKM).

Hal ini sangat penting untuk memberi perlindungan terhadap pekerja dan keluarganya dari resiko sosial yang disebabkan akibat kecelakaan kerja yang mengancam keselamatan jiwa, kesehatan dan kesejahteraan keluarganya. Sebagai penunjang produktivitas kerja, guna untuk mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Musi Rawas menuju Musi Rawas Sempurna 2021.

Sementara itu, Plt Kepala Disnakertrans Mura H Yapan Selamet mengatakan kegiatan yang dilaksankan hari ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Musi Rawas terhadap pegawai honorarium daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan Perbup Mura Nomor 60 Tahun 2018.

Dikatakanya, sebanyak 4.602 orang masih berstatus pegawai Honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, yang terdiri dari tenaga Administrasi, Pol PP, tagana, TRC Badan Penanggulangan Bencana, Tenaga Produktif dan Tenaga Medis, penjaga malam dan petugas kebersihan di setiap OPD.

Ditempat yang sama, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan kantor wilayah Sumatera bagian selatan Arief Budiarto menyampaikan, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan sudah membicarakan dan merencanakan untuk mengikut sertakan BPJS Ketenagakerjaan bagi pegawai non PNS sebagai bentuk perlindungan ketenagakerjaan bagi seluruh pegaawai di lingkungan pemkab Musi Rawas.

Selain itu Arief mengatakan, dengan ikut serta dalam BPJS Ketenagakerjaan, pegawai akan mendapat perlindungan jaminan kecelakaan kerja. Seandainya jika terjadi maka akan diberikan santunan, dan jika sampai meninggal dunia, itu akan diserahkan oleh ahli warisnya dan bisa mencaai Rp 24 juta. Hal ini bukan untuk menghargai yang meninggal dan tidak, namun mereka yang sebagai tulang punggung pekerja. Sehingga ini memberikan keringanan dan juga kesejahteraan pegawai.

Pertemuan ini selain dihadiri Plt Kepala Disnakertrans Mura H Yapan Selamet, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbangsel Arief Budiarto, pimpinan dan pejabat di OPD Kabupaten Mura danperwakilan honorer di lingkungan kabupaten Musi Rawas juga diserahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan dan Santunan jaminan kematian oleh Wabup Mura dan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel.(*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debit Sungai Meningkat, Mura Waspada Banjir

    • calendar_month Rab, 11 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Menjelang akhir tahun 2019, cuaca ekstrim hujan lebat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Dampaknya debit air sungai meningkat rawan ancaman banjir. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencanan Daerah (BPBD) Mura, Paisol mengimbau masyarqkat terutama yanh bermukim di Daerah Aliran Sungai (Das) untuk waspada terhadap ancaman bencana banjir. “Sudah […]

  • Kesadaran WP Dukung Pembiayaan Pembangunan

    • calendar_month Jum, 12 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Perlunya kesadaran wajib pajak (WP) untuk membayar pajak sangat dibutuhkan untuk mendukung pembiayaan pembangunan. Kabid Pendataan dan Penetapan Pajak Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Musi Rawas, Thomas menyampaikan pajak restoran sudah ditetapkan 10 persen baru tercapai sekitar Rp 860 juta dari target Rp 1,3 miliar tahun ini. Sedangkan […]

  • Turunkan Resiko Stunting, Bupati Pimpin Apel Siaga TPK

    • calendar_month Kam, 12 Mei 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MUARA BELITI – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud pimpin Apel Siaga Nasional Tim Pendampingan Keluarga (TPK) untuk percepat turunkan resiko Stunting di Kabupaten Musi Rawas. Kamis (12/05/2022) di Auditorium Pemda, Muara Beliti. “Apel Siaga TPK merupakan Gerakan Nasional, dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan pendampingan terhadap keluarga berisiko Stunting yang terdiri dari komponen Bidan Desa, […]

  • Tidak Disanksi, Diduga Oknum Guru SMPN 5 Lubuklinggau Lalaikan Tugas Mengajar

    Tidak Disanksi, Diduga Oknum Guru SMPN 5 Lubuklinggau Lalaikan Tugas Mengajar

    • calendar_month Sel, 12 Sep 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Diduga oknum guru SMP Negeri 5 Kota Lubuklinggau inisial SW selama berbulan-bulan tidak bekerja melalaikan tugas sebagai guru di sekolahnya. Info yang ditelusuri media ini, SW tidak masuk kerja demi membuat Laporan Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Untuk menutupi ketidakhadiran SW, maka tugas mengajar dibebankan kepada seorang Staf Honorer Tata Usaha Sekolah […]

  • Fungsi Kontrol Pers untuk Demokrasi Sehat

    • calendar_month Sel, 15 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.co.id – Kesuksesan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Lubuklinggau dan Provinsi Sumatera Selatan merupakan tanggung jawab bersama baik itu KPU, Unsur Forum Komunikasi Daerah serta masyarakat luas. Hal ini disampaikan Ketua Himpunan Jurnalis (HJD), Agus Kurniawan pada Sosialisasi dan Dialog Interaktif Jurnalisme Sehat di Ballroom Hotel Hakmaz Taba Lubuklinggau, Selasa (15/05). Menurut Agus Kurniawan, […]

  • Sistem Proporsional Tertutup Kembali Diusulkan

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    JAKARTA — Dua kali pelaksanaan pemilu dengan sistem pemilihan langsung dinilai berbiaya mahal. Partai politik peserta pemilu akan mengusulkan untuk mengembalikan sistem pemilihan dengan proporsional tertutup. Bahkan, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) juga menganggap sistem pemilihan langsung memiliki banyak kelemahan. Wakil Ketua MPR, Mahyudin mengatakan, salah satu kelemahan paling krusial dari sistem pemilihan langsung ini adalah […]

expand_less