Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kades Benarkan Keterangan Satlak Soal Proyek Pamsimas

Kades Benarkan Keterangan Satlak Soal Proyek Pamsimas

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 12 Des 2017
  • visibility 93

Musirawas – Proyek Pamsimas anggaran Rp. 380 Juta APBN 2017, di Desa Ciptodadi,Kecamatan Sukakarya, Musirawas, Sumatera Selatan, diduga proyek konspirasi (persekongkolan), dimana Bendahara kegiatan Pamsismas di Desa itu anak Pak Kades. Hal ini diakui Sukria Kades Desa Ciptodadi (11/12/2017), dirumah makan Solo, Muara Beliti.

Apa jadi masalah jika anak saya jadi bendahara proyek pamsimas, menurutnya diperbolehkan dan tidak ada masalah, soal aturan dan apa dasarnya saya kurang tahu. Jadi benar kegiatan pamsimas di Desa Ciptodadi bendaharanya anak saya”, Akui Kades.

Lebih lanjut, Sukria membantah soal proyek pamsimas di desa kami dikerjakan kurang volume, karena sudah dikerjakan sesuai dengan prosedur, artinya tidak ada masalah. Kemudian, yang buat laporan SPJ ada pihak desa dan ada dari pihak Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan.

“Ya benar soal laporan SPJ yang disampaikan Cokro Satuan Pelaksana (Saklak), didamping Kelompok Kerja Masyarakat dibuat sebagian dari Desa dan sebagian pihak Dinas PU ”,ungkapnya.

Selain itu, Cokro selaku Satuan Pelaksana (Satlak) didampingi Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Pamsimas, Desa Ciptodadi, (6/12/2017), membantah bahwa proyek  tersebut kurang volume, dan kegiatan itu sudah dikerjakan sesuai RAB.

“Tidak benar, proyek pamsimas di desa kami dikerjakan kurang volume, semua item pekerjaan seperti sumur bor, pondasi tower, cakar ayam dan lainnya kita kerja sesuai RAB serta melibat masyarakat setempat”,ujarnya.

Selanjutnya, ketika disinggung soal SPJ Pamsimas siapa yang buat, Cokro mengatakan bahwa pembuatan laporan tentang SPJ  bukan dari kita semua yang ngerjakan.“Pembuatan SPJ Sebagian dari kami sebagian dari Satker Pamsimas, karena ada hal-hal yang tidak kami mengerti”,Akuinya.

Menurut warga berinisial JJ, (21/11/2017), dalam pelaksanaan proyek Pamsimas di Desa Ciptodadi ada beberapa item pekerjaan diduga kurang volume, meliputi pekerjaan sumur bor kedalaman seharusnya 60 meter hanya dibuat sekitar 35 meter, kedalaman pondasi tower seharusnya 2 meter hanya dibuat 130 meter. Cakar ayam yang dibuat tidak sesuai pada gambar dan kegiatan ini diborongkan orang dari luar desa, warga setempat tidak dilibatkan.

“Dari item pekerjaan yang disebutkan pada saat pelaksanaan warga sudah berkali-kali menegur para pekerja dan Pak Kades, soal proyek sumur bor Pansimas dikerjakan tidak sesuai dengan RAB, banyak item pekerjaan dikerjakan kurang volume,” ujar JJ.

Dikatakannya, sumur bor dibangun kedalaman sesuai RAB, supaya air yang dihasilkan bukan  cekungan air tanah yang mengandung kadar zat besi, seharusnya sumur yang dibor mata air sungai dalam tanah, sehingga tidak mengalami kekeringan jika musim kemarau.“Warga kecewa dan tidak puas sumur bor yang dibuat kedalaman 35 meter, sehingga air yang dihasilkan tidak sesuai yang diharapkan, dikhawatirkan nanti tak bisa mengatasi musim kemarau. Apalagi kini teras atau kaki lima tower sudah retak,” jelas warga itu. (hariandialog.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerimaan BPHTB Pemkot Lubuklinggau Tahun 2022 Kurang Rp127,5 Juta

    Penerimaan BPHTB Pemkot Lubuklinggau Tahun 2022 Kurang Rp127,5 Juta

    • calendar_month Ming, 28 Jan 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Berdasarkan LHP BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Lubuklinggau Nomor 43.B/LHP/VIII.PLG/05/2022, diketahui terdapat permasalahan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) dalam penetapan BPHTB dikenakan lebih dari sekali untuk satu wajib pajak. BPK merekomendasikan agar Wali Kota Lubuklinggau menginstruksikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk memperhitungkan Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena […]

  • Presiden Jalan Kaki Bersama Duta Toleransi Muda Indonesia

    • calendar_month Sab, 17 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Pagi ini, Presiden Joko Widodo melakukan jalan pagi di sekitar The Royal Botanical Garden, Sydney, Australia, pada Sabtu, 17 Maret 2018. Tak hanya didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dalam jalan pagi kali ini Kepala Negara juga mengajak sejumlah anak muda Indonesia untuk turut serta. Delapan belas pemuda yang tergabung dalam ‘Indonesia-Australia Youth Interfaith Dialogue’ […]

  • Pemkot Lubuklinggau Apresiasi Penyelenggaraan Seminar Nasional Character Building

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani membuka secara resmi Seminar Nasional Character Building Winning Mentality For Industrial Revolution 4.0 Siap Menuju Indonesia Mandiri 2034, di Gedung Bagas Raya Lubuklinggau, Kamis siang (29/08). Rahman Sani mengapresiasi penyelenggaraan acara tersebut, karena dianggap masih langka lagi pula menghadirkan Syafii Efendi pembicara Nasional, Trainer […]

  • Proyek 1,7 Miliar di Dinkes Mura Tanpa Proses Lelang

    • calendar_month Sen, 11 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – TERKAIT Proyek belanja makanan dan minuman (Makmin) Klien/Rumah Sakit/ Siswa TA 2017, senilai Rp 1,7 milyar, yang tercantum dalam kegiatan Jaminan Persalinan (Jampersal) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas “tanpa proses lelang”,  Senin (11/12/2017). Pasalnya, menurut M. Nizar, selaku Sekretaris Dinkes Mura saat dijumpai diruang kerjanya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dikerjakan oleh […]

  • KemenPANRB Apresiasi Komitmen Pemkab Mura Bangun MPP

    KemenPANRB Apresiasi Komitmen Pemkab Mura Bangun MPP

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Kunjungan Tim Kedeputian Pelayanan Publik KemenPANRB dalam Rangka Persiapan Peresmian Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Musi Rawas, bertempat di Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Musi Rawas, Jumat (16/06/2023). Bupati Ratna Machmud menyambut Kunjungan Tim Kedeputian Pelayanan Publik KemenPANRB, kunjungan ini merupakan salah satu langkah KemenPANRB  untuk mengakselerasi perbaikan kualitas pelayanan […]

  • Legislator Apresiasi OTT Hakim dan Panitera Bisa Berikan Efek Jera

    Legislator Apresiasi OTT Hakim dan Panitera Bisa Berikan Efek Jera

    • calendar_month Kam, 15 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Mulyadi menilai, secara kuantitas OTT hakim dan panitera di Tangerang nilainya kecil, tapi nilai kaulitasnya yang ditangkap seorang hakim dan panitera sehingga diharapkan bisa memberikan efek jera. “Saya pahami langkah KPK sebab sebagai penegak hukum mestinya tidak melakukan tindakan tercela itu,” jelasnya kepada pers di Gedung DPR, Senayan, […]

expand_less