Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Desa » Material Bedah Rumah Tak Layak Pakai, Warga Selangit Protes

Material Bedah Rumah Tak Layak Pakai, Warga Selangit Protes

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
  • visibility 58

MUSI RAWAS – | Program bedah rumah bagi rumah tak layak huni di Kelurahan Selangit Musi Rawas (Mura) diduga tidak memenuhi tak memenuhi standar.

Sebanyak 30 unit rumah diberikan material, tak layak pakai. Dari 30 unit tersebut tersebar di 10 RT dengan masing-masing RT 3 unit rumah.

Berdasarkan pantauan, dalam setiap unit rumah tersebut, mendapatkan material yang tak layak pakai seperti koral campur tanah, berikut pasir sejenis pasir timbun, selain itu bentuk kusen yang sudah bubukan.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Kabupaten Mura, Abu Hanifah menjelaskan bedah rumah tersebut dari provinsi melalui dana APBN.

“Kami hanya mempasilitasi alias pelaksana teknis saja,” ungkapnya, Rabu (21/08).

Mengenai masyarakat tersebut, tidak menerima material yang di antar itu. “Setahu saya tidak ada, karena aturannya material untuk bedah rumah itu harus bagus, contoh kalau kotor materialnya harus dicuci dulu, kalau pun memang ada laporan itu kami akan mengganti material tersebut,” katanya.

Mungkin itu perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab saja. “Sehingga material diantar tidak memenuhi standar yang ada (RAB), namun fakta lapangan saya tidak begitu jelas,” bebernya.

Lain halnya, disampaikan Pildan koordinator pelaksaan bedah rumah, kalau setahu dia jenis material yang masuk tidak ada masalah. “Semuanya bagus kalau soal fakta di lapangan kami tidak tahu,” bebernya dengan santai.

Menurut keterangan beberapa masyarakat di Kelurahan Selangit yang namanya tak disebutkan, menjelaskan kalau soal material yang masuk sedikitpun tidak dipakai.

“Karena tak bisa dipakai mulai dari pasir sampai koralnya, koralnya campur dengan tanah dan pasirpun seperti pasir timbunan,” katanya.

Kemudian yang sering ke sini memantau salah satunya dari Dinas Perkim adalah Pildan. “Kamipun protes, tapi sampai saat ini rumah sudah banyak selesai tidak ada niat sedikitpun untuk menggantikannya, hingga material kami banyak beli sendiri,” beber mereka secara kebersamaan.

Untuk diketahui, bahan material yang masuk untuk pembangunan bedah rumah tersebut adalah, 1 Buah kusen pintu dan 2 kusen jendela, 5.500 bata, 36 sak Semen, 12 batang besi berukuran 8 in dan berikut 10 batang besi berukuran 4 in untuk cincin tiang persegi tiga.

Kemudian, koral satu mobil untuk 2 rumah, pasir 4 kubik dan 36 keping seng, terakhir 7 buah loster lobang angin. | sumber : detikperistiwa.com

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati H2G Hadiri Pameran Indonesia Internasional Smart City Expo dan Forum (IISMEX) 2019

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan ( H2G ) bersama seluruh kepala daerah se Indonesia menghadiri langsung pameran Indonesia Internasional Smart City Expo dan Forum (IISMEX) 2019 di Jakarta Convention Center. Pameran dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla serta dihadiri perwakilan negara asing, kementerian lembaga, pemerintah daerah dan pihak swasta sejumlah […]

  • Gerakan Pasca Idhul Adha (1)

    • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BERAPA juta orang telah berkurban di negeri ini? Berapa puluh juta pula hewan kurban disembelih di Hari Adha yang penuh keutamaan itu? Jika ditarik ke ranah dunia Muslim di kancah internasional, hitungannya tentu ratusan juta jiwa dan ekor. Suatu jumlah bilangan yang tentu saja menakjubkan! Lalu, pasca-Hari Raya Adha tersebut, hikmah apa yang mesti diambil […]

  • Bhayangkari Mura Turun Bagi-Bagi Takjil Buka Puasa

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Di akhir Ramadhan 1440 Hijriah,  sejumlah kegiatan sosial digulirkan pengurus Bhayangkari Polres Mura. Salah satunya, dengan inisiatif dipimpin Ketua Bhayangkari Polres Mura Ny. Reny Suhendro didamping Kapolsek Tugumulyo AKP Dedi Purna Jaya turun bagi-bagi Takjil kepada sejumlah pengguna jalan. Kemarin (30/5) sore pukul 17.00 wib. Dalam kesempatan itu, Ny. Reny Suhendro mengatakan, […]

  • Refleksi Akhir Tahun 2017 Polres Musi Rawas

    • calendar_month Ming, 31 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Akhir tahun 2017 Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro dalam press release menyampaikan capaian kinerja Polres yang dipimpinnya, Ahad (31/12) pukul 21.11 WIB. di Gedung Pesat Gatra Polres Mura, Muara Beliti. Dari data yang di sampaikan Kapolres, kasus Curat, Curas, Anirat dan pembunuhan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Untuk kasus Curat pada tahun […]

  • HD Hadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Pejuang Bravo Lima (PBL) Sumsel

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Prof. Dr. Edward Juliartha, MM menghadiri Pelantikan Dewan Pimpian Daerah Pejuang Bravo Lima (DPD PBL) di Command Center, Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (3/11/2020) Pelantikan Bravo Lima masa Bakti 2020-2025 dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom serta dilantik oleh […]

  • Putusan MK Dinilai Hambat Investasi

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mencabut kewenangan Mendagri membatalkan peraturan daerah (perda) jelas menghambat investasi. “Saya sebagai Mendagri jujur tidak habis pikir dengan keputusan MK yang mencabut kewenangan Mendagri membatalkan perda-perda, yang jelas-jelas menghambat investasi,” ujar Tjahjo di Jakarta, Kamis. Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi membatalkan kewenangan Mendagri untuk membatalkan […]

expand_less