Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Dekati Lebaran Qurban Cabai Kian Mahal

Dekati Lebaran Qurban Cabai Kian Mahal

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
  • visibility 116

MUSI RAWAS – | Semakin mendekati hari Raya Idul Qurban, sejumlah bahan pokok terutama cabai merah diperjual belikan sejumlah pasar tradisional harganya kian mahal. Dimana, sudah sejak awal juli 2019 harga cabe merah seharga Rp. 60 ribu. Kini, kembali harga komuditi utama kebutuhan pokok warga naik Rp. 70 Ribu perkilogramnya.

Maryanto (35) pedagang cabai pasar trandisional B. Srikaton Tugumulyo mengungkapkan, sudah hampir tiga pekan harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga. Adapun, kebutuhan pokok terdiri dari cabe merah dan cabai rawit.

“Kalau sudah beberapa minggu terakhir, harga cabe merah tinggi  Rp. 60 ribu. Dan kembali mendekat lebaran Idul Adha harga disejumlah pasar tradisional mahal Rp. 70 ribu. Belum lagi kalau sampai, H-1 lebaran harganya bisa capai 100 ribu,” terangnya.

Lebih jauh, pria warga asal Kelurahan B. Srikaton Tugumulyo menyebutkan kenaikan harga kebutuhan pokok. Dirinya dan pedagang cabe, tidak bisa berbuat banyak lantaran kenaikan harga belum mempengaruhi turunnya banyak permintaan.

“Kalau naik dan mahal harga cabe, kalau untuk di pasar trandisional B. Srikaton beda dengan pasar tradisional lainnya. Karena, ketika harga cabe itu mahal pembeli justru ramai, kami pedagang pendapatan bertambah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagsar) Mura Hj. Nurhasanah Yoesoef melalui Kasi Distribusi Perdagangan Armansyah mengatakan, untuk harga kebutuhan pokok terutama cabe merah masih relatif normal belum sampai kenaikan terlalu mahal.

“Hingga sampai minggu terakhir jelang lebaran Iduk Qurban. Untuk harga kebutuhan pokok seperti salah satunya cabe merah memang naik tapi masih belumlah lonjak tinggi. Akan tetapi, kemungkinan besar kalaulah H-1 cabe merah bisa saja sampai 100 ribu perkilogramnya,” jelasnya.

Adapun kenaikan harga cabe merah, rinciannya hargs sebelumnya berkisar Rp. 54 ribu di minggu pertama bulan Juli naik Rp  64 Ribu.

“Sedangkan untuk minggu ini, memang cabe merah harganya naik lagi Rp. 10 ribu menjadi Rp. 70 Ribu perkilogramnya. Kemungkinan besar H-1 hargnya bisa saja sampai Rp. 100 ribu,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Harapkan 190 JCH Dapat Ikuti Manasik Haji dengan Sebaik-Baiknya

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Sedikitnya 190 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang akan berangkat pada tahun 2019 mulai mengikuti Manasik Haji. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Mura, H Hendra Gunawan. Kamis (1306) di hotel Abadi Kota Lubuklinggau. Selain Bupati, kegiatan Manasik Haji yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi […]

  • Ini Hasil Investigasi PPNI Tentang Proyek Rumah Tidak Layak Huni

    • calendar_month Kam, 18 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Janggal, kronoligis berdasarkan investigasi versi Tim LSM Peduli Pembangunan Nasional Indonesia (PPNI) dilapangan terkait Proyek Rumah Tidak Layak Huni (PRTLH) dana yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran (TA) 2016, bahwa material diantar langsung dari toko, sebelumnya masyarakat buka rekening bank. Post Views: 590

  • Usai Reses, Komisi III Akan Panggil Kapolri Soal SE Ujaran Kebencian

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI Taufik Ridho akan meminta penjelasan terhadap Surat Edaran Kapolri terkait ujaran kebencian. Usai reses pihaknya berjanji akan memanggil Kapolri. “DPR perlu penjelasan maksud dari surat edaran ujaran kebencian yang ditujukan untuk pengguna media sosial ini,” ujarnya, Rabu (4/11). Taufik menilai perlu ada penjelasan dalam setiap poin-poin surat edaran […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Melampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Kam, 2 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin hadir sebagai narasumber untuk memaparkan kemajuan pertumbuhan ekonomi yang ada di Sumatera Selatan dalam acara Forum Ekonomi Indonesia (Indonesia Economic Forum/IEF) dan menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumsel pada Kuartal I 2018 tumbuh 5,89%, jauh diatas pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 5,06%. Palembang Ekonomi Forum 2018 diselenggarakan dengan mengusung […]

  • HUT Kota Lubuklinggau ke-21, Gubernur Puji Walikota

    HUT Kota Lubuklinggau ke-21, Gubernur Puji Walikota

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru bersama istri Hj Febrita Lustia dan Wakil Gubernur Bengkulu, H Rosjonsyah beserta istri, Hj Anita Andriani menghadiri Rapat Paripurna Istimewa (PI) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Lubuklinggau tahun 2022, bertempat di Gedung DPRD Kota Lubuklinggau Kelurahan Petanang Ilir, Senin (17/10/2022) Selain itu […]

  • Sembilan Peraturan Otonomi Daerah Akan Rampung Tahun Ini

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar pembahasan pemantauan percepatan penyusunan regulasi sebagai tindaklanjut dari Undang-Undang No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Kemendagri menargetkan sembilan Peraturan Pemerintah (PP) dari UU tersebut akan rampung pada 2015.   Dari 30 Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP), dua Peraturan Presiden dan enam Permendagri, beberapa di antaranya sudah menunjukkan […]

expand_less