Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Bupati Teken MOU Pengelolaan Dana Desa Dengan Polres Mura

Bupati Teken MOU Pengelolaan Dana Desa Dengan Polres Mura

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 24 Nov 2017
  • visibility 69

Musi Rawas – Agar pengelolaan dana desa di Kabupaten Musi Rawas dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran dan sesuai dengan aturan. Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan menandatangani MoU (Nota Kesepahaman Bersama) dengan Kapolres Musi Rawas, AKBP Pambudi, S.Ik tentang Pencegahan, Pengawasan dan Penanganan Dana Desa yang dilaksanakan di Aula Atmani Wedana, Polres Musi Rawas, Jum’at, 24/11/2017.

Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan dalam sambutanya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi langkah Polres Musi Rawas yang langsung menindaklanjuti MoU yang telah didahului di tingkat Pusat antara Polri dan Mendagri.

Bupati mengharapkan kepada seluruh Kepaala Desa dan Pengelola Dana Desa agar memanfaatkan dana desa ini untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dana desa yang dianggarkan pemerintah pusat terus meningkat sangat signifikan, dimulai dari tahun 2015 Rp 20, Triliun, 2016 Rp 40 Triliun dan tahun 2017 Rp 60 Trilun.

Bupati mengharapkan agar para perangkat desa dapat memanfaatkan program dana desa ini untuk membangun desa dan jangan sampai dana desa ini selewengkan. Jika ditemukan, Bupati meminta pihak Polres Mura untuk melakukan pembinaan dan penindakan, sehingga dana desa ini dapat tepat sasaran.

Sementara itu, Ketua Saber Pungli Provinsi Sumsel yang juga Irwasda Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Achmad Nurda Alamsyah dalam sambutanya mengatakan jika para kades dan pengelola dana desa tidak paham dan mengerti dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan dana desa maka tidak menutup kemungkinan akan dijadikan tersangka.

Ditegaskan Achmad, Dana desa harus dipertanggungjawabkan karena dana ini tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan melaksanakan pemberdayaan masyarakat bukan untuk memperkaya kades dan jajarannya.

Irwasda Polda Sumsel ini melanjutkan jika menemukan ada aparatur negara yang melakukan pungli maka segera laporkan baik ke nomor saya pribadi 08121238686 atau ke Tim Pokja Pungli di setiap daerah.

Hingga saat ini, kata Achamd pihaknya telah menangan 93 kasus, 62 kasus diantaranya telah menetetapkan tersangka yang terdiri dari Kades dan Sekertaris Kecamatan. Untuk itu dia mengharapkan khususnya perangkat desa dan kecamatan untuk bekerja dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada.

Setelah ditandatangani MoU, pada kesempatan tersebut juga, Bupati juga menyerahan satu unit kendaraan roda empat kepada Kapolres Musi Rawas yang diperuntukan untuk mendukung aktifitas operasional Polres Musi Rawas.(cb)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUU KUHP Segera Disahkan

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    ANGGOTA Komisi III DPR RI Taufiqulhadi mengatakan, DPR RI bersama pemerintah telah menyelesaikan 99 persen pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dan telah siap untuk mendapatkan persetujuan dalam Rapat Paripurna DPR RI untuk disahkan menjadi Undang-Undang (UU). “Kalau sekarang Pimpinan DPR katakan ‘tolong ketok’, kita sudah bisa mengetoknya. Karena sebenarnya RUU […]

  • LSM PPD : Mestinya PU Hentikan Pengerjaan Proyek yang sudah lewat waktu

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com —  Terkait pemberitaan yang lalu tentang Pembuatan atau peningkatan atau pembukaan jalan yang berlokasi didepan asrama Polsek Kecamatan Rupit sampai belakang kantor Bupati Musi Rawas Utara, Ketua LSM Pemerhati Pembangunan Daerah (PPD), Muawiyah saat dikonfirmasi Jurnalindependen.com, Selasa (06/01/2015) menyayangkan jalan tersebut telah selesai dikerjakan oleh pihak pelaksana hingga lewat batas waktu pengerjaan. ”Sepertinya jalan sudah melewati […]

  • Danau Sebangau Bisa Mendunia

    • calendar_month Sen, 30 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PALANGKARAYA – Danau Sebangau di Taman Nasional Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah bisa menjadi destinasi dunia yang menarik. Danau berair hitam ini sangat unik dengan kekayaan flora dan fauna endemik khas Kalimantan. Aksi menyusuri Danau Sebangau bisa dimasukkan ke dalam kalender pariwisata 100 even nasional. Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI dipimpin Djoko Ujianto […]

  • Brigadir Polisi (Brigpol) Adenan Zuhri anggota Unit 2 Pidsus Satreskrim Polres Muratara. (Dok: AZ)

    Komitmen Brigpol Adenan Zuhri, Berikan Layanan Hukum Profesional dan Terbaik Bagi Masyarakat Muratara

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle investigasi
    • visibility 523
    • 0Komentar

    MURATARA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Muratara mendapatkan personel baru dari mutasi yang memiliki record membanggakan. Personel dimaksud, Brigpol Adenan Zuhri, yang sebelumnya berasal dari Korps Brimob, kini mutasi ke Unit 2 Pidsus Satreskrim Polres Muratara. Track record Brigpol Adenan Zuhri patut diacungi jempol bahkan sebelum jadi.anggota Polri. Pada tahun 2011, ia tercatat […]

  • Benarkah BPN Lubuklinggau Keluarkan Sertifikat Ganda?

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Lubuklinggau diduga mengeluarkan sertifikat ganda. Tepatnya sertifikat dengan No. 79 Tahun 2008, kembali dikeluarkan tahun 2013. Post Views: 433

  • Gaji 10 PK PT BSS Diduga Disunat

    • calendar_month Rab, 24 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MURATARA — Diduga gaji 10 Penjaga Keamanan (PK) PT Buana Sriwijaya Sejahtera (BSS) yang dipecat secara tidak hormat disunat. Ini diketahui setelah PK tadi mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Muratara. Ke-10 karyawan yang dipecat secara tidak hormat di PT BSS tersebut merupakan warga  Desa Biaro lama, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara yakni Mardik, […]

expand_less