Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Ditemukan Galaksi EGSY8p7, Terjauh di Alam Semesta

Ditemukan Galaksi EGSY8p7, Terjauh di Alam Semesta

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 11 Agu 2015
  • visibility 167

Terletak 13,2 miliar tahun cahaya dari Bumi, galaksi ini menjadi galaksi terjauh yang pernah di temukan oleh manusia hingga saat ini.

Astronom menemukan galaksi di alam semesta yang diberi nama EGSY8p7. Galaksi kuno yang sejauh ini merupakan galaksi terjauh yang pernah ditemukan oleh manusia,  terletak 13,2 miliar tahun cahaya dari bumi.

Astrofisikawan yang mengobservasi galaksi terjauh dari bumi ini melihat bahwa galaksi ini terbentuk 600 juta tahun setelah Big Bang—yang terjadi sekitar 13,8 miliar tahun lalu.

“Inilah saat dimana kami percaya bahwa galaksi pertama terbentuk dan memiliki pengaruh besar terhadap evolusi alam semesta,” kata Guido Robert Borsani, mahasiswa doktoral di University College London yang turut andil sebagai penulis dalam jurnal penelitian galaksi ini.

“Menemukan galaksi di usia dini seperti ini jarang terjadi dan memberikan kita wawasan yang unik tentang kondisi yang memungkinkan galaksi terbentuk. Kami melihat saat-saat pertama pembentukan galaksi,” ujarnya.

Para astrofisikawan menggunakan Observatorium W.M. Keck di Hawaii tidak hanya untuk mengukur seberapa jauh letak galaksi, tetapi juga usia galaksi dengan mendeteksi garis emisi Lyman-alpha— tanda dari gas hidrogen panas yang dapat mengungkapkan usia galaksi karena dipanaskan oleh bintang-bintang yang baru lahir di galaksi.

Ilustrasi ini menunjukkan ...Ilustrasi ini menunjukkan kemajuan dalam beberapa tahun terakhir dalam menyelidiki sejarah kosmik awal. Emisi hidrogen dari EGSY8p7 dapat menunjukkan bahwa galaksi ini merupakan generasi awal galaksi muda yang memancarkan radiasi luar biasa kuat. (Adi Zitrin/California Institute of Technology )

Dr. Adi Zitrin, astrofisikawan dari California Institute of Technology dan penulis utama jurnal dalam sebuah pernyataan terpisah mengatakan, “Kami sering melihat garis emisi Lyman-alpha hidrogen pada objek di dekatnya, dan garis emisi ini merupakan salah satu tanda pembentukan bintang.”

“Namun, jika kita menembus lebih dalam ke alam semesta, dan kembali ke masa lampau, ruang antar galaksi mengandung peningkatan jumlah awan gelap hidrogen yang menyerap sinyal ini.”

Galaksi kuno mungkin akan memberikan penerangan baru tentang bagaimana alam semesta berevolusi di masa lalu.

(Lutfi Fauziah/Sumber: Huffington Post, Space.com) – NationalGeographic

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Musi Rawas Tepis Isu NU Oposisi Pemerintah

    • calendar_month Sab, 11 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS  –  | Bupati Musi Rawas , Hj Ratna Machmud menepis isu yang beredar, seolah ada pernyataan sikap ketidakberpihakan NU kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas. Saat Pengajian Akbar di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Darul Barokah Kecamatan Megang Sakti, Jumat (10/6/2022) Bupati Ratna Machmud menyampaikan bahwa ia sangat yakin NU organisasi massa islam […]

  • The Best Productivity Tools for Remote Work

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 449
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Mantan Napi Harus Tunggu 5 Tahun Untuk Maju Pilkada

    • calendar_month Ming, 15 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Seorang mantan narapidana harus menunggu jeda waktu lima tahun setelah melewati masa pidana penjara dan mengumumkan mengenai latar belakang dirinya jika ingin mencalonkan diri sebagai gubernur, bupati atau walikota. Demikian Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 56/PUU-XVII/2019 dibacakan pada Rabu (11/12/2019) di Ruang Sidang Pleno MK. Permohonan ini diajukan oleh Indonesia Corruption Watch […]

  • Bupati dan Jajaran Pemkab Mura Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Secara Virtual

    Bupati dan Jajaran Pemkab Mura Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Secara Virtual

    • calendar_month Rab, 16 Agu 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud dan Wakil Bupati Musi Hj. Suwarti bersama para Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Hendra Adi Kusuma, Rabu (16/8/2023) mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT RI Ke-78 Tahun 2023. Selain Pimpinan […]

  • Bupati Laporkan Kondisi Banjir, Gubernur Segera Respon dan Bantu

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan melaporkan kondisi beberapa desa yang ada di Kabupaten Musi Rawas (Mura) terdampak banjir kepada Gubernur Sumsel. Gubernur Sumsel, H Herman Deru merespon baik, atas maksud dan tujuan yang disampaikan Bupati Mura. “Yang namanya kebutuhan rakyat apalagi musibah, kita harus cepat tanggap” tegas Herman Deru saat […]

  • Bupati Kunjungi Korban Kebakaran di Desa Banpres

    • calendar_month Jum, 13 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan, Jum’at (13/07/2018) mengunjungi kediaman Alm. Syaifudin (75) Warga Dusun III Air Beliti, Desa Banpres Kecamatan Tuah Negeri yang telah menjadi korban kebakaran. Kunjungan Mura 1 ini ke lokasi kebakaran selain mengucapkan belasungkawa secara langsung, bersilaturahmi, juga melihat kondisi rumah yang terbakar serta menyerahkan bantuan kepada keluarga […]

expand_less