Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Komisi Perlindungan Anak Sumsel Segera Dibentuk

Komisi Perlindungan Anak Sumsel Segera Dibentuk

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
  • visibility 95

PALEMBANG – | Ratusan anak dari berbagai latar belakang pendidikan dan daerah hadir pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Halaman Griya Agung, Rabu (17/7) pagi.

Selain acara peringatan hari anak, pada acara ini juga digelar berbagai penampilan tari kreasi dan penampilan menyanyi dari anak-anak dari Provinsi Sumsel. Tampak anak-anak dari berbagai penjuru di Provinsi Sumsel ini menikmati setiap rangkaian acara yang disajikan pada puncak peringatan hari anak tersebut.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru menuturkan, saat ini jumlah anak di Sumsel sebanyak 3.025.846 (BPS, 2018), sedangkan untuk jumlah kekerasan terhadap anak sebanyak 309 kasus tahun 2018. Hal tersebut dikatakannya sebagai gambaran anak-anak di Provinsi Sumsel masih ada yang mendapati kekerasan dan membutuhkan penanganan  yang konkrit. Oleh sebab itu pula Ia menegaskan Provinsi Sumsel dalam masa kepemimpinannya telah menggagas komisi perlindungan anak yang sudah di tanda tangani peraturan Gubernurnya.

Terlepas dari maraknya kasus-kasus kekerasan terhadap anak, tidak dipungkiri upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya untuk memenuhi hak anak dan perlindungan terhadap anak telah mengalami kemajuan yang cukup berarti,” tuturnya

Menurutnya, Peringatan hari anak nasional pada hari ini juga merupakan suatu momentum yang akan mengemban visi dan misi yang penting, strategis dan monumental dalam upaya meningkatkan hak azasi dan kehormatan terhadap anak-anak di Indonesia khususnya Provinsi Sumsel, serta meningkatkan kesadaran seluruh komponen masyarakat bahwa anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa.

Hari Anak Nasional (HAN) merupakan momentum penting untuk menggunggah dan meningkatkan kepedulian setiap individu, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media serta pemerintah akan pentingnya peran, tugas, dan kewajiban masing-masing dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Sumsel,” ungkapnya

Pada kesempatan itu, Ia mengucapkan  selamat atas terpilihnya anak-anak sebagai pengurus Forum Anak Provinsi Sumatera Selatan periode tahun 2019-2021. Serta Orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini pula mengapresiasi anak-anak yang telah memiliki komitmen untuk berpartisipasi dalam pembangunan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Jadilah Pelopor dalam kebaikan dan pelapor tindak kekerasan di lingkungannya. Jadilah anak yang gembira, gesit dan empati merespon perubahan-perubahan yang sangat cepat di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan dan kesenian serta berani menjaga hak-haknya semua Anak dan melaksanakan kewajibannya untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia,” pungkasnya

MC Diskominfo Prov.Sumsel/CleY

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTT di Bengkulu, KPK Sita Uang dalam Kardus

    • calendar_month Sel, 20 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Bengkulu, Selasa (20/6/2017). Dalam kegiatan tersebut, petugas KPK menyita uang yang dibungkus di dalam kardus. Post Views: 224

  • 4.730 Paspor Diterbitkan, PNBP Tembus 1.6 Miliar

    • calendar_month Sel, 3 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Sepanjang Januari hingga akhir November 2019, Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Musi Rawas telah menerbitkan sebanyak 4.730 dokumen resmi perjalanan luar negeri atau lebih dikenal Paspor. Adapun dari capaian tersebut, menunjukan layanan pembuatan paspor meningkat. Bahkan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) terpenuhi Rp.1.616. 555.500,-. Kepastian itu disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II […]

  • BPKP Gelar Workshop Siskeudes Mura dan Muratara

    • calendar_month Sen, 9 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.co.id – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama dua Pemda setempat yakni Pemkab Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes, Senin (09/04) di Bagas Raya, Lubuklinggau. Dalam acara tersebut menghadirkan nara sumber yakni, Wakil Ketua Komisi XI A. Hafisz Thohir, […]

  • Harga Emas Batangan ‘Turun’, Kamis 26 Agustus 2021

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Kamis (26/08/2021), di Pegadaian, Kembali ‘Turun’ baik cetakan UBS maupun Antam. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp497.000,- , turun Rp3.000,- dari harga kemarin. Sedangkan emas Antam ukuran terkecil ini tidak tersedia. Emas cetakan UBS ukuran 1 gram dijual Rp930.000,- turun […]

  • Plt Kadisdik Mura Bantah Info Batal Penerimaan CPNS dan PPPK, itu Hoax

    Plt Kadisdik Mura Bantah Info Batal Penerimaan CPNS dan PPPK, itu Hoax

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Dien Candra membantah pernyataan Ketua Forum Honorer tentang isu batalnya penerimaan CPNS dan PPPK guru tahun 2024. “Info pembatalan itu hoax, tidak benar dan bohong” katanya saat dihubungi via seluler, Sabtu (31/8/2024). Dia menjelaskan, penerimaan CPNS tahun 2024 sebanyak 250 formasi. Terdiri dari 50 Formasi Tenaga […]

  • Dewan Pertanyakan Kinerja Pemerintah Atasi Pengangguran

    • calendar_month Kam, 16 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mempertanyakan kinerja pemerintah dalam mengatasi pengangguran. Menurut data dari Kementerian Ketenagakerjaan, saat ini pengangguran di Indonesia mencapai 6,82 juta orang atau 5 persen dari jumlah penduduk angkatan kerja. “Pertanyaan kita, apa yang diusahakan pemerintah untuk meningkatkan lapangan  pekerjaan bagi masyarakat, serta mengurangi pengangguran di Indonesia di […]

expand_less