Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » LP3 Launching Gerakan Tumpang Sari Jagung di Kabupaten Banyuasin Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

LP3 Launching Gerakan Tumpang Sari Jagung di Kabupaten Banyuasin Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
  • visibility 1.320

Muara Sungsang, 29 Maret 2026 – Lembaga Perlindungan & Pemberdayaan Perkebunan (LP3) secara resmi meluncurkan Gerakan Tumpang Sari Jagung pada kawasan perkebunan kelapa di Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan launching yang berlangsung di Desa Muara Sungsang ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani perkebunan.

Peluncuran program tersebut menandai komitmen LP3 dalam menghadirkan inovasi pertanian berbasis produktivitas lahan melalui sistem tumpang sari, yakni penanaman jagung di sela tanaman kelapa yang dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi tanpa mengganggu tanaman utama.

Direktur Lembaga Perlindungan & Pemberdayaan Perkebunan (LP3), Muhammad Asri, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa konsep tumpang sari jagung merupakan solusi nyata bagi pengembangan perkebunan kelapa di Banyuasin.

Menurutnya, banyak lahan perkebunan kelapa yang belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga sistem tumpang sari hadir sebagai inovasi untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi petani.

“Tumpang sari jagung sangat potensial diterapkan di perkebunan kelapa Banyuasin. Selain meningkatkan produktivitas lahan, program ini menjadi langkah konkret dalam menambah pendapatan dan memperkuat ekonomi petani,” ujar Muhammad Asri.

Kegiatan launching ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Sumatera Selatan, M. Syarif Hidayatullah Askolani Putra, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan program tersebut.

Ia menilai sinergi antara lembaga, pemerintah, dan legislatif menjadi kunci keberhasilan program pertanian berbasis masyarakat.

“Kami berkomitmen mendukung petani kelapa yang ingin mengembangkan tumpang sari jagung melalui fasilitasi program, pendampingan, hingga akses bantuan pertanian agar program ini berjalan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Banyuasin, Arisa Lahari, menekankan pentingnya edukasi dan pendampingan kepada petani sebagai fondasi keberhasilan program.

Menurutnya, peningkatan kapasitas petani melalui penyebaran informasi dan pelatihan teknis akan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat perkebunan.

“Petani perlu mendapatkan edukasi yang tepat agar mampu meningkatkan produksi dan mencapai kesejahteraan yang lebih baik,” jelasnya.

Perwakilan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sumatera Selatan, Rahmat Febri H, juga menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi dalam penguatan pelatihan serta pengembangan program tumpang sari jagung di Kabupaten Banyuasin ke depan.

Melalui Gerakan Tumpang Sari Jagung ini, LP3 berharap tercipta model pengelolaan perkebunan yang produktif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan ekonomi masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kolaboratif lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong transformasi perkebunan menuju pertanian modern yang berdaya saing. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyuap Bupati Banyuasin minta hukuman ringan

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Terdakwa penyuap Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan, Zulfikar Muharrami meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman ringan lantaran dirinya telah bersedia menjadi “justice collaborator”. Zulfikar membacakan nota pembelaan pada sidang di Pengadilan Tipikor, Palembang, Kamis. “Saya mengakui perbuatan menyuap ini salah. Saya berharap hakim dapat mempertimbangkan juga status saya sebagai `justice collaborator` atas kasus ini,” kata […]

  • Hutama Karya Realisasikan Bantuan Pengembangan Pariwisata di Sawahlunto

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Padang – PT Hutama Karya (Persero) telah merealisasikan bantuan untuk pengembangan parwisata di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Bantuan berupa fasilitas umum di kawasan wisata Camping Ground Kandi, Kota Sawahlunto, yang terdiri foodcourt, toilet, penampung air serta sarana penunjang lainnya. “Jika dirupiahkan, fasilitas tersebut senilai kurang lebih 381 juta rupiah,” terang Adjib Al Hakim, Sekretaris Perusahaan […]

  • DPR Ajak Parlemen Asia Tolak Diskriminasi Trump atas Yerusalem

    • calendar_month Sen, 26 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi’ Munawar mengajak Parlemen Asia agar bersatu dan melakukan desakan melawan kebijakan kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Yerusalem. Ajakan tersebut dia sampaikan saat menghadiri pertemuan Kelompok Asian Parliamentary Assembly (APA), di sela-sela Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-138 di Jenewa, Swiss, Minggu (25/3/2018). […]

  • Baru di Angkat PNS, Disinyalir Oknum Pegawai Mangkir Kerja

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Baru diangkat jadi PNS, oknum pegawai di Dinas Koperasi, Usaha Kecil & Menengah Kabupaten Musi Rawas inisial F diduga mangkir alias bolos dari kerja. Hal itu terungkap ketika sejumlah awak media menanyakan perihal pembayaran tagihan media, namun sayangnya si oknum pegawai tersebut notabene adalah PPTK nya tak kunjung masuk dikantor dan dibenarkan […]

  • Mangkir Mediasi, PT DAM Akan Dibawa ke Jalur Hukum

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Penyerobotan lahan transmigrasi yang ada di Desa Sungai Naik (SP 10) Kecamatan BTS Ulu oleh PT Dapo Agro Makmur (PT DAM) seluas 67 hektar terus bergulir. Bahkan, bilamana nanti pihak perusahaan tidak menghadiri mediasi klarafikasi masalah tersebut maka akan ditempuh melalui jalur hukum. Post Views: 630

  • PAD dari Walet Belum Meningkat Signifikan

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas terutama dari Pajak Sarang Burung Walet belum diupayakan secara optimal, bahkan terkesan tidak ada peningkatan. Padahal usaha burung walet bak jamur hingga meningkat ratusan penangkar, seperti di Kecamatan Megang Sakti. Post Views: 325

expand_less