Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Lelang 75 Asset Pemkab Mura Sempat Memanas

Lelang 75 Asset Pemkab Mura Sempat Memanas

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 25 Jul 2017
  • visibility 139

MUSIRAWAS – Setidaknya ada 75 unit kendaraan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas dilelang di Auditorium Pemkab tersebut.

Lelang diduga didominasi para pengusaha dan pemilik showroom sempat memanas, pasalnya lebih dari sebagian peserta lelang masih melakukan kesalahan dalam penulisan administrasinya. Hal tersebut, tentunya menimbulkan protes dari peserta lelang dan menganggap pelelelangan tidak sah.

———————————————————————————————————

“Jual Domain Web : ApaKabar.xyz  –  BandaraSilampari.com  –  Baturaja.xyz  –    BukitSulap.com  –  CVPerintis.com  –   EmpatLawang.com  –  KSPLestari.com  –  MediaMusiRawas.com  –  MusirawasEkspres.com  –  OKELinggau.com  –    OKUEkspres.com  –   OKUSelatan.com   #HargaNego : 082372227444″

———————————————————————————————————

Meski banyak protes, namun peserta tidak bisa berbuat banyak. Dari sebagian besar peserta lelang pun, bahkan diduga yang mengikuti lebih didominasi pihak showroom atau perusahaan, kendati ada beberapa peserta yang berasal dari masyarakat umum dan ada juga pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Musirawas.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Musirawas, Zulkifly melalui Kabid Aset Daerah, Komarudin mengungkapkan, pelaksanaan lelang kali ini sebanyak 75 unit kendaraan, baik roda dua maupun roda tiga, namun jumlah tersebut ada yang dibatalkan, lantaran pada saat pengusulan ada kendaraan yang tidak ada.

“Karena proses PTGR, jadi ada empat unit mobil dan dua unit sepeda motor yang belum, sisanya lelang semua. Lelang ini, melalui Kementerian Keuangan. Sekarang ini, pelaksanaan non-konvensional,” jelasnya.

Disinggung mengenai sepinya peminat lelang, hal tersebut bukanlah kewenangannya, sebab sebelumnya pun sudah diumumkan, baik melalui media cetak maupun elektronik.

“Lelang aset ini apa adanya dan sebelumnya pun peserta sudah melihat kondisi barang, karena sudah diumumkan. Satupun tidak ada yang diarahkan, mutlak menjadi kewenangan Kementerian Keuangan,” kata dia.

Sementara itu, Pejabat Lelang, Angga mengaku, dalam pelaksanaan lelang ketidakpuasan dan protes dari peserta sudah menjadi hal biasa, tapi pada dasarnya pelaksanaan lelang tetap dijalankan dengan baik sesuai peraturan yang ada. Sedangkan, untuk kondisi kendaraan, dimana seluruh peserta pada prinsipnya sudah mengetahui kondisi barang yang akan dibeli dan harus menerima resiko, baik dari fisik maupun non fisik.

“Seperti surat menyurat dan pajak atau resiko lainnya. Jadi, kita anggap semua pembeli sudah terkondisi, dan disini pembeli dilarang protes terhadap barang, karena sudah ada ketentuan bahwa barang yang dilelang itu etis dan apa adanya. Kita menggunakan sistem i-konvensional. Sistem tersebut lain dengan tahun sebelumnya yang masih menggunakan sistem Pyur Konvensional. Intinya, kita meminimalisir memegang uang dan penyetoran dan pengembalian uang jaminan otomatis memakai sistem,” ungkapnya.(Sigerindo.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UU Guru dan Dosen Perlu Dirubah

    • calendar_month Sen, 17 Des 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    KEPALA Pusat Perancangan Undang-Undang Badan Keahlian (BK) DPR RI Inosentius Syamsul mengatakan, Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UU Guru dan Dosen) sudah berumur 10 tahun lebih. Namun dalam prakteknya banyak sekali permasalahan, khususnya di bidang pendidikan secara keseluruhan di bidang profesi guru dan dosen. Oleh karena itu, menurut Sensi, sapaan […]

  • Bupati Mura Monitoring Progres Pembangunan Jalan Sumber Sari dan Megang Sakti

    Bupati Mura Monitoring Progres Pembangunan Jalan Sumber Sari dan Megang Sakti

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan monitoring progres pembangunan jalan di Desa Sumber Sari Kecamatan Sumber Harta dan Kelurahan Megang Sakti I, Kecamatan Megang Sakti, Kamis (18/08/2022). Kegiatan monitoring pembangunan akses jalan yang pertama berlokasi di wilayah Desa Sumber Sari, Kecamatan Sumber Harta […]

  • OTT di Bengkulu, KPK Sita Uang dalam Kardus

    • calendar_month Sel, 20 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Bengkulu, Selasa (20/6/2017). Dalam kegiatan tersebut, petugas KPK menyita uang yang dibungkus di dalam kardus. Post Views: 265

  • Perusahaan Minim Loker, Pencaker Menurun

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Memasuki penghujung akhir tahun, hampir sebagian besar perusahaan di Kabupaten Musi Rawas (Mura) minim lowongan kerja (Loker). Untuk itu, dipastikan antusias pencari kerja (Pencaker) juga mengalami penurunan. Hal itu dikemukakan, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Mura Mefta Jhoni melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja (Penta) Sabrani Harsan ketika dibincangi sejumlah wartawan […]

  • Tangani Covid-19, Pemerintah Diminta Petakan Pencegahan Korupsi

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA – | DPR RI telah membentuk Tim Pengawas (Timwas) Pelaksanaan Penanganan Bencana Pandemi Covid-19 untuk mengawasi kinerja Pemerintah dalam penanganan wabah virus Corona (Covid-19). Sebagai tindak lanjut, Timwas DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wakabareskrim Polri, dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Rabu (20/5/2020). […]

  • Aksi Demo IMM, Tindakan Polisi Dinilai Sudah Keluar Dari Aturan

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    JAKARTA — Aksi memperingati hari kesaktian pancasila Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) harus berhadapan dengan dengan aksi represif dari polisi. Beberapa mahasiswa harus menerima luka pukulan hingga berdarah. Seorang mahasiswi dinyatakan pingsan dan dua orang mahasiswa diamankan kepolisian. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM, Beni Parmula menegaskan, tindakan kepolisian sudah keluar dari aturan penanganan massa aksi. […]

expand_less