Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Tausiyah Ramadhan Pemkab Muratara, Bupati Devi Suhartoni Ajak ASN Tingkatkan Takwa dan Tingkatkan Etos Kerja Andi Negara

Tausiyah Ramadhan Pemkab Muratara, Bupati Devi Suhartoni Ajak ASN Tingkatkan Takwa dan Tingkatkan Etos Kerja Andi Negara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 16

MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H Devi Suhartoni menggelar pengajian Jum’at Ramadhan di bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M dengan mengusung tema “Mewujudkan ASN Berintegritas dalam Melayani Masyarakat”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (27/02/2026) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan pengajian yang berlangsung khidmat itu digelar di Gedung Bupati Muratara dan dihadiri langsung oleh Bupati H Devi Suhartoni.

Turut hadir Sekretaris Daerah Elpandary, para Asisten I, II dan III, serta seluruh stakeholder Pemerintah Daerah Muratara.

Bupati Devi Suhartoni menyampaikan pentingnya memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperbaiki etos kerja sebagai aparatur sipil negara.

Menurutnya, Ramadhan merupakan bulan penuh berkah yang harus diisi dengan berbagai kegiatan positif, termasuk memperkuat integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

“Pada bulan suci Ramadhan ini mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan.

Karena orang yang berbuat baik tidak akan pernah rugi dan insya Allah akan menjadi penghuni surga,” ujar Bupati dalam arahannya.

Ia juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muratara untuk menjalani ibadah puasa dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, serta tetap profesional dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Mari kita jalani ibadah puasa ini dengan sabar, mari bekerja dengan ikhlas dalam melayani masyarakat, karena ini adalah amanah yang akan kita pertanggungjawabkan di akhirat nanti,” sampainya.

Selain itu, Bupati menekankan agar selama bulan Ramadhan tidak ada penurunan kinerja di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia meminta seluruh ASN tetap disiplin dan tidak lalai dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Dirinya juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Integritas, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan dipercaya masyarakat.

Melalui kegiatan pengajian Jum’at Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Muratara berharap dapat membentuk karakter ASN yang religius, berintegritas, serta semakin optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara. (ADV).


  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Kasus Alkes dan IPAL, Tazman dan Agus Turut Diperiksa Kejari

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Setelah pemeriksaan Lismaini sejak pukul 10 : 15 hingga pukul 16 : 40 selaku PPK pada kegiatan Alkes dan IPAL. Dua PPK pembangunan IPAL pada Puskesmas di Kabupaten Muratara diduga sembunyi hingga malam di salah satu ruangan kantor temannya di Kejari Lubuklinggau, Rabu (3/7). Pasal nya, setelah dilakukan pemeriksaan mulai pukul 10 […]

  • Pernyataan KPK dinilai Masinton Berubah-ubah Seperti Kaleng Rombeng

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Masinton Pasaribu mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bakal mengumumkan calon kepala daerah menjadi tersangka dugaan korupsi. KPK, kata dia, seharusnya langsung saja menetapkannya tanpa perlu sesumbar di publik. “Tersangkakan saja tanpa perlu gembar-gembor,” katanya dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu, 17 Maret 2018. Masinton berujar pernyataan Ketua […]

  • Dewan Kritik Syarat Calon Kepala Daerah Pada Draft RUU Pemilu

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi II  DPR RI Guspardi Gaus mengkritisi draft atau konsep RUU Pemilu 2020 khususnya terkait dengan syarat pengajuan calon kepala daerah yang hanya dapat diusulkan oleh partai politik (Parpol) atau gabungan partai politik yang mempunyai paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi anggota DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah […]

  • Akibat Pemasangan Kabel, PLN S2JB Tebang Tanam Tumbuh Tanpa Ganti Rugi

    • calendar_month Sab, 7 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com – Pemasangan Kabel PLN S2JB wilayah Gandus tanpa mengganti kerugian atas penebangan Pohon Karet dan Pohon Pinang yang berusia 10 tahun (2014), Padahal sesuai Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 19 tahun 2014 tentang Pedoman Tarif Nilai Ganti Rugi atas Pemakaian Tanah dan Pembebasan Tanam Tumbuh, dan Bangunan diatasnya, akibat Operasi Eksplorasi Dan/atau Eksploitasi BUMN/BUMD […]

  • Masih Ada OPD Belum Terapkan Keterbukaan Informasi di Musi Rawas

    • calendar_month Jum, 26 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Sistem Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten Musi Rawas belum dapat sepenuhnya di terapkan. Kendati sudah ada sosialisasi dari PPID namun masih ada OPD dilingkungan Pemkab Musi Rawas yang belum melaksanakannya. Ketua DPD LSM Kriksi Kabupaten Musi Rawas, Jhonsoni menyampaikan masih ada OPD yang terkesan tertutup tentang pemberian informasi kepada publik. “Terkadang publikasi informasi […]

  • Dodi Bantah Ada Pungutan 2 – 3 Juta Verifikasi Calon Kades di Musi Rawas

    Dodi Bantah Ada Pungutan 2 – 3 Juta Verifikasi Calon Kades di Musi Rawas

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Musi Rawas melalui Kabid Pemdes Dodi Irdiawan membantah ada informasi bahwa pihaknya telah menerima atau menetapkan biaya verifikasi calon Kades 2 –  3 juta percalon. "Tidak ada kami memungut biaya untuk verifikasi calon kades, mereka cuma diminta untuk setor biaya pendaftaran untuk mengikuti […]

expand_less