Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Pengurus SMSI Muratara Resmi Dikukuhkan, Jon Heri Titipkan Organisasi Untuk Bersinergi Bangun Daerah

Pengurus SMSI Muratara Resmi Dikukuhkan, Jon Heri Titipkan Organisasi Untuk Bersinergi Bangun Daerah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
  • visibility 103

MURATARA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) resmi dikukuhkan oleh ketua SMSI Provinsi Sumsel Jon Heri di auditorium BPKAD pukul 11.00 wib, Kamis (08/08/2023).

Bupati Muratara, H Devi Suhartoni yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan M Al Azhar mengapresiasi kehadiran SMSI di Kabupaten Muratara.

Karena dapat menjadi sebuah tonggak sejarah penting di Muratara, peranan media siber ini sangat dirasakan manfaatnya bagi publik, berbagai informasi dengan cepat tersampaikan, dengan penyampaian informasi yang mengedukasi hadir ditengah masyarakat.

Disampaikannya, Bupati H Devi Suhartoni sangat antusias menyambut hadirnya SMSI Muratara, bupati menyakini SMSI mampu menjadi mitra yang baik bagi Kabupaten Muratara.

”Ini adalah langkah awal untuk memajukan Kabupaten Muratara di bidang informasi,” ujar Al Azhar.

”Selain itu saya berharap walaupun dilantik belakangan dibanding Kabupaten/kota lain di Sumsel, namun tidak mengurangi semangat SMSI Muratara untuk memberikan yang terbaik kepada kabupaten ini.” harapnya.

Sementara, Ketua SMSI Muratara Mahmud Salim mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muratara yang telah memfasilitasi tempat dan waktu pada pelaksanaan pelantikan.

“Kami apresiasi sekali kepada Pemkab Muratara yang telah membantu baik moril maupun materiil kepada panitia SMSI sehingga pelantikan berlangsung sukses,” ujarnya.

SMSI dikatakan Mahmud Salim adalah wadah pemilik perusahaan media untuk menyamakan persepsi sesuai Ad/Art SMSI. Selain itu Mahmud menyebutkan sesuai dengan UU no 40 tentang pers, perusahaan media diwajibkan untuk berorganisasi.

”Anggota yang dilantik pada hari ini satu persepsi untuk memajukan dan ingin membangun Kabupaten Muratara,” ujar Mahmud.

Senada yang diucapkan oleh Mahmud Salim, Ketua SMSI Provinsi Sumsel, Jon Heri blak-blakan menyatakan SMSI di Kabupaten Muratara memang terakhir dilantik karena ia tidak mengetahui kalau Musi Rawas, Lubuk Linggau dan Musi Rawas Utara sering disingkat MLM begitu luas dan banyak anggotanya.

Tiga tahun lalu ia mendirikan SMSI Silampari seiring waktu kebutuhan pembentukan untuk setiap kabupaten cukup mendesak sehingga lahirlah SMSI Muratara.

”Tentunya ini memiliki tujuan, utamanya yaitu untuk menghandle pemberitaan yang bernuansa hoax, diharapkan dengan hadirnya SMSI Muratara ini dapat diminimalisir keberadaan web-web yang memberikan informasi liar,” sebutnya.

Dia juga menitipkan SMSI Kabupaten Muratara kepada Pemda setempat agar dapat bersinergi bangun daerah.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus SMSI tingkat Provinsi Sumsel, perwakilan Kesbangpol, Diskominfo, Ketua SMSI Kabupaten Empat Lawang, perwakilan SMSI Kabupaten Muba, Ketua SMSI Kota Lubuklinggau, dan Sekretaris SMSI Kabupaten Musirawas serta tamu undangan. (*).

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belanja Protokol Muratara Hampir 1 Miliar Dinilai Janggal, Jadi Sorotan Publik

    Belanja Protokol Muratara Hampir 1 Miliar Dinilai Janggal, Jadi Sorotan Publik

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle investigasi
    • visibility 501
    • 0Komentar

    MURATARA – Ketua Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi (Jakor) Sumatera Selatan, Fatrianto, T.H., S.H., menyoroti anggaran di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Dikethaui, belanja fasilitasi keprotokolan dengan nilai mencapai Rp925.600.000,00 Tahun Anggaran 2025 dinilai janggal dalam alokasinya. Anggaran yang bersumber dari APBD tersebut diketahui hanya difokuskan […]

  • Pemkot Lubuklinggau Ikut Puncak Peringatan Hari Ibu ke-92 Virtual

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Staf Ahli Walikota Lubuklinggau Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Sugianto didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM), Heri Zulianta, Ketua DWP Hj Rika Rahman, wanita inspirator Kota Lubuklinggau, Winasta menghadiri acara puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-92 Tahun 2020 melalui aplikasi zoom, bertempat di Posko Induk GTPP COVID-19 […]

  • PAD dari Walet Belum Meningkat Signifikan

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas terutama dari Pajak Sarang Burung Walet belum diupayakan secara optimal, bahkan terkesan tidak ada peningkatan. Padahal usaha burung walet bak jamur hingga meningkat ratusan penangkar, seperti di Kecamatan Megang Sakti. Post Views: 284

  • Sudah Tiga Hari Karhutla di Ogan Ilir Belum Padam

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Ogan Komering Ilir yang terjadi sejak Senin (5/8) masih berlangsung kini. Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ansori di Palembang, Rabu, mengatakan pemadaman ini menjadi tidak mudah karena lahan yang terbakar merupakan lahan gambut. Selain itu, lokasi yang terbakar sulit […]

  • Meninjau Kualitas Peningkatan Jalan Lapter Silampari

    • calendar_month Sel, 5 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PROSES Pengecoran lapis resap pengikat atau frime coat.  Sebelum dilakukan penyemprotan terlebih dahulu lahan harus bebas dari kotoran dan debu serta harus merata sepanjang jalan. Setelah selesai dengan sempurna perlu menunggu lebih dahulu sebelum di lakukan proses selanjutnya, umumnya prime coat sudah mengering setelah ± 48 jam akan tetapi tergantung cuaca dan panas matahari. Pekerjaan […]

  • Polda Sumsel Temukan 39,3 ton Dugaan Pengoplosan Raskin

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Tim satgas Pangan Polda sumsel menemukan dugaan pengoplosan beras keluarga miskin yang tidak sesuai mutu dengan beras pengadaan sebanyak 39,3 ton di gudang GBB Manggul Kabupaten Lahat. Post Views: 419

expand_less