Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Pembangunan Taman Hutan Kota ‘Pelangi’ Non APBD

Pembangunan Taman Hutan Kota ‘Pelangi’ Non APBD

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
  • visibility 131

MUSI RAWAS – | Pembangunan Taman Hutan Kota Pelangi (THKP) di Muara Beliti tidak di anggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mura melainkan bantuan dari beberapa perusahaan di Mura. Hal ini di sampaikan Sekretaris Dinas DLH Mura, Marsono diruang kerjanya, Rabu (17/07).

“Pengembangan THKP tidak mengunakan APBD Kabupaten Mura pada OPD DLH, melainkan sumbangan dari perusahaan sesuai kesanggupan,” Kata Marsono.

Marsono menjelaskan, tercetusnya ide pembuatan dan pengembangan Hutan Kota di Muara Beliti itu ketika DLH bertemu langsung dengan 13 menteri di Jakarta.

“Akan tetapi dengan berjalannya waktu untuk membuat dan mengembangkan THKP itu terkendala akibat keterbatasan anggaran.

Untuk penambahan penerangan lampu kami mengambil eks tiang listrik Dishub Provinsi yang selama ini tidak dipakai di Dinas Kominfotik Mura (dulu Dishub Kominfo – red).

Pengambilan tiang tersebut kami sudah minta izin dari Kadishub Mura untuk di manfaatan pada hutan kota,” jelasnya.

Saya merasa sudah sesuai dengan prosedur karena kegunaan juga untuk kepentingan pemerintah serta masyarakat banyak, tambah Marsono. Sebenarnya aset itu berasal dari provinsi tidak ada datanya di Dishub Musi Rawas sewaktu itu kami minta dari mereka yang tertumpuk di Kominfo sekarang.

Seandai nanti kalau memang pihak provinsi mempertanyakan aset itu silahkan cuma kita tunjukan saja di gunakan untuk kepentingan peningkatan hutan kota.

Peningkatan Hutan kota ini nanti di kelola oleh Dinas perhubungan untuk parkir kemudian wisatanya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Lingkungan hidup sebatas pengelola dan mengumpulkan para investor untuk patungan membantu pelaksanaan.

“Yang paling banyak memberikan sumbangannya adalah perusahaan migas dan untuk perkebunan banyak yang belum di hubungi, nanti pada pembukaan acara hutan kota pada (27/07) semua perusahaan yang ada di Musi Rawas akan diundang,” beber Marsono. | ZUL

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengadilan Rakyat Internasional di Den Haag untuk Gugah Pemerintah

    • calendar_month Kam, 12 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pengadilan Rakyat Internasional (IPT) terkait kasus HAM yang terjadi pascatahun 1965 di Indonesia, digelar di Den Haag, Belanda. Rencananya, IPT 1965 akan digelar selama tiga hari, yaitu dari 10 hingga 13 November. Ketua Setara Institute, Hendardi mengatakan IPT merupakan moot court atau peradilan semu. Sehingga produk yang dihasilkan dari pengadilan ini tidak mengikat […]

  • Kadinkes Bantah Perjadin Capai Rp 3,4 Miliar

    • calendar_month Kam, 29 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Terkait biaya perjalanan dinas (perjadin) tahun 2017 pada Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas mencapai angka Rp 3,4 miliar di bantah keras Kepala Dinas, Mifta Hulummi, Kamis (29/3/2018) Tidak ada biaya perjadin sebesar itu, Gilo”, ujar Kadinkes Musirawas tersebut. Mifta Hulummi, tidak banyak berkomentar dia beralasan dirinya mau rapat dengan pihak BPJS, katanya sambil berlalu. […]

  • Soal Kurikulum, DPD Minta Menteri Anies Tingkatkan Kualitas Guru

    • calendar_month Sen, 29 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    JAKARTA -— Penghentian Kurikulum 2013 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan membuat sekolah di Indonesia tidak punya kurikulum yang seragam. Walau sudah dihentikan, Kurikulum 2013 masih diterapkan di 6.221 sekolah di seluruh Tanah Air. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris berharap Mendikbud membuat kurikulum pendidikan yang asyik dan menyenangkan siswa. Fahira mengaku […]

  • Belum Ada Laporan Hasil Labor Terhadap Dugaan Pencemaran Sungai Kungku

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Hingga kini belum ada laporan hasil laboratorium dari sampel air yang diambil di Sungai Kungku, yang diduga tercemar limbah pabrik PT PHML, ungkap Wawan (36) warga setempat kepada Jurnalindependen.com, siang tadi, Selasa (17/11/2015). Wawan menuturkan bahwa ia sudah menghubungi pihak Labor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Musi Rawas, Tusan untuk menanyakan hasil […]

  • PWI Mura Kecam Pernyataan Kapolres Way Kanan

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengecam keras pernyataan Kapolres Way Kanan Lampung, AKBP Budi Asrul Kurniawan yang dinilai menghina dan merendahkan profesi wartawan dan produk pers. Post Views: 415

  • Koperasi Aktif Tinggal 500-an di Musi Rawas

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Tidak kurang dari 705 Koperasi yang kini terdata dan aktif sekitar 500-an koperasi di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Dari jumlah ini terdiri dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Konsumsi, Produksi, Serba Usaha dan Pemasaran. Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mura, Jon Prison dikantornya, Senin (24/02). Menurutnya, dari target […]

expand_less