Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » DPR Minta Lemhanas Buat Kajian Keamanan Siber dan Laut

DPR Minta Lemhanas Buat Kajian Keamanan Siber dan Laut

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
  • visibility 144

JAKARTA – | Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Natakusumah minta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) untuk melakukan kajian serius terkait ancaman keamanan siber dan ketahanan nasional, khususnya di wilayah perairan Indonesia.

Menurutnya, peranan Lemhanas dan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) harus ditingkatkan, karena banyak permasalahan yang belum pernah diperkirakan, namun kini berpotensi menjadi ancaman.

“Saya harapkan sebagian anggaran dari Lemhanas bisa difokuskan untuk menciptakan kajian yang menopang keamanan di wilayah hak berdaulat dan kedaulatan kita,” kata Rizki dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI dengan Gubernur Lemhanas dan Sesjen Wantannas terkait penyesuaian RKA-KL TA 2022 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/9/2021).

Anggota Fraksi Partai Demokrat ini mengungkap masih banyak tumpang tindih kewenangan antara kementerian dan lembaga di berbagai sektor.

“Khususnya di bidang keamanan laut, saya tekankan banyak sekali overlapping responsibilities dan isu-isu yang menyangkut ego sektoral,” ungkapnya.

Rizki menyebutkan, setidaknya ada 7 lintas kementerian yang menangani wilayah perairan, di antaranya Bakamla, TNI Angkatan Laut, Polair, Bea Cukai, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Perhubungan.Sisi lain, lanjut dia, revisi UU Landasan Kontinen yang tengah dibahas saat ini akan memperluas wilayah perairan NKRI. Sehingga, diharapkan ada sinergitas dalam penanganan wilayah perairan Indonesia.

“Sudahkah ini jadi bagian perhatian dari Lemhanas dan Wantannas? Bisakah untuk memfokuskan pada isu yang sangat mendesak sekali. Badan Keamanan Laut dan Badan Siber Negara nasibnya hampir sama. Kepentingannya jelas, isunya jelas tetapi belum mendapatkan keberpihakan dari pemerintah pusat,” terangnya.

Tak hanya di bidang keamanan laut, legislator dapil Banten I itu juga menilai tugas utama pemerintah untuk menjaga keamanan data di era digital menjadi hal yang sangat penting. Apalagi, begitu banyak kasus peretasan data dan kejahatan siber terjadi, baik di sektor swasta maupun pemerintahan.

“Seperti keamanan laut, keamanan siber dan overlapping atau tumpang tindih kewenangan sudah jelas. Kita lihat saling lempar antara Kominfo lempar dan BSSN. Tetapi BSSN juga kita ketahui sumber daya manusianya dan anggarannya belum mendapatkan keberpihakan yang jelas dari pemerintah pusat,” jelasnya.

“Karenanya, saya berharap upaya atau effort dari Lemhanas dan Wantannas bisa difokuskan kepada permasalahan yang mendesak kepentingannya dan relevan di masa – masa akan datang,” pungkas Rizki. | ann/sf — DPRRI

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puting Beliung Hantam Satu Rumah di Karya Bakti

    • calendar_month Sen, 19 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.co.id – Akibat serangan Angin Puting Beliung di Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, sebuah rumah mengalami kerusakan, Ahad (18/03) pukul 17.00 WIB. Ditaksir kerugian harta benda dari rumah yang rusak di jalan Karya Bakti RT. 7 Kelirahan Karya Bakti tersebut kisaran Rp 10 juta. Serangan Puting Beliung tersebut tidak memakan korban jiwa. Pemilik rumah Mursiyem […]

  • Dilatari Sakit Hati, Dua DPO Pembunuh Jaga Malam Pasar Mabo di Tangkap

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Tim Macan Linggau Satreskrim Polres Lubuklinggau, akhirnya berhasil mengukap kasus pembunuhan Mediansyah (21) seorang penjaga malam Pasar Mambo Kelurahan Pemiri Lubuklinggau. Tidak memakan waktu lama, dalam pelariannya dua orang tersangka Cincong (23) dan Yansyah (40) statusnya bersaudara, akhirnya berhasil diringkus. Keduanya warga Jalan Irian, RT. 15 Kelurahan Jawa Kanan SS Kota Lubuklinggau […]

  • Tingkatkan Profesionalitas Wartawan, Bupati Buka Orientasi PWI Mura

    • calendar_month Jum, 20 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan berharap Orientasi Calon Anggota PWI dapat meningkatkan kapasistas wartawan yang profesional, berkualitas dan memiliki wawasan yang luas. Tentu hal ini bisa membantu pemerintah dalam mengawal dan menyebarluaskan informasi pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. “Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura menyambut baik serta apresiasi terlaksananya kegiatan ini, […]

  • Kunker Dirjen Pemasyarakatan dan Anggota DPR Didampingi Bupati Musi Rawas Tinjau Lapas Narkoba Muara Beliti

    Kunker Dirjen Pemasyarakatan dan Anggota DPR Didampingi Bupati Musi Rawas Tinjau Lapas Narkoba Muara Beliti

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle investigasi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud menerima Kunjungan Kerja Dirjen Pemasyarakatan Brigjen Pol Drs Mashudi dan anggota Komisi XIII DPR RI Ke Lapas Narkoba Kelas IIA Muara Beliti serta meninjau secara Langsung Lokasi Baru Lapas Narkoba Kelas IIA Muara Beliti, Jum’at (20/06/2025). Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud mengaku senang dengan hadirnya Dirjen […]

  • Hati-hati, Modus Penipuan Catut Nama Kepala BPSDM Nyasar Sekdes

    • calendar_month Kam, 12 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS-Modus penipuan dengan mencatut nama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Musi Rawas, mulai beraksi. Kali ini sasaran penipu adalah sejumlah sekretaris desa yang non PNS di lingkungan Kabupaten Musi Rawas. Penipu tersebut menghubungi Sekdes dan menginformasikan adanya pengangkatan PNS dari jalur Sekdes. Untuk itu masyarakat Kabupaten Musi Rawas diimbau agar […]

  • Dana Aspirasi DPR Rawan Penyimpangan

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin menyatakan penolakannya terhadap dana aspirasi DPR Rp 11,2 sebesar triliun. Ia mengaku prihatin dengan diajukannya kembali dana aspirasi DPR. “Pengelolaan dana ini sesungguhnya rawan penyimpangan,” kata Didi dalam pernyataan tertulisnya yang diterima wartawan pada Sabtu (13/6). Menurutnya hal tersebut diprihatinkan karena harus mengelontorkan dana untuk […]

expand_less