Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Dilatari Sakit Hati, Dua DPO Pembunuh Jaga Malam Pasar Mabo di Tangkap

Dilatari Sakit Hati, Dua DPO Pembunuh Jaga Malam Pasar Mabo di Tangkap

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
  • visibility 137

LUBUKLINGGAU – | Tim Macan Linggau Satreskrim Polres Lubuklinggau, akhirnya berhasil mengukap kasus pembunuhan Mediansyah (21) seorang penjaga malam Pasar Mambo Kelurahan Pemiri Lubuklinggau.

Tidak memakan waktu lama, dalam pelariannya dua orang tersangka Cincong (23) dan Yansyah (40) statusnya bersaudara, akhirnya berhasil diringkus. Keduanya warga Jalan Irian, RT. 15 Kelurahan Jawa Kanan SS Kota Lubuklinggau diborgol ketika berada disebuah lokasi persembunyianya di dusun Merantau PUT, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, Senin (4/8) malam sekitar pukul 23.30 wib.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono membenarkan adanya kejadian aksi tindak kriminal pembunuhan, terhadap salah seorang korban penjaga malam pasar mambo. Sebelumnya, pihaknya telah menindaklanjuti kejadian dengan melalukan penyelidikan dan penyidikan atas perkara. Dimana, salah satunya, dengan sigap setelah lebih dulu menetapkan DPO dua tersangka yakni Cincong dan Yansa berhasil ditangkap dalam pelariannya.

“Setelah kita sebar foto kedua DPO, kita pun dengan mendapatkan informasi warga. Kalau keduanya tengah berada sebuah lokasi dusun Merantau PUT Bengkulu, tanpa perlawanan keduanya kita amankan,” terangnya.

Lebih jauh, Dwi Hartono yang juga pernah menjabat Kasatlantas Polres Lubuklinggau menegaskan. Semua dari hasil penyidikan sementara, keduanya mengakui semua perbuatannya. Adapun melatar belakangi keduanya nekat menghabisi nyawa korban, hanya karena selisih paham berujung sakit hati.

“Kronologis kejadian sendiri, pertama kali Mediansyah (Korban/red), bersama rekannya Chaidir (Saksi/red) tengah berada dibawah jembatan RS Shobirin tidak jauh dari lokasi tempatnya bekerja,” jelas Dwi Hartono menceritakan pengakuan korban.

Kemudian, masih dalam kejadian. Tanpa disadari kedua korban ini, lagi duduk nyantai langsung di kejar 4 orang membawa senjata tajam celurit dan pisau. “Lantas, melihat kejauhan keduanya menghindar dengan berlari ke arah pasar. Chaidir (Saksi/red) langsung masuk ke pos jaga dekat PD pasar. Sedangkan korban, juga terus berlari jatuh lalu disanalah korban menggunakan sajam ditusuk hingga meregang nyawa,” bebernya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi IV Jembatani Konflik Lonsum dan Warga Muara Megang

    • calendar_month Sab, 26 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo bersama Tim Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI menjembatani konflik atau permasalahan yang terjadi antara PT. London Sumatera (PT. Lonsum) dengan masyarakat di Desa Muara Megang, Kecamatan Magang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. “Sekarang kita bertatap muka, kami mengundang semua stakeholders, termasuk perusahaan, dan […]

  • Bupati Mura Juarai Turnamen Tennis Kalapas Cup 2018

    • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Pasangan Hendra Gunawan – Bandi menjuarai Turnamen Tennis Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas II A Lubuklinggau Cup tahun 2018. Kemenangan pasangan ini diraih setelah mengalahkan pasangan Rizal (ASN Pemkot) dan Sahrul (PJKA) pada putaran final dilaksanakan di Lapangan Tennis Pendopo Bupati Musi Rawas, Kelurahan Joyoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Minggu (26/08) malam. Sementara […]

  • LSM CI : Anggaran Kepala Daerah Musi Rawas Nyalahi PP 109 Th 2000

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cinta Indonesia (CI) mengkritisi penganggaran belanja penunjang operasional Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Pemkab Musi Rawas (Mura). Hal ini disampaikan Ketua LSM CI melalui Sekretarisnya, Fauzi kepada Jurnaindependen.com, Jum’at malam (20/11/2015). Fauzi menyampaikan bahwa pada 2014 lalu, Pemkab Mura dalam penganggaran tersebut menyalahi aturan yang ada sehingga terjadi pembekakan […]

  • KPK Minta Pemda Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Berbasis IT

    • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) koordinasi dan audiensi dengan jajaran Pemerintah Kota Lubuklinggau, Rapat dipimpin Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaan Kohar, Selasa (09/10). Dalam penyampaiannya pihak KPK, melalui Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Koordinasi dan Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah), Adlinsyah M Nasution meminta Lubuklinggau juga beberapa daerah disekitar Lubuklinggau seperti Musi Rawas, Empat Lawang, Pagar Alam dan […]

  • PT BNS Ragukan Sikap Objektivitas dan Keadilan BPSK Lubuklinggau

    • calendar_month Sab, 9 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Chief Excecutive Officer (CEO) PT Buraq Nur Syariah (BNS), Prita Wulan Kencana, meragukan sikap objektif dan berkeadilan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Lubuklinggau, dalam hal penanganan masalah terkait perusahaannya, Jumat (08/01/2021). Keraguan itu terungkap saat Prita berupaya menyampaikan klarifikasi tentang informasi yang tersebar di media baik itu media online maupun kanal informasi […]

  • Anda Mengutuk G-30S/PKI ataukah Membela Pemberontak

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MENJELANG acara mengenang terjadinya pemberontakan Gerakan 30 September 1965 oleh Partai Komunis Indonesia alias G-30S/PKI, ternyata hingga detik ini masih saja tetap terjadi sikap pro dan kontra terutama ketika mengomentari tentang ulah kotor para pelakunya. Sikap pro dan kontra semakin muncul setelah Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memerintahkan agar film “Pemberontakan G-30S/PKI […]

expand_less