Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Bupati Paparkan Kondisi Musi Rawas kepada Menteri PDTT

Bupati Paparkan Kondisi Musi Rawas kepada Menteri PDTT

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 27 Feb 2018
  • visibility 62

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas terus menggalang dukungan dari berbagai pihak untuk ikut serta membangun daerah sehingga lepas dari status daerah tertinggal.

Diruang Kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, Selasa, (27/02/2018) Bupati Musi Rawas memaparkan kondisi umum kabupaten Musi Rawas termasuk potensi dan persoalan yang ada serta solusi yang ditawarkan berupa dukungan dari Kementerian untuk pembangunan Musi Rawas.

Paparan yang dihadiri langsung oleh Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo yang didampingi Sekertaris Jendral Kementerian (Setjen) , Direktur Jendra (Dirjen), Direktur dan Staf Ahli Kementerian berlangsung dengan lancar dan penuh dengan keceriaan serta direspon langsung oleh Menteri Eko Putro Sandjojo dengan langsung membentuk tim percepatan pembangunan Kabupaten Musi Rawas sehingga dirinya optimis dan menargetkan dalam waktu dekat Kabupaten Musi Rawas akan terlepas dari statusnya sebagai daerah tertinggal.

Dikatakan Menteri Desa PDTT, Kabupaten Musi Rawas telah menjadi target pihaknya agar daerah ini terlepas dari status daerah tertinggal yang telah belasan tahun disandangnya.

Untuk mewujudkan ini, pihaknya akan membentuk Tim Khusus yang akan terus berkoodinasi dengan Tim Kabupaten Musi Rawas untuk merumuskan program-program yang dapat di implementasikan di daerah itu.

Tidak hanya itu, kata Menteri pihaknya juga akan mengajak seluruh Kementerian dan BUMN serta pihak swasta untuk sama-sama membangun Musi Rawas sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Seperti untuk persoalan infrastruktur pihaknya akan berkoodinasi dengan Kementrian PUPR, untuk lingkungan hidup dan kehutanan akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk persoalan pertanian dan perkebunan akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

Selain dari unsur Kementerian, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan BUMN untuk berperan dalam dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk pertanian padi, pihaknya akan meminta kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mendirikan Gudang Bulog dan industry pengelolaan gabah/beras sehingga harga gabah/beras di tingkat petani dapat lebih tinggi.

Selain itu pihak Swasta yang telah menanamkan investasinya di Kabupaten Musi Rawas agar ikut serta dan berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat seperti membuat industri hilir komoditi rakyat seperti Karet dan Sawit.

Keinginan besar ini, kata Menteri Desa PDTT bukan tidak beralasan, selain status daerah yang masih tertinggal, juga karena Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan sangat intens dalam memperbaiki dan memajukan daerahnya ditambah Sumberdaya Alam Musi Rawas yang sangat melimpah.

Dengan Semangat Membangun Bupati dan kekayaan alam yang ada, tidak sepantasnya Musi Rawas masih berstatus tertinggal.

Dalam paparan itu, ada beberapa usulan Program yang dapat diterapkan di Kabupaten Musi Rawas seperti di Bidang Pertanian dan Perikanan dengan Program Utama Peningkatan Infrastruktur Pertanian dan Perikanan, Pengembangan Ekonomi Kreatif Industri pangan olahan dan industri rumah tangga, Peralatan Produksi dan kemasan produk kawasan serta Program Pendukung lainnya.

Sedangkan untuk Bidang Kawasan Pedesaan Daerah Tertinggal khususnya produk unggulan Komoditi Karet, dihadapan Menteri Desa PDTT, Bupati mengajukan Program Utama seperti Pembangunan Embung Kawasan, Pengembangan Kawasan Sistem pertanian terpadu berbasis tanaman perkebunan serta peralatan produksi dan pengemasan prodduk kawasan ditambah dengan program pendukung lainnya.

Dari usulan program ini, target yang ingin dicapai diantaranya meningkatkan produksi padi dari 388.329 Ton GKG Ton GKG menjadi 440.347 Ton GKG dan produktifitas padi dari 5,922 Ton/Ha GKG Menjadi 5,950 Ton/Ha GKG serta surplus beras dari 191 ribu ton menjadi 277 ribu ton.

Meningkatkan indeks pertanaman dari rata-rata 2,66 menjadi 2,75 dan pada akhirnya meningkatkan Pendapatan petani padi dari Rp. 7.785.000 per Ha/MT menjadi Rp. 9.000.000 per Ha/MT (Meningkat Rp. 1.215.000 per Ha/MT).

Di sektor perkebunan target yang akan dicapai dapat meningkatkan Produksi Karet dari 122.441,2 ton menjadi 159.228 ton, meningkatakan Produktivitas karet dari 1,42 ton/ha menjadi 1,46 ton/ha,

Peningkatan kualitas karet dari KKK 42% menjadi KKK 80%, Peningkatan pendapatan petani karet dari Rp. 13.000.000 menjadi Rp. 26.000.000 ha/tahun dan menurunkan tingkat kemiskinan dari 14,24% menjadi 12,41% serta pada akhirnya Status Musi Rawas Daerah Tertinggal dapat terentaskan.

Sebelumnya, pada saat kunjungan Mentri Desa PDTT ke Kabupaten Musi Rawas, (19/02/2018) lalu bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar ke Desa Marga Baru dan Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan untuk meresmikan Embung Desa Marga Baru dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Stadion Semeteh, Menteri Desa PDTT mengundang Bupati Musi Rawas untuk melakukan paparan terkait dengan kondisi musi rawas dan rencana program–program yang akan dilaksanakan. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengungkap Penyelesaian Masalah Lingkungan oleh PT. Freeport

    • calendar_month Sel, 15 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KOMISI VII DPR RI  meminta penjelasan kepada pemerintah terkait tindaklanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tentang kontrak karya PT. Freeport Indonesia Tahun 2013-2015 yang berhubungan dengan masalah lingkungan hidup dan kehutanan. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI dengan Inspektur Jenderal […]

  • Pemkot Lubuklinggau Apresiasi Penyelenggaraan Seminar Nasional Character Building

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani membuka secara resmi Seminar Nasional Character Building Winning Mentality For Industrial Revolution 4.0 Siap Menuju Indonesia Mandiri 2034, di Gedung Bagas Raya Lubuklinggau, Kamis siang (29/08). Rahman Sani mengapresiasi penyelenggaraan acara tersebut, karena dianggap masih langka lagi pula menghadirkan Syafii Efendi pembicara Nasional, Trainer […]

  • Bidan Garda Terdepan Jaga Kesehatan Ibu dan Anak

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bidan merupakan garda terdepan untuk menjaga kesehatan masyarakat dan juga merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak. Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Musi Rawas, Hj Suwarti pada acara Peringatan HUT IBI ke-68 di Hotel Smart, Sabtu (20/07). Perayaan HUT IBI bersamaan dengan kegiatan Seminar Kesehatan Ikatan […]

  • Masalah Pembebasan Lahan Sp 4 SP Periuk, Nobel : Yang Sengketa Internal Keluarga

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Rencana proyek jalan simpang empat di Simpang Periuk Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau akan dibangun tahun depan. Memang tadinya lahan tersebut bersengketa, namun sengketa tersebut internal keluarga ahli waris, harga ganti rugi sepakat tetapi pembagian diantara mereka yang tidak cocok, akhirnya kita titipkan ganti rugi di Pengadilan, sebelum mereka menyelesaikan perselisihan. Demikian […]

  • Kabag Hukum Jarang Ditempat, Wartawan Kesulitan Konfirmasi Berita

    Kabag Hukum Jarang Ditempat, Wartawan Kesulitan Konfirmasi Berita

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Sangat disayangkan Kabag Hukum Setda Kabupaten Musi Rawas ini di akhir-akhir menjelang pemilukada di Provinsi Bengkulu, tidak pernah berada ditempat, ungkap salah satu insan pers yang biasa bertugas di Pemkab Musi Rawas, Heri Kusnadi, pagi tadi (Kamis, 30/10/2014) di Kantor Pemda Air Kuti Lubuklinggau. Menurut Heri, karena Kabag Hukum maupun beberapa pejabat lain […]

  • Dewan Desak APH, Usut Dugaan Korupsi Bansos Mura

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Anggota Komisi IV  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawas (Mura), Alamsyah H Manan, mengatakan penyaluran bansos dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dilakukan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Mura ada skema tukar guling, sebab bantuan yang seharusnya berupa uang tunai di salurkan berbentuk bahan material bangunan ini Padahal, […]

expand_less