Tiga Hari Banjir Tidak Surut, BPBD Turunkan Perahu Karet

MUSIRAWAS – | Meluapnya aliran Sungai Keruh, masih merendam ruas jalan dan pemukiman warga di kawasan Desa Trans HTI, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura mengklaim telah menerjunkan petugas mengevakuasi korban banjir, bahkan jika sampai tiga hari banjir belum juga surut perahu karet segera diterjunkan.

Kepala pelaksana (Kalak) BPBD Mura Paisol melalui Kasi Kedaruratan Bencana Eko Sepriawan ketika dibincangi wartawan, Senin (27/01/2020) siang mengatakan semua informasi tersebut diatas sebelumnya dilaporkan petugas bencana desa yang berada di masing-masing kecamatan.

“Bencana banjir ini tidak ada korban jiwa, kondisi terakhir air luapan sungai masih meredam ruas jalan, sehingga untuk aktivita warga hendak bekerja dan berkebun masih terganggu.

Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Mura sudah kita lakukan dan segera dirikan pos kesehatan masing-masing desa terdampak banjir.

Sedangkan, sebagai langkah menunjang kemudahan aktivitas karena tiga hari banjir belum surut, kita telah turunkan peralatan seperti perahu karet ke lokasi dilanda banjir,” terangnya.

Lebih jauh, Eko mengatakan koordinasi dengan TNI/Polri, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa sudah dilakukan dengan sama-sama keliling memantau maupun lakukan upaya evakuasi jika ada korban.

“Posko induk bencana banjir sudah disiagakan 24 jam untuk membantu korban.

Kami minta agar warga kurangi aktivitas jika kondisi air luapan banjir dalam kondisi deras dan tinggi. Selalu koordinasi dengan petugas, tentunya petugas kita akan cepat merespon dan membantu,” tuturnya.

Desa yang terdampak banjir yakni Trans Bangun Jaya dan Desa Tri Jaya. Kemudian, akses ruas jalan terendam mulai dari ruas jalan lintas BTS Ulu menuju Desa Pian Raya, SP 10 ke Desa Pian Raya dan beberapa ruas jalan berada dekat aliran Sungai Keruh terendam banjir cukup tinggi. | ADVERTORIAL – NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *