Masyarakat Demo Minta Ganti Camat BTS Ulu

MUSIRAWAS – | Masyarakat Kecamatan BTS Ulu gerah oleh ulah Camat Maidi M. Iman yang jarang ada ditempat/kantor.

Saking geram dan kesalnya, warga mengadakan aksi demo ke Kantor Camat BTS Ulu dan mendesak agar Camat Maidi “hengkang” di ganti dengan camat yang aktif setiap hari kerja.

Warga juga mendesak Bupati Hendra Gunawan segera ambil sikap mengganti Camat Maidi dengan Camat yang bisa menyelesaikan persoalan masyarakat BTS Ulu.

Kordinator aksi demo Forum Masyarakat BTS Ulu Bersatu (FMBB), Edison memberi gelar kepada Maidi M Iman “Camat Kalangan”. Karena Camat Maidi jarang ada di tempat saat warga ingin ber urusan.

“Camat Maidi hanya ada di kantornya setiap hari Rabu, persis kalangan atau pekan yang ada di daerah kami. Aksi demo ini bentuk protes kami warga Kelurahan Mangun Jaya agar Maidi di ganti dengan camat yang aktif kerja,” sebut Edison.

Edison mengatakan, aksi demo dilakukan karena kekesalan kami selaku warga Mangun Jaya, akibat permasalan antara warga dan perusahaan yang ada di wilayah BTS Ulu Cecar yang tak kunjung ada titik temu dan penyelesaian.

Lanjutnya, warga sudah beberapa kali mengundang Camat Maidi untuk penyelesaian persoalan warga dan perusahaan. Namun setiap kali di undang tidak pernah mau hadir. Bukannya penyelesaian dan solusi yang didapat, Camat Maidi diduga sengaja menimbulkan gesekan baru antara masyarakat dan perusahaan.

“Bukannya memberi solusi, Camat Maidi seperti sengaja mengadu domba dan membuat gesekan baru antara warga dan perusahan padahal warga dan perusahaan sudah membuat kesepakatan tertulis untuk segera menyelesaikan persoalan ini.

Namun sangat disayangkan camat berucap “perusahaan tidak ingin bertemu, padahal kami sudah memiliki keaepakatan bersama dengan perusahaan”, sesal Edison.

Selain persoalan warga dengan perusahaan Camat Maidi juga jarang ada di tempat kerja. Jangan kira kami orang desa ini bodoh. Camat itu ujung tombak pelayanan publik di tingkat kecamatan.

Jika camat nya saja jarang ngantor bagaimana bisa menyelesaikan masalah warga dan bagaimana Kecamatan BTS Ulu ini akan maju,” tudingnya.

Kembali Edison mengungkapkan, yang menjadi pertanyaan apakah Inspektorat Mura tidak pernah menjalankan pengawasannya terhadap ASN yang jarang ada ditempat kerja.

“Bupati Hendra Gunawan pun juga begitu “cuex” acuh tak acuh terhadap bawahannya. Buktinya tidak pernah memberi sanksi pada ASN yang jarang ngantor”, sindir Edison.

Bagi kami masyarakat BTS Ulu, Camat Maidi itu tidak ada prestasinya. Kami minta Bupati Hendra Gunawan segera melakukan tindakan tegas terhadap Camat yang jarang ada ditempat saat jam kerja.

Masyarakat berharap Bupati Hendra Gunawan menempatkan camat yang bisa menyelesaikan masalah dan camat yang mampu mengembangkan ide-ide nya yang kreatif untuk kepentingan kecamatan BTS Ulu, pinta Edison.

“Kami anggap Camat Maidi tidak dapat menyelesaikan persoalan warga dan tidak dapat menempatkan dirinya sebagai pemimpin di Kecamatan BTS Ulu”, tegasnya. | sumber : suararakyatdaerah.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *