Kapolres Minta Seluruh Personil Kedepankan Fungsi Intelijen dan Binmas

Kapolres Minta Seluruh Personil Kedepankan Fungsi Intelijen dan Binmas

MUSIRAWAS – | Jelang dihelatnya pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, seluruh jajaran kepolisian republik Indonesia tak terkecuali Polres Mura mengelar apel gelar pasukan.

Pelaksanaan apel gelar pasukan sendiri berlasung dihalaman apel Mapolres Mura di Muara Beliti, Rabu (16/10) pagi pukul 07.30. Wib. Bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup) Kapolres Mura AKBP Suhendro.

Sementara itu, hadir dalam giat apel perwakilan Dandim 0406 MLM, Kasdim Mayor Inf Budiman Hutahuruk bersama perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura yakni Sekda Ec. Priscodesi, berserta segenap jajaran personil polres Mura.

Dalam menyampaikan amanat Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuru. Irup AKBP Suhendro mengatakan, sudah sejak awal dilasungkan pemilu serentak pemilihan presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg). Seluruh jajaran polri, telah menjalankan tugasnya.

Akan tetapi, dalam waktu dekat segera dilasungkan posesi dilantiknya presiden dan wakil presiden terpilih. Maka, kembali seluruh jajaran polri di masing-masing wilayah menjalankan tugasnya melakukan serangkan pegamanan. Salah satunya dihimbau seluruh personil polri untuk senangtiasa kedepankan fungsi intelegent dan binmas, guna menanggulangi terhadap apapun bentuk ganguan, baik sekalipun ganguan ketertiban masyarakat (kabtimas) tepat sewaktu berlasungnya pelaksanan pelantikan presiden dan wakil presiden.

“Sebelumnya pada tanggal 17 April 2019, pemilu serentak pilpres dan pilres telah dilasungkan. Pelaksanaan pemilu sendiri merupakan pelaksanaan pemilu terbesar ketiga di dunia. Ya, dari semua pelaksanaan alhamdulilah berjalan lancar. Akan tetapi, kembali tidak hanya polri semuanya mulai dari peran pemda, TNI. Sama-sama, kita mengawal terciptanya kondisi kondusif dari ancaman ganguan kabtimas baik sebelum maupun setelah pelantikan presiden dan wakil presinden,” terangnya.

Tidak hanya itu, AKBP Suhendro menyebutkan bahwa sebelum digulirkanya pelantikan presiden dan wakil presiden. Telah lebih dulu, sebanyak 19 Anggota DPR-RI mewakili Sumsel, bersama 4 Anggotan DPD-RI terpilih mewakili Sumsel telah diambil sumpah jabatanya. Kemudian, sebanyak 79 anggota DPR DPRD Sumsel beserta sebanyak 635 anggota DPRD Kabupaten/kota terpilih telah juga dilantik.

“Yang jelas, para legislator dilantik akan memperjuangkan aspirasi rakyat sekaligus sarana mewujudkan tujuan negara sebagaimana tertuang pembukaan UUD 1945 melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kekehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” papar pria berpangkat melati dua ini.

Sedangkan, sebagai kesiapan pengamanan sendiri. Sambung Suhendro menyebutkan, dalam beberapa bulan terakhir kondisi suhu politik dan kerawan kamtibmas terjadi. Mulai dari adanya aksi massa dari element mahasiswa menolak sejumlah RUU dan sebagainya.

“Maka dari itu, sekali lagi guna mengantisipasi menjelang pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden dilakukan persiapan baik dari personel maupun peralatannya serta saat melakukan tindakan dengan baik sesuai dengan prosedur,” bebernya.

“Artinya, dalam kondisi saat ini harus tetap menjaga koordinasi dan sinergi serta kerjasama menjelang pelantikan meliputi polri, TNI dan pemerintah daerah. Apabila tanpa adanya, koordinasi dan sinergi serta kerjasama semuanya tidak akan berjalan dengan baik,” tukasnya. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *