Polisi Berikan Trauma Healing Anak-Anak korban Wamena

Polisi Berikan Trauma Healing Anak-Anak korban Wamena

JAYAPURA – | Sebagai langkah menghilangkan beban traumatis, bagi para korban kerusuhan tdi Bumi Cendrawasih. Pasukan BKO Brimob B Petanang Polda Sumsel, turun tangan mendatangi sekaligus berikan Trauma Healing kepada anak-anak korban kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua.

Giat Trauma Healing dipimpin langsung Komandan Batalyon (Danyon) B Petanang Brimob Polda Sumsel, Kompol Eko Sumaryanto yang berada dilokasi penampungan Masjid Agung Al Aqsha Sentani Jayapura. Kemarin (2/10).

Kompol Eko sapaan akrab disela waktu menjalankan tugas menyempatkan berkunjung ke camp penampungan korban pasca terjadi kerusuhan di sejumlah tempat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

“Dan disela-sela itu, kita mendatangi keberadaan anak-anak korban dan disanalah kami berikan upaya Trauma Healing,” terang dia ketika dihubungi Via Whatshap pribadinya. 

Dikatakanya, tujuan utama Trauma Healing agar anak-anak mampu melupakan kejadian-kejadian yang terjadi pada masa lampau, sehingga membuat mereka lebih siap kedepan dan membangun karakter anak-anak kembali agar tidak larut dalam kejadian tersebut.

“Metode Trauma Healing yang dilakukan, dimana membangun kelompok bermain dengan menggunakan boneka badut atribut polisi, sambil bernyanyi bersama. Sehingga, anak-anak geliat kembali dengan rutinitas mereka sehari-hari belajar dan bermain,” bebernya.

“Trauma Healing terus dilaksanakan berkesinambungan. Sehingga, anak-anak di penampungan korban kejadian Wamena kembali menjalani kehidupan seperti biasanya. Dengan kehadiran Brimob di lokasi penampungan dan lainnya menjadi satu kesatuan di masyarakat untuk bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) yang kondusif dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *