Bupati Mura Imbau Warga Saling Jaga dan Peduli Bahaya Kebakaran

Bupati Mura Imbau Warga Saling Jaga dan Peduli Bahaya Kebakaran

MUSI RAWAS – |Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan, menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Mura saling menjaga dan peduli terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hal itu dikemukakannya dalam kesempatan, memberikan arahan seusai sholat Istisqo berjamaah seluruh ASN dilingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mura di Halaman Kantor Bupati Muara Beliti, Senin (22/9) pagi sekitar 07.30 wib.

Ditegaskanya, dalam menghadapi kondisi cuaca kian memburuk. Dimana, sudah hampir tiga bulan kemarau, hampir sebagian besar wilayah tak terkecuali di Kabupaten Mura terjadi Karhutla baik disengaja atau tidak, yang terdampak kabut asap.

“Artinya, jangan sampai seperti itu, maka saya minta masyarakat saling jaga. Sama seperti tetangga, kalau antar tetangga itu saling peduli dan ada kebersamaan, maka akan aman,” jelasnya.

Lebih jauh, Hendra menyebutkan  dengan adanya kepedulian dan kebersamaan untuk saling jaga satu sama lain, maka kalau terdeteksi ada kejadian karhutla, maka akan cepat ditanggulangi atau dipadamkan.

“Namun yang dibutuhkan adalah kebersamaaan, gotong royong masyarakat saling jaga. Sama seperti Siskamling, tak mungkin keamanan diserahkan kepada aparat keamanan saja, untuk jaga lingkungan, kita juga butuh kebersamaan dilingkungan kita melalui Siskamling,” bebermya.

Selain itu Hendra juga meminta, dengan dilangsungkannya salat istisqo semua tidak lain sebagai upaya memohon kepada Allah SWT agar menurunkan rahmat hujannya. Sebab, hanya Allah tempat meminta pertolongan dalam kondisi kemarau seperti sekarang ini.

“Namanya manusia, kondisi kita lemah. Kita sadari kekurangan dan dosa kita, maka kita mohon ampun dengan tobat kita semoga Allah kabulkan permohonan kita. Kita tahu, Allah maha pengasih dan penyayang, semoga hujan diturunkan di bumi yang kering seperti saat ini,” tukasnya. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *