Jemput Bola, Dukcapil Tuntaskan 1.457 Warga Rekam KTPel

Jemput Bola, Dukcapil Tuntaskan 1.457 Warga Rekam KTPel

MUSI RAWAS – | Selama kurun waktu delapan bulan, petugas perekaman Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Mura berhasil menuntaskan 1.457 orang warga melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTPel).

Langkah jemput bola sendiri, sebagai upaya mendorong tercapainya realisasi target cetak KTPel yang dicanangkan pemerintah. Kepastian itu disampaikan, Kepala Disdukcapil Mura Y Morri melalui Kabid Sistem Informasi Administrasj Kependudukan (SIAK) Rahmad Dinata ketika dibincangi sejumlah wartawan diruang kerjanya, Senin (2/9) siang.

Dikatakannya, sudah terselenggaranya sejak tahun 2016 Disdukcapil Mura gencarkan upaya jemput bola meningkatkan kesadaran warga masyarakat tertib administrasi terutama, terhadap kepemilikan KTPel.

Adapun, langkah jemput bola sendiri dilakukan dengan mengutus tim perekaman turun mendatangi setiap desa menggelar kegiatan perekaman KTPel.

“Selain kita lakukan upaya cuklik data kependudukan, setidaknya selama 2019 dari Januari hingga Agustus sudah sebanyak 1.457 orang telah rekam KTPel. Dari jumlah tersebut semua rata-rata, semua warga berasal dari 14 Kecamatan,” terangnya.

Lebih jauh, secara rincian 1.457 orang telah mengikuti perekaman KTPel, Rahmad menyebutkan masing-masing jumlah warga antusias paling tinggi ikuti perekaman, diantaranya 439 orang warga berasal dari Kecamatan Tuah Negeri, menyusul 282 orang warga BTS Ulu, kemudian 254 orang Kecamatan Selangit.

“Sedangkan paling sedikit warga mengikuti perekaman, pertama ada di kecamatan TPK, hanya ada sebanyak 22 orang, selanjutnya Kecamatan Sukakarya 23 orang, Kecamatan Purwodadi 26 orang, Kecamatan STL Ulu Terawas 29 orang dan Kecamatan  Muara Kelingi sebanyak 31 orang,” bebernya.

Sementara untuk lainnya, Rahmad menambahkan dalam melangsungkan kegiatan jemput pola perekamam KTPel, tidak ada kendala yang berarti.

“Sementara, kegiatan jemput bola sangat antusias di ikuti warga berada di Kecamatan BTS Ulu. Satu bulan full selama bulan Agustus dari sebanyak 282 orang mengikuti rekam KTPel, kita berhasil menyisir seluruh 13 Desa dengan di Ikuti oleh  192 warga melakukan perekaman KTPel,” tukasnya. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *