Material Bedah Rumah Tak Layak Pakai, Warga Selangit Protes

Material Bedah Rumah Tak Layak Pakai, Warga Selangit Protes

MUSI RAWAS – | Program bedah rumah bagi rumah tak layak huni di Kelurahan Selangit Musi Rawas (Mura) diduga tidak memenuhi tak memenuhi standar.

Sebanyak 30 unit rumah diberikan material, tak layak pakai. Dari 30 unit tersebut tersebar di 10 RT dengan masing-masing RT 3 unit rumah.

Berdasarkan pantauan, dalam setiap unit rumah tersebut, mendapatkan material yang tak layak pakai seperti koral campur tanah, berikut pasir sejenis pasir timbun, selain itu bentuk kusen yang sudah bubukan.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perkim Kabupaten Mura, Abu Hanifah menjelaskan bedah rumah tersebut dari provinsi melalui dana APBN.

“Kami hanya mempasilitasi alias pelaksana teknis saja,” ungkapnya, Rabu (21/08).

Mengenai masyarakat tersebut, tidak menerima material yang di antar itu. “Setahu saya tidak ada, karena aturannya material untuk bedah rumah itu harus bagus, contoh kalau kotor materialnya harus dicuci dulu, kalau pun memang ada laporan itu kami akan mengganti material tersebut,” katanya.

Mungkin itu perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab saja. “Sehingga material diantar tidak memenuhi standar yang ada (RAB), namun fakta lapangan saya tidak begitu jelas,” bebernya.

Lain halnya, disampaikan Pildan koordinator pelaksaan bedah rumah, kalau setahu dia jenis material yang masuk tidak ada masalah. “Semuanya bagus kalau soal fakta di lapangan kami tidak tahu,” bebernya dengan santai.

Menurut keterangan beberapa masyarakat di Kelurahan Selangit yang namanya tak disebutkan, menjelaskan kalau soal material yang masuk sedikitpun tidak dipakai.

“Karena tak bisa dipakai mulai dari pasir sampai koralnya, koralnya campur dengan tanah dan pasirpun seperti pasir timbunan,” katanya.

Kemudian yang sering ke sini memantau salah satunya dari Dinas Perkim adalah Pildan. “Kamipun protes, tapi sampai saat ini rumah sudah banyak selesai tidak ada niat sedikitpun untuk menggantikannya, hingga material kami banyak beli sendiri,” beber mereka secara kebersamaan.

Untuk diketahui, bahan material yang masuk untuk pembangunan bedah rumah tersebut adalah, 1 Buah kusen pintu dan 2 kusen jendela, 5.500 bata, 36 sak Semen, 12 batang besi berukuran 8 in dan berikut 10 batang besi berukuran 4 in untuk cincin tiang persegi tiga.

Kemudian, koral satu mobil untuk 2 rumah, pasir 4 kubik dan 36 keping seng, terakhir 7 buah loster lobang angin. | sumber : detikperistiwa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Po Kbr Bos?