Dandim : Resahkan, Siapa Bakar Hutan Tembak Ditempat

Dandim : Resahkan, Siapa Bakar Hutan Tembak Ditempat

MUSI RAWAS – | Aparat penegak hukum Satgas Karhutla, tidak hentinya terus menghimbau seluruh warga terutama pemilik lahan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Sebab, jika telah diberikan himbauan masih saja ada nekat melanggar hukum akan diberi tindakan tegas.

“Berbicara perintah tembak ditempat, tentunya semua sudah sesuai prosedur. Ya, tentunya pernyataan itu datang dari Danrem.

Artinya, jika memang semuanya, kita aparat penegak hukum telah mengingatkan. Namun, masih saja ngeyel bagi siapa memang tertangkap bersalah membakar lahan dengan sengaja, tentunya akan kita tidak tegas begitupun untuk tembak ditempat,” tegas Dandim Letkol Inf M. Aan Setiwan ketika dibincangi awak media usai press rilis pemusnahan barang bukti (BB) 650 gram sabu dan 630 batang ganja kering hasil ungkap kasus satnarkoba Polres Mura. Selasa (20/8) pagi sekitar pukul 09.30 wib.

Ditegaskan Aan sapaan akrabnya, dengan melihat situasi sekarang. Untuk wilayah terotoruial, Kabupaten Mura, Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara. Setidaknya, telah terpantau satu wilayah kecamatan Rawas Ilir Muratara, 11 hektar lahan mineral sengaja dibakar.

“Kebakaran terbesar saat ini Rawas Ilir, masuk Nibung sekitar 11 hektar. Namun, ketika kejadian kemaren dengan kekompakan warga Peduli Api, BPBD dan Polres berhasil padamkan dari 11 hektar, 2 hektar sudah kita padamkan. Sisanya, dalam jangka waktu satu jam padam sendiri,” kata dia.

“Adapun, untuk secara keseluruhan dampak karhutla sendiri. Kita di tiga wilayah terdampak, kabut asap walaupun, ketebalannya masih minim setebal 1 Meter tersebar di 10 titik yang salah satunya, kecamatan rawas ilir Muratara,” bebernya.

Adapun, mengenai langkah dan upaya pengendalian akan karhutla. Aan menyebutkan sudah sejak beberapa waktu lalu stanbykan personil tergabung Satgas Karhutla dikomandoi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masing-masing daerah.

“Langkah penanggulangan TNI AD tergabung Satgas Karhutla akan berupaya maksimal. Yang mana, kita sendiri Dandim telah tugaskan 115 orang personil menyebar di 10 titik rawan karhutla yakni 5 titik Mura dan 5 titik muratara,” tandasnya seraya menyebutkan kalau wilayah teretorialnya masuk dalam zona merah rawan kabut asap. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Po Kbr Bos?