Fasilitas Belum Lengkap, Pembangunan Hutan Kota Dinilai Setengah Hati

Fasilitas Belum Lengkap, Pembangunan Hutan Kota Dinilai Setengah Hati

MUSI RAWAS – | Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Agropolitan Center Muara Beliti Musi Rawas (Mura) sebagai Taman Wisata Hutan Kota patut diapresiasi.

Namun, dalam pengembangannya sebagai objek wisata baru yang diberi nama Hutan Kota ‘Pelangi’ diharapkan tidak setengah hati, terutama pemenuhan fasilitas umum sarana dan prasarana seperti toilet dan musholla.

Aktivis pemerhati kebijakan publik, Andi Lala mengkritisi Taman Wisata tersebut. Karena sejak dibuka dan diresmikan Bupati Musi Rawas, 29 Juli 2019 lalu hingga kini belum ada fasilitas seperti toilet apalagi musholla.

“Sangat disayangkan kenapa belum ada toilet maupun musholla, padahal sudah mulai digunakan dengan berbagai kegiatan atau acara.

Saat acara Coffe Morning Pemkab Mura dan Jurnalis, Jum’at lalu, saya perhatikan ada beberapa undangan yang ingin buang air kecil namun karena tidak ada toilet akhirnya pergi ke tempat lain,” ungkap Andi Lala saat dibincangi di Kawasan Agropolitan Center Muara Beliti, Rabu (14/08).

Padahal toilet ini penting dan tentunya didukung sarana air bersihnya, sambung Andi Lala. Kendati semua fasilitas yang ada merupakan bantuan para investor atau perusahaan yang ada di Mura, kenapa bantuan tersebut tidak di fokuskan ke Toilet dan penyediaan sarana air bersih juga.

“Saya berharap ini jadi perhatian pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Mura.

Jika fasilitas sudah lengkap maka pengunjung akan merasa tenang, walau sebenarnya banyak lagi yang mesti dipersiapkan seperti parkir, jajanan dan lainnya.

Bila Hutan Kota ini ingin dijadikan wisata unggulan mestinya jangan setengah hati membangunnya,” harap Andi Lala.

Ia mengatakan, mestinya begitu dibuka dan diresmikan fasilitas dasar sudah siap dan sudah siap operasional, atau terlalu cepat peresmiannya, karena Perda yang mengaturnya saja belum turun dari pengajuan ke Pemprov Sumsel.| TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Po Kbr Bos?