Kemarau Rawan Karhutla, Mura Waspada Ispa

Kemarau Rawan Karhutla, Mura Waspada Ispa

*Seluruh Puskesmas On Call 24 Jam

MUSI RAWAS – | Menghadapi musim kemarau, sebagian besar wilayah di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Warga dihimbau waspada, dampak terjangkitnya penyakit gangguan saluran pernapasan atau Ispa. Pernyataan itu disampaikan, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mura, M Nizar ketika dibincangi sejumlah wartawan usai pertemuan di Kantor Bupati, Muara Beliti. Senin (05/08) siang.

Dikatakannya, menindaklanjut musim kemarau telah tiba, hampir setiap tahun Kabupaten Mura rawan terjadi Karhutla. Dampak ditimbulkan Karhutla yakni asap yang sangat mengganggu kesehatan warga.

“Kalau sampai sekarang, memang belumlah terdampak. Akan tetapi menhhadapi musim kemarau erat kaitanya kerawanan Karhutla. Sehingga, kembali kita Dinkes menghimbau warga Kabupaten Mura senantiasa waspada mewabahnya sejumlah penyakit terutama menyerang saluran pernapasan Ispa,” terangnya.

Lebih jauh, Pria akrab disapa Nizar menyebutkan selain Ispa. Sejumlah penyakit lain timbul mulai dari deviktor, virus, bateri seperti misalnya Demam Berdarah (DBD) ditimbulkan virus gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Kemudian juga penyakit disebabkan bakteri seperti parasit yakni mewabahnya penyakit Malaria.

“Akan tetapi, paling mewabah musim kemarau tidak lain Ispa yang trendnya sebagai penyakit nomor satu. Sedangkan, lainya DBD, Malaria walaupun penyebaran penyakitnya menular. Akan tetapi, tentunya disini segala penyakit semuanya bisa kita cegah, paling utama dengan tetap terus meningkatkan kesadaran pola hidup sehat bagi warga masyarakat,” bebernya.

Tidak hanya itu, sambung Nizar menyebutkan sebagaimana langkah baik antisipasi, pencegahan, maupun penanggulangan penyakit. Pihaknya Dinkes, telah memberlakukan pelayanan On Call 24 Jam seluruh keberadaan Puskesmas.

“Begitu pun, mengenai langkah kita Dinkes. Sudah sejak awal Agustus menginstruksikan seluruh Puskesmas, memberlakukan pelayanan On Call 24 Jam.

Secara teknis kita stanbykan petugas medis, siap selama 24 Jam bekerja menerima laporan Informasi, turun jemput bola melayani warga terdampak penyakit selama musim kemarau, semuanya kita layanan baik itu pasien Ispa, DBD, Malaria.

Yang jelas, masing-masing puskesmas telah menyiap nomor telpon khusus. Jika warga berada di pelosok desa memerlukan pelayanan tim medis kita lamgsung turun menanggulangi, sesuai lingkup Puskesmas terdekat yang tersebar di 14 Kecamatan di Kabupaten Mura.

Jika bisa ditangani langsung dirumah ataupun jika darurat kita bawa melalui ambulance dirujuk ke rumah sakit,” tukasnya. | NRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *